Sebanyak 4 pemuda di Gorontalo memperkosa siswi SMP, sebut saja Mawar (15) usai sahur, pada Kamis (16/6) dinihari sekitar pukul 03.30 wita.
Gorontalo Post (Jawa Pos Group/pojoksatu) melaporkan, peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Irigasi, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, tepatnya di samping ATM BRI Unit Tapa.
Peristiwa itu bermula ketika korban hendak mengunjungi bibinya di Desa Tupa, Kecamatan Bulango Selatan usai sahur. Korban berangkat seorang diri.
Dari rumahnya di Desa Owata, Kecamatan Bulango Selatan, perempuan berwajah oriental itu mengendarai sepeda motor. Saat itu situasi jalan cukup sepi.
Di tengah perjalanan, tepatnya di depan ATM BRI unit Tapa, perempuan berkulit sawo matang itu berhenti sejenak. Namun tanpa disadarinya, dari belakang datang tiga buah bentor (becak motor).
Salah satu bentor ditumpangi Andi dan rekannya. Tanpa banyak bicara Andi lantas menarik tangan Mawar dan membawa ke lokasi di samping ATM BRI unit Tapa.
Gadis bertubuh kurus itu berusaha melawan. Namun upaya itu malah membuat ketiga teman Andi langsung membekap tubuh Mawar. Mereka memegang tangan, kaki serta menutup mulut Mawar.
Mawar yang sudah dalam kondisi tak berdaya membuat Andi leluasa beraksi. Ironisnya, setelah kejadian tersebut, Mawar ditinggalkan begitu saja.
Dengan tenaga yang tersisa, Mawar lantas pulang dan mengadu ke orang tuanya. Usai menerima laporan Mawar, ibu Mawar memilih mengadu ke Polres Bonbol.
”Anak saya mengaku sempat melawan, tapi tidak mampu karena dia sendiri dan badanya kurus,” ungkap ibu Mawar saat mengadu ke Polres Bonbol. Karena itu ia berharap Polisi dapat memproses hukum pelaku pemerkosaan.
KSPKT Polres Bonbol Ipda Surat Waluya mengaku telah menerima laporan tersebut dan sudah diteruskan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bonbol. “Kasusnya sementara ditangani unit PPA,” katanya (pjkst|dwk)








