Viewer: 778
0 0

Home / Berita

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 22:27 WIB

Kisah Pengusaha Cetak Omzet Rp 219 M dari Modal Rp 4 Juta

Viewer: 779
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional | Ellyette Gheno adalah seorang wanita berumur 28 tahun asal Amerika Serikat (AS) yang sukses menjadi pebisnis di usia mudanya. Ia mendirikan Bootaybag, start up yang menjual pakaian dalam dengan sistem berlangganan.

Sebelum mendirikan Bootaybag, Gheno memang sudah mengetahui dirinya akan jadi pebisnis dengan melanjutkan usaha salon milik keluarganya. Namun, ia justru menjalankan bisnisnya sendiri.

Dilansir dari CNBC, Selasa (27/10/2020), bisnis pakaian dalamnya berawal ketika ia mengalami pengalaman buruk ketika berbelanja pakaian dalam.

“Saya muak pergi ke mal, melihat diskon besar-besaran di pertengahan tahun, cuci gudang,” kata Gheno.

Baca Juga  Peran Pemuda Jadi Langkah Taktis Dalam Pemberantasan Narkoba

Ia mengaku sangat membenci proses belanja yang harus menunggu diskon besar-besaran atau mengobrak-abrik keranjang pakaian dalam yang diskon atau cuci gudang.

Ia memulai Bootaybag pada tahun 2016 hanya dengan modal US$ 300 atau sekitar Rp 4 juta (kurs Rp 14.650). Dalam dua hari, dia membuat situs Bootaybag dan langsung mendapat pesanan.

Bisnisnya ini berbeda dengan menjual pakaian dalam biasa. Pasalnya, Bootaybag menawarkan paket berlangganan dengan biaya murah. Ada bermacam-macam paketnya.

Pertama, paket bulanan seharga US$ 10 atau setara Rp 146.500, maka pelanggan akan dikirimkan sepasang pakaian dalam baru per bulan. Kedua, paket langganan seharga US$ 15 atau sekitar Rp 219.750, maka pelanggan akan dikirimkan dua pasang pakaian dalam per bulan. Ketiga, paket langganan per bulan seharga US$ 20 atau setara Rp 293.000, maka pelanggan akan dikirimkan empat pasang pakaian dalam per bulan.

Baca Juga  Jabatan Kasat Lantas, Kasat Intelkam dan Dua Kapolsek Jajaran Polres Sanggau, Diserah Terimakan

Dalam empat tahun, Gheno sukses meraup laba hingga US$ 15 juta atau sekitar Rp 219 miliar. Omzet itu termasuk pendapatan selama 2020 (year to date) sebesar US$ 3 juta atau sekitar Rp 43,95 miliar. (D/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono Kembali Jabat Ketua DMI Kota Pontianak Periode 2021-2025

Berita

Bupati Tapsel : Selama Pelarangan Mudik, 70 Hingga 75 Orang Terkonfirmasi Covid-19 Di Sumut

Berita

Dekranasda Pontianak Gelar Pelatihan Fotografi Produk Bagi Pelaku Kriya

Berita

Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih , H Satono dan Fahrurrofi Melakukan Konprensi Pers”.

Berita

Afrianto R Maju di Pilkades Mayang Pongkai, Ajak Gerakan Perubahan

Berita

Kepala Desa Dan Pegawai BPN Terlibat Dalam Kasus Sindikat Mafia Tanah Di Kalbar

Berita

“Arsenal Mestinya Incar Pemain yang Lebih Berkualitas”

Arsip

Pembuangan Limbah Rumah Tangga Ditutup Belasan Warga Pasar Gambir Ajukan “Komplain”