Home / Berita

Rabu, 19 Januari 2022 - 15:21 WIB

Kejari Samosir Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Jasa Pelabuhan Simanindo

Viewer: 370
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Samosir, Kompasnasional.com  |  Kejari Samosir Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengelolaan Jasa Kepelabuhan Simanindo, Kajari Samosir didampingi Kasi Intel, Kasi Pidsus Samosir memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka MS dugaan korupsi pengelolaan jasa kepelabuhan di Simanindo.

Kejaksaan Negeri (Kejari)  Samosir menetapkan seorang tersangka berinisial (MS), terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam Pengelolaan Jasa Kepelabuhanan di Simanindo Kabupaten Samosir Periode Desember 2019 s/d Maret 2020.

Penetapan tersangka MS berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Samosir No.Print-05/L.2.33.4/Fd.1/01/2022. Tanggal 17 Januari 2022

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir, Andi Adikawira Putera, SH., MH, didampingi Kasi Pidsus Kejari Samosir, Muhammad Akbar Sirait, SH., MH, dan Kasi Intel Kejari Samosir, Tulus Tampubolon, SH.,MH, Selasa, (18/01/2022).

MS selaku mantan Kepala Unit KMP SUMUT I DAN SUMUT II yang tugasnya melakukan rekapitulasi penjualan tiket dan yang menerima uang hasil penjualan tiket dalam 1 (satu) hari, seharusnya disetorkan MS setiap pagi esok harinya ke rekening PT. Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT. PPSU) melalui Bank SUMUT.

Baca Juga  RI Sambut Baik Fatwa ICJ soal Israel Wajib Permudah Bantuan ke Gaza

Akan tetapi tersangka MS melakukan penyelewengan  atau menahan uang hasil penjualan tiket dengan tidak langsung menyetorkan sejumlah uang diterimanya atau tidak seluruhnya di setor.

Bahwa Unit KMP SUMUT I & II dalam Perusahaan PT. PPSU adalah Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Sumatera Utara yang tempat kerjanya ada di Wilayah Kabupaten Samosir yang tepatnya di Pelabuhan Simanindo.

Perbuatan yang dilakukan tersangka dimulai sejak Desember 2019 s/d Maret 2020, sehingga akibat perbuatan yang dilakukan MS telah merugikan keuangan perusahaan dan kerugian keuangan Negara.

Hal itu menyebabkan kekurangan hasil penjualan tiket KMP SUMUT I & II sehingga mengganggu profit perusahaan dan akan berdampak pada jumlah deviden atau pemasukan kepada Pemerintah atau Negara melalui BUMD.

Baca Juga  Ketua PMI Sumut DR H Rahmat Shah Lantik PMI Kota Padangsidimpuan Periode 2021-2026

Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan dari Kantor Akuntan Publik dan Konsultan Manajemen Drs. Katio & Rekan, Perusahaan dan Negara dirugikan sebesar Rp. 229.742.557,- (Dua ratus dua puluh sembilan juta tujuh ratus empat puluh dua ribu lima ratus lima puluh tujuh rupiah)

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1), (2), (3) Undang-Undang R.I Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang R.I No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang R.I No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka belum ditahan, masih dilakukan pemanggilan tersangka untuk minggu depan,” Sebut Kasi intel kejaksaan negeri Samosir Tulus Tampubolon. (Cs)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Binsis Alutsista, Kodam XII/Tpr Terima Kunjungan Waasops Kasad

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Berita

Berkeliaran Sendirian,Anak 5 Tahun Diamankan Polsek Helvetia

Berita

Bersama MPIG Tapsel, Bupati Optimis Bisa Kembangkan Kopi Arabika Sipirok

Berita

Irjen Napoleon Merasa Dikorbankan demi Institusi, Ini Tanggapan Polri

Berita

Kasnan dan Asner Silalahi Bagikan Daging Kurban di Sumber Jaya

Berita

Bupati Samosir beserta Satgas Covid-19 Razia Jam Operasional Tempat Hiburan Malam

Berita

Edi Minta Pejabat Fungsional Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi