Home / Berita

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:59 WIB

Kecewa Kota Siantar PPKM Level 4, GMKI Siantar-Simalungun Gelar Aksi Turun ke Jalan

Viewer: 415
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 41 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa kristen indonesia (GMKI) cabang Siantar-Simalungun gelar aksi terbatas turun ke jalan dengan tetap menerapkan prokes Jumat,(20/8/21) sekitar pukul 11.30 WIB.

Aksi long march yang dimulai dari Ramayana menuju kantor satgas Covid-19 Balai Kota Jalan Merdeka kota Pematangsiantar, adapun alasan aksi digelar sebagai bentuk akumulasi kekecewaan dan kegelisaan atas kinerja dari instasi satgas penanganan pandemi covid-19 kota Siantar yang di komandoi Walikota Pematangsiantar.

“Kami melihat bahwa naiknya level  kondisi cavid19 dikota ini

menjadi PPKM Level 4 tak terjadi begitu saja karna tidak terlepas dari perjalanan peningkatan cavid19 yang melonjak, kinerja satgas covid-19

sangat minim inovasi, sarat masalah serta tidak optimal”. Ujar Gading S dalam orasinya.

Dalam orasinya juga ada beberapa permasalahan yang disoroti tajam dalam aksi tersebut adalah distribusi bansos yang tidak transparan dan

pembagiannya malah membuat kerumunan, sejak awal pandemi satgas telah membagikan bansos JPS hingga bansos PPKM

tetapi persoalan data dan verfikasi belum menunjukkan perbaikan.

Baca Juga  Personil Polres Samosir Hadiri Pelepasan Siswa SMP, Aiptu Swandi Mohon: orangtua jangan beri Sepeda Motor Kepada Anak Sekolah 

Padahal bansos edisi per edisi telah bergulir sejak tahun yang lalu juga

masih sering ditemui bansos tidak tepat sasaran dan justru tidak menyentuh orang-orang yang amat

membutuhkan. 

Selain itu persoalan akses vaksin yang sangat sulit, prosedur vaksinasi terpusat dan pakai kupon sangat tidak efektif dan rawan permainan 

karena hanya menjangkau orang-orang terdekat dari distributor kupon

Akibatnya masyarakat

dioper-oper dalam mencari vaksin. tidak ada prosedur baku, klasifikasi sasaran dan target jelas dari program vaksinasi yang di lakukan satgas;

Polres dan TNI. Sungguh miris melihat masyarakat berdesakan menyemuti lokasi dari pagi hari, apalagi dari ribuan orang itu banyak didapati para lansia, juga para pekerja harian seperti buruh yang rela tidak bekerja sehari demi

mengantri vaksin.

Adanya 3 jenis kupon yang dikeluarkan satpas, polisi dan tentara membuat tanda tanya akan siapa sebenarnya leading sector dalam 

vaksinasi ini ?

Kami juga berpandangan bahwa diadakannya PPKM dengan razie penegakan disiplin prokes oleh tim gabungan perlu diperketat karena 

masih banyak tempat hiburan yang seolah tak tersentuh oleh petugas, tidak konsistennya patroli

Baca Juga  Kapolda Kalbar Menghadiri Percepatan Vaksinasi Lanjutan (Booster) Serentak Seluruh Indonesia

mengesankan razia hanya untuk memenuhi tuntutan tugas semata. 

Juga menyoroti penyekatan ruas-ruas jalan yang

diterapkan menyulitkan masyarakat terutama yang bekerja dalam faktor esensial den kritikel. Akibatnya masyarakat yang

menggantungkan hidupnya dengan bekerja-berdagang dan yang mau berbelanja le pusat kota, pasar, terdampak pendapatannya.

Otomatis roda ekonomi masyarakat menurutn karena penyekalan justru menyulitkan masyarakat untuk

mencari nafkah dan bertahan hidup, penyekatan uga berdampak terhadap pendapatan juru parkir, pedagang asongan dan supir angkot yang tidak

dicover bantuan sosial selama PPM berlangsung.

2

Adapun tuntutan GMKI Pematangsiantar-Simalungun turun kelapangan antara lain:

Kembalikan vaksinasi ke dinkes lewat puskesmas puskesmas dengan prosedur sederhana dan transparan.

Hentikan distribusi bansos dan vaksin yang berkerumun, serta harus ditangani ahlinya.

Perketat razia penegakan disiplin dengan memastikan fasilitas 5M di tempat hiburan, cafe, mall dan pasar.

Evaluasi penyekatan ruas ruas jalan karena tidak efektif dan konsisten khususnya ke pusat pasar dan perkantoran.

Para pekerja harian ukir, kurir, supir, pedagang keliling dli terdampak PPM level 4 harus dicover bantuan sosial.

Segerakan isolasi terpusat dan layanan 24 jam bagi pasien isolasi

Walikota selaku Ketua Satgas harus bertanggungawab muncul kepublik menjelaskan sebab akibat naiknya Siantar ke PPKM level 4.

Segerakan tunjangan bagi tenaga kesehatan sebagai peluang kemanusiaan.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi penganiayaan

Berita

Pria di Jakarta Aniaya Ayah Kandung hingga Berdarah gegara Nasi Tumpah

Arsip

[VIDEO] Berlebihan, Aksi Brimob ke Seorang Wartawan Bak Tangkap Teroris

Berita

Sinergi Percepat Program Pemerintah, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Vaksinasi Anak-anak Usia 6-11 Tahun.

Berita

Peringati Hari Aktivitas Fisik Sedunia, Stakeholder Kecamatan Embaloh Hulu Berolahraga

Berita

Kapolres Simalungun Pimpin KRYD di Pos Pengamanan Simpang Sitahoan

Berita

Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Wisudawan ke-IV PDD Ponlep Kapuas Hulu

Berita

Dihunjuk Kemhan, Bupati Taput Fasilitasi Food Estate untuk Lahan Ketahanan Pangan Nasional

Berita

PSBB Proporsional Bodebek Diselaraskan Kebijakan DKI