Viewer: 871
2 0

Home / Berita / Daerah

Selasa, 7 Juli 2020 - 20:06 WIB

‍Kampung Nadear Nagori Siantar Estate Pilot Project Percontohan bagi Kampung Lain

Viewer: 872
2 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 15 Detik

Kompas Nasional I Simalungun

Program pembentukan Kampung Tangguh secara nasional merupakan progam  yang dicanangkan Kapolri Jenderal Idham Azis guna menghidupkan upaya pencegahan penularan virus COVID-19 di seluruh indonesia.

Terkait dengan program itu,  Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo bersama jajarannya Kapolsek Bangun AKP Lambok Gultom dan Babinkantibmas Bripka Lambas Simamora mendirikan Kampung Nadear (Baik-red) Nagori Siantar Estate sebagai pilot project percontohan bagi kampung lainnya yang sudah berjalan 2 bulan.

Menindak lanjuti pendirian Kampung Nadear Nagori Siantar Estate, Kapolsek Bangun AKP Lambok Gultom bersama Babinkantibmas Bripka Lambas Simamora meninjau kembali sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan di Kampung Nadear Nagori Siantar Estate, pada Selasa (07/07/2020) sekira jam 10.00 WIB.

Dalam keterangannya,
Kapolsek Bangun AKP Lambok Gultom melalui Babinkantibmas Bripka Lambas Simamora mengatakan,  program Kampung Nadear Nagori Siantar Estate sudah berjalan sekira dua bulan, katanya.

Pantauan Kompasnasional.com, Kapolsek AKP Lambok Gultom  turun langsung ke Posko COVID-19 yang terletak di Jalan Kertas perbatasan Kota Siantar dengan Kabupaten Simalungun.

Dengan humanis, sesekali AKP Lambok Gultom  menegur pengendara sepeda motor yang tidak pakai masker. Demikian juga dengan penumpang mobil pribadi.

“Ayo pinggirkan keretanya, cuci tangan, tes suhu tubuh dan ini masker tolong dipakai,” kata AKP Lambok Gultom sambil sambil memasangkan masker kepada pengendara. Perlakuan yang sama juga diberlakukan kepada pengguna mobil pribadi. 
Terhadap salah satu pengendara mobil pribadi yang suhu tubuhnya 38 derajat celsius di suruh turun, cuci tangan dan istirahat di Posko COVID-19.
Setelah 15 menit istirahat, Ayo ibu perawat di periksa lagi suhu tubuh bapak kita ini, kata Lambok Gultom.
Usai diperiksa, sehu tubuh sudah normal 36 derajat celsius, Lambok Gultom memberikan ijin melanjutkan perjalanan.
Pantauan di Pos Kesehatan, Kapolsek juga melakukan tes kesehatan. Mulai dari tes suhu panas dan tes tekanan darah yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dari Puskesmas Rambung Merah.

Baca Juga  Polres Aceh Timur Amankan 2 Tersangka Pembunuh Gajah Bunta

Lebih lanjut, Babinkantibmas Bribka Lambas Simamora mengatakan, bahwa Kampung Nadear Nagori Siantar Estate dibentuk bersama Pangulu dengan melibatkan warga masyarakat, Anggota Karang Taruna dan Anggota Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI), ungkapnya.

“Dengan pemberdayaan masyarakat kita telah melakukan beberapa kegiatan. Mulai dari gotong royong membersihkan sampah hingga mendirikan kembali posko Covid-19 di dua titik pintu masuk dan telah membuat Gudang Logistik dan Rumah Isolasi,” kata Lambas Simamora.

Lanjutnya, untuk pencegahan penularan virus COVID-19, kita bersama Karang Taruna, anggota SPTI,  relawan  dan Tim Kesehatan dari Puskesmas Rambung Merah telah melakukan pemeriksaan masker, suhu tubuh warga yang masuk ke wilayah Kampung Nadear Nagori Siantar Estate.

“Setiap warga yang masuk dan keluar wajib pakai masker dan harus cuci tangan di tempat yang sudah disediakan,” kata Lambas Simamora.

Desanya dijadikan sebagai pilot project Kampung Nadear, Pangulu Nagori Siantar Estate M Rusdi menyambut baik program Kapolri,  khusus jajaran Polsek Bangun sebagai pembina program Kampung Nadear.

Baca Juga  Pemimpin Samosir Berkomitmen Lindungi Anak, Wakil Bupati Sampaikan Nota Pengantar Ranperda

“Kita sangat senang dan menyambut baik program Kampung Tangguh nama secara nasional dan Kampung Nadear di Kabupaten Simalungun,” kata M Rusdi.

Menurutnya, sebanyak 4000 jumlah warga dengan 1200 KK di Nagori Siantar Estate sangat senang desanya menjadi pilot project atau percontohan bagi desa lain.

Sebagai Kampung Nadear, selain tugas  pencegahan penularan virus COVID-19, kita juga melakukan pemberdayaan masyarakat dalam ketahanan pangan, kata Rusdi.

“Bagaimana memberdayakan masyarakat untuk sama-sama bergotong royong dalam rangka upaya pencegahan virus COVID-19 dan bersama sama meningkatkan ketahanan pangan?, hal inilah yang kita lakukan saat ini,” kata Pangulu M Rusdi.

Terkait dengan ketahanan pangan, Pangulu M Rusdi mengatakan, akan memberdayakan masyarakat untuk melakukan seperti beternak ayam, memelihara ikan lele dan bercocok tanam.

Karena itu, kata M Rusdi, adapun maksud dan tujuan dari Kampung Nadear adalah sebagai pernyataan sikap masyarakat  Nagori Siantar Estate untuk siap bangkit mengikuti tatanan kehidupan normal baru (new normal), sebab selama ini sudah terdampak COVID-19, kata Rusdi.

Menurutnya, dasar dipilihnya Nagori Siantar Estate sebagai role model adalah karena dinilai, sejak bulan Maret lalu sudah melakukan prosedur SOP Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19, sebut Pangulu M Rusdi.

Penulis: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dukung Ekonomi Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan, Ini yang Dilakukan PLN Kalbar 

Berita

Gubernur Sumut Siap Bantu Tapsel Untuk Pengembangan Pertanian

Berita

SPALD Siap Dibangun, Upaya Pemkot Pontianak Tangani Pencemaran Lingkungan

Berita

Polres Samosir Tahan Empat Orang Diduga Pelaku Penganiayaan 

Berita

SEGERA DI BANGUN, PARA PEDAGANG PASAR INDUK WIRADESA SECARA SIMBOLIS DI PINDAHKAN KE PASAR DARURAT.
Foto aksi tawuran pelajar di SPBU Deli Serdang

Berita

Pelajar Tewas Dibacok di Deli Serdang Usai Kalah Saat Tawuran

Berita

Bupati/Wakil Bupati Terpilih Ajak Pejabat Toba Bekerja Sepenuh Hati

Berita

KAPOLRES BENGKAYANG TERJUNKAN PERSONIL KE TKP TANAH LONGSOR DI DESA BUDUK SEMPADANG SELAKAU TIMUR SAMBAS