Kampar,Kompas Nasional – Hari ini, Sabtu (12/09/2020) pukul 08:15 WIB, salah seorang tenaga medis kami (Dokter Umum) yang bertugas di Puskesmas Gunung Sahilan I meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif dan beliau wafat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, akibat terpapar covid-19.
Ia dinyatakan positif karena terpapar dari pasien yang dirawat di RS. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudi, S.KM, M.Kes mengatakan Beliau (dr. Oky Alfin berumur 29 tahun) salah satu dokter yang kita tugaskan untuk menanggulangi covid-19.
“Awalnya, Ia mengalami gejala demam dan sesak nafas kemudian menjalani perawatan yang intensif, sudah selama 7 hari di RS. Tetapi kondisinya dalam 2 hari belakangan ini semakin memburuk dan perjuangan beliau berakhir pada hari ini. dr Oky wafat di RSUD Arifin Ahmad pukul 08.15 WIB pagi tadi” kata Dedy.
Walau ada tenaga medis yang wafat akibat covid-19 ini, Dedy selalu mengingatkankan untuk seluruh tenaga medis selalu semangat. Dan mengajak masyarakat untuk berdoa bagi para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) yang gugur, serta mereka yang masih berada di garis depan dalam penanganan Covid-19.
“Saya minta tenaga medis tetap semangat menjalankan tugas ini dengan baik. Apabila kondisi sudah menurun, kami minta tenaga medis segera memeriksakan diri. Sementara, bagi tenaga medis yang berjuang diberikan perlindungan ketika melakukan penanganan medis pasien Covid-19. Kami berharap agar tidak ada lagi kasus tenaga medis yang wafat,” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Riau Syamsuar M.Si ikut menyolatkan dan melepas jenazah dengan protokol Covid-19. Serta memberi semangat untuk isteri Almarhum, yang saat ini masih berjuang karena juga dinyatakan positif corona.
“Mari kita doakan, semoga istri Almarhum diberi kesembuhan, karena mereka memiliki seorang anak yang masih bayi. Beliau adalah pejuang kemanusiaan. InsyaAllah syahid, karena beliau berjuang untuk menangani pasien akibat pandemi, hingga menjadi pasien dan dipanggil menghadap-Nya” ucap Gubernur.
Lebih lanjut, Atas musibah ini, saya bermohon pada seluruh masyarakat Riau, bantulah para petugas medis yang tengah berjuang di garda terdepan mempertaruhkan nyawa mereka, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Virus ini nyata. Korban terus berjatuhan. Tidak memandang usia dan profesi. Pemerintah tidak bisa menang melawan penyebaran virus ini, jika masih ada masyarakat bersikap lalai dan lengah dengan kewajiban protokol kesehatan. Mari kita doakan semua pasien Covid-19 diberi kesembuhan. Semoga Allah Swt selalu melindungi dan kita bisa melalui masa sulit ini” ucap Gubernur Syamsuar.
Fan






