Home / Berita / Nasional

Selasa, 6 November 2018 - 11:13 WIB

Jokowi Minta Tim Kampanye Bisa Jawab Isu PKI dan Antek Asing

Calon Presiden Joko Widodo usai rapat kerja nasional Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Surabaya, Ahad, 28 Oktober 2018. Tempo/M Rosseno Aji

Calon Presiden Joko Widodo usai rapat kerja nasional Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Surabaya, Ahad, 28 Oktober 2018. Tempo/M Rosseno Aji

Viewer: 530
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional.com, Surabaya – Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi meminta tim kampanyenya mampu menjelaskan isu infrastruktur hingga PKI kepada masyarakat.

Calon Presiden Joko Widodo usai rapat kerja nasional Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf di Surabaya, Ahad, 28 Oktober 2018. Tempo/M Rosseno Aji

Dia menyampaikan itu dalam acara rapat kerja nasional Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf di Surabaya, Jawa Timur.

“Intinya seluruh tim kampanye, baik nasional maupun di daerah harus bisa menjelaskan program yang telah kami kerjakan,” kata dia usai pengarahan di Hotel Imperium Palace Surabaya, Jawa Timur, Ahad, 28 Oktober 2018.

Baca Juga  HUMBAHAS, AKAN TERJADI "PHK", BUKAN ISSU LAGI....!

Jokowi mengatakan timnya harus mampu menjelaskan soal ketercapaian pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan bandara, pelabuhan, jalan tol, bendungan dan waduk, serta manfaatnya untuk masyarakat.

Dia juga meminta tim kampanyenya bisa menjelaskan manfaat program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, pembagian sertifikat, reforma agraria dan perhutanan sosial.

Baca Juga  Landasan Pacu Bandara Palu Retak 500 Meter karena Gempa

Termasuk Dana Desa dan Dana Kelurahan. “Saya kira itu yang ingin saya sampaikan agar seluruh tim dari nasional sampai daerah mengerti secara cepat program kita,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga meminta TKN mampu menepis isu-isu negatif yang diarahkan kepadanya. Dia meminta tim kampanye mampu menepis isu mengenai antek asing dan aseng, juga isu Jokowi PKI. “Mereka harus mampu secara sederhana menjelaskan bahwa itu fitnah dan bohong,” kata Jokowi.(tempoco/aw)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Razia, Upaya Kodim 1011/Klk Bersama Polres Kuala Kapuas Tingkatkan Kesadaran Masyarakat*

Berita

Pejabat Kepala Desa Loleomekar Diduga Sunat BLT Dana Desa

Asahan

Diduga Hilang Kendali Dua Mobil Laga Kambing Di Pondok Jati Kisaran

Berita

Projo: Harusnya Bu Mega Minta Penuduh Hentikan Polemik Ijazah Palsu Jokowi

Berita

Walikota Terima Audensi KT Kota P.Sidimpuan

Berita

Wawako Sidempuan Buka Acara Coaching Clinic Penyusunan Road To Map Tahun 2022

Berita

Tim Penggerak PKK Kota Pontianak Sukses Capai Target 2020

Berita

Oknum Polantas Polresta Pontianak Di Duga Cabuli Anak SMP Pengganti Tilang Pelanggaran Lalin