Home / Nasional

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:07 WIB

Jokowi: 215 Negara Rebutan Vaksin, RI Dapat 426 Juta Dosis

Viewer: 414
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional l Presiden Joko Widodo menyebut Indonesia berebut vaksin Covid-19 dengan 215 negara lainnya. Menurutnya, proses mendapatkan stok vaksin saat ini tak mudah.

Jokowi mengatakan hanya beberapa perusahaan di dunia yang mampu memproduksi vaksin Covid-19. Namun, ratusan negara mengincar barang yang sama guna menuntaskan pandemi.

“Pemerintah pusat sedang berusaha keras untuk memperoleh tambahan vaksin dari berbagi sumber. Vaksin ini produsennya tidak banyak, tapi direbutkan oleh 215 negara, rebutan semuanya,” kata Jokowi saat membuka Peresmian Pembukaan Munas Apeksi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/2).

Meski begitu, Jokowi memastikan posisi Indonesia aman. Sebab Indonesia sudah mendapat komitmen 426 juta dosis vaksin sejak Agustus 2020.

Baca Juga  Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19, Rudy dan Purnomo Layani Open House Lewat Video Call

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkata hanya 45 negara yang beruntung sudah bisa memulai vaksinasi. Salah satu di antaranya adalah Indonesia.

Yang lain merebutkan mendapatkan vaksin. Kita sudah mendapatkan komitmen 426 juta, alhamdulillah,” ujar Jokowi.

Jokowi meminta pemerintah daerah memanfaatkan kondisi ini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para kepala daerah untuk memastikan kesiapan petugas dan fasilitas vaksinasi.

“Kumpulkan misalnya di GOR, kumpulkan di balai kota dengan jumlah yang banyak, sehingga harian ini kita bisa melakukan suntikan vaksin dalam jumlah yang banyak. Sehingga, segera tercapai herd immunity,” ujarnya.

Baca Juga  Nilai Tukar Rupiah Semakin Melemah, Dampaknya Semakin Besarnya Utang Luar Negeri Indonesia

Progam itu ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Pemerintah menyatakan memerlukan 426 juta dosis vaksin. Namun hingga kini, baru 3 juta dosis vaksin yang telah didistribusikan ke daerah. Sementara 12 juta dosis lainnya masih dalam tahap produksi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia telah memastikan 600 juta dosis vaksin dari perusahaan internasional. Sebagian di antaranya adalah opsi cadangan karena Indonesia akan mendapat vaksin gratis dari Gavi. (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Hutan Diduga Dirambah, Ditemukan Kayu Olahan Tak Bertuan

Nasional

Pengakuan Guru Besar FKUI soal Nakes Pada Luhut: Kami Minta Tolong Pak

Arsip

SD Tuwuna Gelar Berbagai Kegiatan

Arsip

4 Dari 14 Terpidana Sudah Dieksekusi Mati, Termasuk Freddy Budiman

Berita

Facebook Minta Maaf Terkait Animasi Perayaan Gempa Lombok

Arsip

Mensos: Tema Hari Pahlawan 2016 Untuk Persatuan Dan Kesamaan

Berita

Tercata Sudah Ada 238 Kali Getaran Susulan Pascagempa 7 M di Lombok

Arsip

Anies Baswedan Rekrut Pandji Pragiwaksono Jadi Jubir Pemenangan