Kompasnasional.com.id.Toba.| Mencermati perkembangan dua pekan terakhir Maret lalu diantaranya kejadian Bom Makassar dan penyerangan Markas Besar ( Mabes) POLRI di Jakarta. Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Toba tingkatkan pengamanan Gereja menjelang perayaan Jumat Agung dan Perayaan Paskah tiga hari kedepan.
Polres Toba menambah jumlah personil pengamanan juga pada objek vital yang ada di kabupaten Toba serta sejumlah titik keramaian. Sejak pasca-ledakan diduga bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3) sekira pukul 10.20 WITA dan penyerang Mabes Polri beberapa saat waktu yang lalu.
Berkaitan dengan penyerangan mabes polri, Kapolres Toba memerintahkan Waka polres Kompol Janner Panjaitan SH,MH untuk menambah kekuatan di Mako polres Toba atau ( mempertebal) penjagaan untuk mengantisipasi teror dari pihak pihak yang tidak menginkan kedamaian.
Dengan adanya kejadian tersebut, kami akan intensifkan pengamanan gereia-gereja. Di Toba ada sekitar (75) gereja di kabupaten Toba, dan kita menambah personil dalam giat patroli yang sudah berjalan,dan akan mensiagakan personil Polri Polres Toba sebanyak 165 orang terdiri dari Sat Sabhara,Sat lantas,Satreskrim,Satnakoba,Satintelkam dan yang lain termasuk Polsek jajaran kata Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, SH, MH, (31/03/2021)
Kapolres Toba juga mengatakan, pengamanan di Kabupaten Toba ditingkatkan dengan melakukan Patroli rutin dengan sasaran lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian dan objek vital seperti gereja, pasar, Perkantoran, Pelabuhan dan fasilitas umum Lainnya
Terkait peristiwa itu, kami kepolisian bekerja sama dengan TNI, beserta seluruh elemen masyarakat untuk selalu tetap waspada di wilayah masing-masing dan mengantisipasi setiap kegiatan masyarakat,” kata AKBP POL Akala Fikta Jaya,SIK. Kita juga mulai penebalan penjagaan di tempat-tempat ibadah di Kabupaten Toba, jelas Kapolres Toba.
Untuk itu pihak kepolisian khususnya dalam hal ini Polres Toba pasca kejadian Bom Makassar jadi kita dari jajaran Polres Toba terutama kegiatan preventif untuk melakukan kegiatan patroli sambil berkoordinasi dengan pihak gereja yang ada di Kabupaten Toba karena dalam minggu ini menjelang perayaan Jumat Agung dan hari raya Paskah. Kita sudah rutin melakukan kegiatan patroli pada hari Minggu, pasca ada kejadian Bom Makassar, patroli kami tingkatkan lagi, terutama gereja yang melaksanakan ibadah paskah,” kata Kapolres Toba mengulangi.
Pihaknya juga menjamin keamanan umat dan jemaat dalam menjalankan kegiatan ibadah di masa Junat Agung dan PerayaanPaskah, yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung hingga Minggu Paskah. Terlebih, beberapa Gereja tetap menggelar ibadah tatap muka meski dengan jemaat yang dibatasi sesuai protokol kesehatan.
Kita jamin keamanan warga Kabupaten Toba, saudara kita yang akan beribadah di masa Paskah. Kita bersama TNI akan memberikan pengawalan dan pengamanan penuh di setiap kegiatan ibadah di Gereja pada masa Paskah ini, tambah Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya S.ik, SH, MH.
Tempat ibadah yang dimaksud bukan hanya gereja, tapi termasuk masjid dan rumah ibadah lainnya.
Atas kejadian pasca Bom dan penyerangan Mabes Polru tersebut, Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing pada isu-isu yang berkembang. Agar segera beri info kepada pihak kepolisian jika ada penduduk pendatang yang gerak-geriknya sangat mencurigakan.
Bila mana ada sesuatu yang janggal, Akala berharap masyarakat dapat kooperatif dan melaporkan ke Polsek terdekat. Kalau ada terjadi hal-hal yang mencurigakan, cukup memberikan informasi kepada kepolisian,tutup Kapolres Toba AKBP Akala Fakta Jaya S.ik, SH, MH.
Selain antisipasi gangguan teror di tempat ibadah, Polisi di lokasi juga terus mengingatkan pentingnya masyarakat untuk mengikiti dan mematuhi Protokol Kesehatan demi pencegahan penyebaran viruscorona Covid-19. ( Humas ResToba/LamS)
Penulis: Lambok Sianturi





