Viewer: 1217
0 0

Home / Asahan / Berita / Daerah

Jumat, 24 Juli 2020 - 20:29 WIB

Jadi Pengawas PTPN 4 Airbatu, Mantan TNI Ini, Tembaki Warga Masuki Perkebunan

Viewer: 1218
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 46 Detik


Kompas Nasional I Asahan, Jhon Purba (33) warga Dusun II Buntu Pagar Desa Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja, Asahan ditembak, diduga menggunakan senjata air softgun oleh Pelda (Purn) TNI, Sukamto, (55) Bintara Pengaman (Bapam) Kebun PTPN IV Air Batu), warga Perumahan Staff Dsn I Desa Piasa Ulu Kecamatan Tinggi Raja Asahan. Akibat penembakan tersebut, korban Jhon Purba mengalami bekas tembakkan di dada sebelah kiri dan telah dibawa ke rumah sakit Kisaran dan korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga kerumahnya.
Peristiwa penembakan tersebut  terjadi pada Kamis, 23 Juli 2020, sekitar pukul 17.30 Wib di Afdeling VIII TM 2006 Blok AAC perkebunan PTPN IV Air Batu Desa Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja, Asahan.

Awalnya petugas pengaman kebun yang terdiri dari Bapam (Bintara pengaman) Pelda (purn) Sukanto, Danton Security Fitriadi dan 3 (tiga) anggota Security lainnya mendapat Informasi bahwa akan ada Masyarakat yang akan melakukan panen liar di Blok AAC Afd. VIII PTPN IV Air Batu. Kemudian salah seorang security kebun melakukan pengintaian.
Hingga dilokasi kejadian petugas pengamanan Perkebunan melihat ada seorang masyarakat yang diketahui bernama Jhon Purba membawa sebilah egrek dan menggendong seekor anjing milik Security yang biasanya dipelihara di sekitar Pos pengamanan. Melihat hal tersebut, Danton Security mengejar korban yang berjalan di Perengan kebun dan mengatakan “Loh kok Kau bawa Anjing itu…?” lalu Jhon Purba menjawab “gara – gara kau aku digigit Anjing” dan seketika Jhon Purba hendak membacok Danton Security.
Ternyata dari arah belakang korban, ada Sukiadi Security perkebunan  langsung menegur dan mengatakan “Jhon kau kok gitu…?”, Seketika itu juga Jhon Purba berbalik arah mengejar Sukiadi menggunakan sebilah Egrek dan mengayunkannya, akan tetapi Sukiadi mengelak dan terjatuh.

Baca Juga  Peringati HUT RI ke-75, Calon Walikota Sibolga ASSED Gelar Upacara Pengibaran Bendera


Melihat hal tersebut Bapam Pelda (Purn) Sukamto memberikan tembakan peringatan sebanyak 1 kali menggunakan senjata Air Softgun. Namun tidak di indahkan Jhon Purba, yang terus mengejar Sukiadi yang terjatuh dan mengayunkan kembali Egrek nya kepada Sukiadi, melihat hal tersebut seketika Sukamto kembali menembak Jhon Purba dan mengenai dada sebelah kiri.Ketika peluru menganai dada, Jhon Purba lari ke arah kampung Buntu Pagar Desa Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja Asahan dan menyampaikan kepada masyarakat Buntu Pagar bahwa dirinya ditembak oleh petugas Pengamanan Perkebunan PTPN IV. laporan korban, masyarakat Buntu Pagar lebih kurang 200 orang menuju Perumahan Staff PTPN IV, langsung melakukan pencarian terhadap Sukamto yang sudah melarikan diri. 

Baca Juga  Dedi Congor Jadi Tersangka Gratifikasi yang Diusut Kortas Tipikor Polri

Lain halnya keterangan keluarga korban Jhon Purba saat dikonfirmasi awak media, Tommy mengaku adik Jhon Purba mengatakan kalau abangnya tersebut hendak mengambil pelepah sawit untuk mengambil lidinya. Tiba – tiba anjing peliharaan milik perkebunan tersebut menggigit tangannya. Karena gonggongan anjing itu, datanglah Sukamto dan rekannya langsung memarahi korban. 
“Abang ku minta pertanggungjawaban kebun maksudnya, eh..kok malah ditembaki sama pengawasnya. Orang abang ku, katanya mau ambil lidi pelepah sawit ajanya,”jelas Tomy.
Kapolsek Prapat Janji Iptu J.T. Siregar, SH saat dikonfirmasi Kompas Nasional diruanganya mengatakan bahwasanya peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian Polsek Prapat Janji. Awalnya Polsek Prapat Janji mendapat telpon dari pihak PTPN IV Kebun Air Batu melaporkan kejadian tersebut. Kapolsek Prapat Janji langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Jefri Helmi beserta anggota untuk cek TKP.
Kemudian Kanit Reskrim melakukan mediasi kepada masyarakat dan menyampaikan bahwa kejadian penembakan tersebut telah ditangani oleh pihak Polsek Prapat Janji. Warga yang sudah ramai mendatangi perkebunan, langsung membubarkan diri. 
“Kasus penembakkan ini sudah kita tangani dan saat ini kita masih mengumpulkan keterangan saksi – saksi agar masalah ini bisa di minimalisir,”ujarnya. (Gus)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota P.Sidimpuan: Mari Kita Meriahkan MTQ XXI Sebagai Syiar Islam

Berita

Cegah Corona Satgas RT Tangguh Jajaran Kodim 1203/Ktp Selalu Ingatkan Warga.

Berita

Tiga orang Diduga Bandar narkoba berhasil diringkus Satuan Narkoba Polres Melawi

Berita

Akselerasi Pendidikan Vokasi, SMK Swasta Teladan Pematangsiantar Hadir di Gebyar Menara Vokasi 2021

Arsip

Cemburu Pacar Diajak Karaoke, Pria Ini Tusuk Temannya Hingga Tewas

Berita

743 Pekerja Penanganan Sarana Umum Kota Pontianak Terima Paket Lebaran

Berita

Nanang Setia Budi Resmi Di Lantik Jadi Pengurus KONI Kota Pontianak 2021-2025

Berita

Personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty bersama masyarakat perbatasan mempersiapkan acara Gawai Dayak