Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Jumat, 29 Juli 2016 - 09:29 WIB

Ini Dia Pembunuh Pemuda yang Baru Lulus Sarjana

Viewer: 1171
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 32 Detik

Medan Kompasnasional.com

Martin Agustinus Hutagaol, otak pembunuh Hamonangan Sipakkar masih dirawat intensif di ruang Seroja Isolasi RSUD Deliserdang. Ternyata, pria 22 tahun putus sekolah ini adalah residivis dan spesialis copet di sudut-sudut kota Medan.

Dengan selang infus di tangan kiri, dan sebelah kanannya diborgol ke besi tempat tidur, warga Jalan Menteng VII Gang Haji Nomor 2 C Medan ini menjawab beberapa pertanyaan wartawan, Selasa (26/7). Tepat di atas lutut kanannya, terlihat balutan perban, pasca ditembak polisi saat dia dibekuk.

Sulung dari dua bersaudara ini hanya mengecap pendidikan SMP. Tak memiliki pekerjaan menetap, menjadi spesialis copet adalah alternatif tepat. Alhasil, karena kasus kejahatan itu, dia mengaku pernah mendekam di penjara selama 8 bulan.

“Aku masuk penjara karena menjambret kalung di Jalan Pelajar Medan. Tapi kalung emas yang kujambret hilang karena aku dikeroyok massa,” akunya.

Menurut pengakuannya, setelah menghirup udara segar pada Desember 2015, sudah tiga kali menjambret. Pertama di Jalan STM Medan. Pada Maret 2016, tersangka menjambret HP Android merk Samsung milik Seorang wanita yang saat itu mengendarai sepedamotor Supra X 125 dan sedang berhenti karena menelefon.

“Aku jual HP android Samsung itu ke kawanku yang kuliah di PTKI seharga Rp1,1 juta,” ujarnya.

Selanjutnya Martin Agustinus Hutagaol melakukan aksi yang sama sebanyak dua kali di Jalan Alfalah Medan. Dua unit HP android merek Samsung berhasil dirampas. Barang hasil copet pun jadi uang.

Baca Juga  Pulang dari Warung, Suami Temukan Istri Sudah Tidak Bernyawa Lagi

Masih ada kata menyesal di benak pembunuh Hamonangan Sipakkar ini, karena menghabisi nyawa korban. Awalnya, katanya, dia hanya memberi peringatan saja.

“Aku tidak ada niat mau menjual mobil korban itu, karena aku pun bingung mau dijual ke mana,” dalihnya.

Tapi, masih kata Martin, dia ada kawan bernama Andi Siregar, warga Gang Murni Medan, mau menjual mobil korban ke Kutacane Aceh Tenggara.

“Tapi mobil itu malah ditinggalkan di Stabat. Saat ditangkap polisi aku lari ke dapur sedangkan Julius sembunyi di kamar,” jelasnya.

Terpisah, Kasat Rekrim Polres Deli Serdang AKP Teuku Fatir Mustafa menyebutkan sesuai pengakuan Martin, karena korban sudah tewas, tersangka kebingungan.

“Tersangka bingung mobil korban mau dibawa kemana, karena pembeli tidak ada,” kata Teuku Fatir.

Sebelumnya, ibu korban, Boru Manurung, mengaku tidak kenal pelaku pembunuh anaknya, walau masih tinggal di Menteng. Tapi dia ada mendengar cerita, bahwa Martin Agustinus adalah buronan.

“Pembunuh anakku itu, aku nggak kenal. Bahkan dia nggak pernah ke rumahku ini. Tapi aku tau, dari cerita kawan-kawannya yang lain kalau si Martinus Hutagaol itu buronan polisi,” ungkap Boru Manurung, Senin (25/7) sekitar pukul 19.00 Wib.

Boru Manurung berharap agar polisi memberikan hukuman setimpal kepada tersangka yang telah membunuh anak lelaki satu-satunya tersebut. Kasus ini terungkap saat polisi melakukan penyelidikan terhadap Elita Sihite, pacar korban.

Baca Juga  Intel Polisi Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Areal Hermes Palace Medan

Elita melihat korban dan Martin Agustinus Hutagaol di warung mie Tektek Jalan Seksama Medan. Seketika tersangka Martin terlacak di rumah mertua Julius Siahaan, Minggu (24/7), sekira pukul 18.00 Wib, di Jalan Kapodang 2 Nomor 357 Perumnas Mandala Medan.

Saat ditangkap, Martin mengaku membunuh korban Hamonangan Sipakkar bersama NM (16), dan membekuk target di lokasi lahan garapan Selambo II. Pengakuan tersangka yang lain, dia menyimpan dendam terhadap korban.(kn-ms-jpnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Empat Tahanan Lapas Kabur, Kapolsek Patumbak Diperiksa

Kriminal

Dikeroyok 3 Pemuda di Depan Pacar, Korban Tusuk Pelaku hingga Tewas
Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa-KompasNasional

Arsip

Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa

Arsip

KPK Terus Telusuri Sepak Terjang Pejabat MA Sampai Perkara Kasasi Century
Mobil Perwira TNI Masuk Jurang, Diduga Hindari Tabrakan Dengan Bus -kompasnasional

Arsip

Mobil Perwira TNI Masuk Jurang, Diduga Hindari Tabrakan Dengan Bus

Berita

Dalang Perusakan Ditangkap, Aktivitas Pasar Pagi Polonia Kembali Normal

Berita

Pembunuh Polisi Divonis ‎48 Tahun Penjara

Arsip

Pasukan Filipina Kalah Tempur, Padahal Sudah Dibantu AS Rp 5 Triliun