Viewer: 733
0 0

Home / Berita

Jumat, 7 Agustus 2020 - 16:28 WIB

Ibu Guru Panik Berlari dari Ruangan Kepsek, Bajunya Robek dan Mengaku Diperlakukan Begini di Sofa

Viewer: 734
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional | Seorang oknum kepala sekolah berinisial MS (44) di Desa Larangan Glintong, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan nekat dilaporkan atas pelecehan seksual kepada ibu guru TK berinisial NS.

Atas perbuatannya itu, MS pun kini ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbutannya.

Dalam melancarkan aksinya, oknum kepala sekolah itu melecehkan sang guru dengan modus memanggilnya ke ruangan.

Karena dipanggil oleh atasannya, sang ibu guru pun akhirnya memenuhi panggilan tersebut.

Namun bukannya membicarkan soal pekerjaan atau hal penting lainnya, sang oknum kepala sekolah malah membuat sang ibu guru merasa tak nyaman.

Di dalam ruangannya itu, sang kepala sekolah bahkan sampai membuat kemeja yang dipakai ibu guru robek.

Baca Juga  Ditengah Ancaman Intoreran, Ini Pesan Kakemenag Maluku Utara

Ia ditahan lantaran ketahuan melakukan perbuatan tidak pantas sebagai pendidik.

Perbuatan itu ia lakukan kepada guru TK yang merupakan bawahannya sendiri.

Bahkan, MS melakukannya di ruang kepala sekolah.Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan telah ditemukan dua barang bukti yang cukup untuk menetapkan terlapor (MS) sebagai tersangka,” ungkap Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, dalam pers rilis di Polres Bangkalan.
Dua barang bukti yang diamakan polisi yakni berupa satu kemeja cokelat bermotif garis dengan robekan di ketiak kanan.
Kemudian barang bukti yakni kedua, yakni sebuah ponsel lengkap dengan bukti tangkapan layar riwayat panggilan dan pesan singkat tersangka kepada korban.
Kronologi
Berdasarkan kronologi kejadian, pelecehan seksual itu berawal saat MS menghubungi NS untuk menemuinya di ruang kepala sekolah, dengan alasan urusan pekerjaan.
Korban yang datang sendirian di ruang kepala sekolah, duduk di sofa dan tersangka duduk di dekatnya.
Merasa jarak tersangka terlalu dekat, korban kemudian memutuskan untuk duduk menjauh sekitar satu meter.
“Namun, tersangka mengejar dan menarik kemeja korban hingga bagian ketiak kanan robek,” ujar Rama Samtama Putra.
Meski korban melawan, hal itu rupanya tak membuat MS menghentikan perbuatannya.
Malahan tubuh korban didorong hingga terjatuh ke sofa.(TNB/Red)

Baca Juga  WARTAWAN ADA, DIDEPAN DAN DIBELAKANG OLOAN PANIARAN NABABAN
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tapsel Dukung Pengembangan UMKM Ikan Jurung “Presto” Batang Toru

Berita

Jalan Sehat Menuju Pemilihan Serentak 2024 di Samosir: Semangat Kebersamaan untuk Pilkada Damai

Berita

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-76, Polres Kapuas Hulu Laksanakan Olahraga Bersama

Berita

Pemkab Samosir kerahkan Dump Truck dan Back Loader, atasi tumpukan sampah akibat keramaian pengunjung

Berita

Dekranasda Sumut Kunjungi Rumah Tenun dan Textil Binaan Kota P.Sidimpuan

Berita

Wabup Taput Lantik Pejabat Baru Tindak-lanjut Penyesuaian Nomenklatur.

Berita

Daftar Ke Partai Nasdem, Freddy Situmorang: Kita Apresiasi Partai Restorasi Tanpa MaharĀ 

Berita

Merasa Difitnah Atas Tuduhan Lakukan Pungli, Staf Pembinaan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Bantah dan Akan Tempuh Jalur Hukum