Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Daerah / Nasional / Reviews

Sabtu, 29 April 2017 - 15:26 WIB

Munas SBSI 1992 Fokus Tiga Hal

Viewer: 636
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

KOMPASNasional.com|Medan-

Musyawarah Nasional (MUNAS) SBSI kali ini fokus untuk menghasilkan tiga hal pentingbagi buruh. Tiga hal itu yakni : penataan internasional organisasi, menentukan sikap terhadap pemerintah dalam bidang keternagakerjaan dan pencanangan tahun pendidikan bagi buruh.

“Guna menghasilkan tiga hal tersebut, seluruh pengurus dan jajaran harus tampil berorganisasi, bernegoisasi dan mampu berdaya saing.” ujar Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, Yosafati Waruwu, SH, usai membuka Musda SBSI tahun 2017 dengan tema ‘Tahun Gerakan Pendidikan & Latihan bagi Buruh’ di Hotel Dharma Deli, Jumat (28/4).

Menurut Wawuwu, seluruh jajaran SBSI 1992 harus berjuang keras agar organisasi ini lebih baik dan besar kedepannya.

Sebagai mitra pemerintah, katanya, SBSI 1992 akan mendukung program-program yang berhubungan dengan pembangunan. Namun, harus diingat, sikap kritis tetap akan ada jika memberatkan buruh, misalnya terkait upah rendah.

Baca Juga  SMA Swasta Budi Mulia Pematangsiantar Raih Juara Tiga Cerdas Cermat di Festival Sisi Batas Labuhan Bank Indonesia

Saat itu, Wawuwu juga menyesalkan Kementrian Tenaga Kerja yang tidak memenuhi janjinya untuk membuka musda. Dengan demikian, seolah-olah pemerintah memusuhi serikat buruh tentunya ini hal yang tidak boleh terjadi.

“Kalau Mentri Tenaga Kerja sebagai penyelenggara pemerintah di bidang keternagakerjaan tidak bisa menggandeng buruh, tentu harus dievalusi,” tegasnya.

Sebagai contoh, bilang Wawuwu, jika ada kritik yang dilontarkan, tentu harus dihadapi dengan bijak dan bersikap layaknya seorang negarawan. Tetapi jika dihadapi dengan cara memusuhi serikat buruh, jelas sikap tersebut tidak dibenarkan. “Mentri tersebut harus dievaluasi oleh presiden,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Nasional Munas, Toni Panjaitan SH menjabarkan setelah tiga bulan mendapat mandat maka panitia bekerja ekstra keras untuk menggelar kegiatan ini. Dia berharap, Munas yang berlangsung mulai Jumat (28/4) hingga Minggu (30/4) mampu menghasilkan kesepakatan terbaik demikemajuan organisasi.

Baca Juga  Bupati Melawi Laporkan Akun Sosial Facebook Palsu Kepolisi*

Sedangkan Ketua panitia daerah Munas, Darmawan Yusuf SE SH MPd menambahkan, para peserta datang dari 11 daerah di seluruh Indonesia.

“Kami bangga terhadap teman-teman, terutama yang datang dari luar Medan, seperti Jawa, Sulawesi, Riau, Kalimantan, Irian Jaya dan sebagainya.”

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, Hannalore Simanjuntak mengaku bangga atas kerja keras serikat buruh guna memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Kami berharap ke depan buruh lebih sejahtera lewat kesepakatan yang tercapai di Munas ini demi kemajuan para buruh.” pungkasnya.

Di akhir acara, panitia juga menyemangatkan ulos kepada Ketua Umum DPP SBSI 1992 dan Kelapa Dinas Tenaga Kerja Kota Medan, Hannalore Simanjuntak (a/dwi)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Rakor dan Monev Optimalisasi Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Kecamatan Suhaid

Berita

Operasi Pekat,Tim Gabungan di Bulan Suci Ramadhan Jaring 69 Orang Wanita Malam di Kota Sintang

Berita

Kepala Staf Kodim 1208/Sambas Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Sambas.

Berita

Klarifikasi Kemenkeu soal Pernyataan Maung Jadi Mobil Dinas Menteri

Berita

Gandeng Dinas Peternakan, Satgas Ops Aman Nusa II Polres Ketapang Polda Kalbar Gencar Lakukan Tracing PMK

Berita

Sebanyak 60 Orang Ikuti Vaksinasi Massal di Polsek Sungai Pinyuh

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Arsip

Euro 2016 – Pendukung Jerman yakin timnya kalahkan Italia