Home / Berita

Rabu, 3 November 2021 - 22:55 WIB

Harga Minyak Goreng Naik, Bulog Siantar Akan Gelar Operasi Pasar

Viewer: 344
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Beberapa harga komoditi pangan menjelang Natal dan Tahun Baru mengalami kenaikan, salah satunya minyak goreng. 

Masyarakat meminta pada pemerintah agar harga minyak goreng curah ini bisa kembali diturunkan sesuai dengan harga acuan. Sebab, kenaikan harga ini sudah menjadi tren di pasar karena menjelang akhir tahun.

Saat ini harga minyak curah dijual bervariatif hingga Rp18 ribu per kilogram (Kg) berbeda dari harga eceran tertinggi (HET) yang telah diatur oleh Kementerian Perdagangan sebesar Rp12.500.

Kasi Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog Pematangsiantar, Suganda Rindu mengatakan, pada saat ini kenaikan minyak goreng tersebut belum terlalu bergejolak. Menurutnya, kenaikan tersebut masih dibatas ambang normal. 

“Meski begitu, jika dalam bulan ini masih terus mengalami kenaikan dan tetap di atas batas harga normal, maka kami akan menyikapinya dengan melakukan segera operasi pasar,” ucapnya saat wawancara di kantor Bulog, pada Rabu (3/11/21). 

Baca Juga  Rupiah Keok Nyaris Sentuh Rp15.650 per Dolar AS

“Kami akan berkoordinasi dengan Bulog Sumatra Utara yang di Medan agar mengirimkan minyak goreng ke Pematangsiantar, ” sebut Suganda. 

Suganda menegaskan, pihak Bulog akan secara responsif mengambil langkah strategis dalam menyikapi kenaikan harga minyak goreng tersebut. Menurutnya, opsi penyelenggaraan operasi pasar akan direalisasikan setelah melakukan berbagai pertimbangan.

Dia juga membenarkan bahwa kenaikan harga minyak tidak hanya di Kota Pematangsiantar tapi juga beberapa daerah di Sumatera Utara. Namun, ia tidak bisa memastikan apa penyebab kenaikan harga minyak goreng di masyarakat dalam beberapa hari terakhir. 

“Saya tidak bisa memastikan penyebab kenaikan minyak goreng ini. Tapi, kalau harga minyak goreng yang sudah tidak terkendali lagi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog Sumut untuk gelar operasi pasar,”ucap Suganda. 

Baca Juga  Tiba-Tiba Ada yang Tak Biasa Saat Jembatan di Tol BSD Roboh, Ini Kata Sopir Truk

Dia juga menyebutkan bahwa minyak goreng yang nanti dijual pada operasi pasar hanya minyak goreng kemasan, dengan satu merek dagang saja. Terkadang masyarakat enggan beralih ke merek dagang lain jika sudah merasa suka dengan merek dagang yang biasa digunakan. 

“Terkadang warga ada yang suka memilih. Maka dari itu kami berharap dengan adanya operasi pasar nanti bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng. Apalagi minat masyarakat juga makin tinggi mendekati Natal dan Tahun Baru,” terang dia.  

Saat ini, ucap Suganda, tim Bulog sedang turun ke beberapa pasar dan masyarakat untuk melihat apakah ada spekulan yang memanfaatkan kenaikan harga minyak goreng ini. Bulog berupaya untuk mengendalikan kenaikan harga yang terjadi. 

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto ilustrasi orang tenggelam

Berita

Bocah 11 Tahun di Medan Hanyut saat Mandi di Sungai Deli

Berita

GMBI ACEH TENGGARA MEMINTA ANGGOTA DEWAN KOPRATIF TERHADAP PENGEMBALIAN SENILAI 800 JUTA. 

Berita

Kepala Staf Presiden Dr. H. Moeldoko Terima Audiensi Asosiasi Pelita UMKM.

Berita

MAN Pematangsiantar Raih Juara Satu Karya Tulis Ilmiah Tingkat Provsu Dalam Ajang AHM Best Student 2021

Berita

Pimpinan Komisi III Minta Kapolri Bongkar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Berita

Danramil 1205-07/Sintang Kota Hadiri Rapat Koordinasi Penanganan Covid -19

Berita

Pemkot Medan Tertibkan Puluhan Reklame Bermasalah

Berita

Yessy Melania Buka Bimtek Manajemen Peternakan Bagi Penerimaan Bantuan di Kabupaten Melawi