Home / Berita

Senin, 29 November 2021 - 16:49 WIB

Hakim Putuskan BPBD dan KCP BRI Labuha Bersalah Soal Huntap

Viewer: 577
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik
Kantor Pengadilan Negeri Labuha, Halmahera Selatan (Internet)

Halsel, Maluku Utara – Pengadilan Negeri Labuha memutuskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan KCP Bank BRI Labuha serta PT Jeras Bangun Persada melakukan perbuatan melawan hukum atas prosedural pengelolaan dana Hunian Tetap (Huntap) milik korban gempa di Gane.

Hal ini disampaikan kuasa hukum warga korban gempa Gane, Bambang Joisangadji dalam jumpa pers, Senin (29/11/21) bahwa putusan sidang perdata dana Huntap yang berlangsung siang tadi melalui sidang E-court oleh Pengadilan Negeri Labuha bahwa BPBD Halsel melakukan perbuatan melawan hukum.

Selain BPBD, Tergugat II yakni Bank BRI KCP Labuha serta Tergugat III PT. Jeras Bangun Persada yang merupakan kontraktor pembangunan huntap korban gempa Gane juga dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum seperti yang putuskan melalui Sidang E-court dalam nomor perkara : 14/PDT.G/2021/PN.LBH.

Baca Juga  Bupati Kampar Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tol Pekanbaru-Bangkinang

Sementara dalam amar putusan sidang perdata itu, Bambang mengatakan hakim menolak eksepsi para tergugat dan mengabulkan sebagian gugatan para penggugat warga korban gempa yakni, Amar Putusan mengadili dalam eksepsi dan pengadilan menolak ekspresi dari para tergugat seluruhnya.

Lebih lanjut, hakim kemudian memutuskan dalam pokok perkara yakni 1 Mengabulkan gugatan penggugat untuk sebagian, 2 Menyatakan para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum, 3 Menghukum tergugat I, dan tergugat II untuk membuka blokir rekening terhadap uang bantuan tunai yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana kepada para penggugat sebagai korban gempa bumi, 4 Menghukum tergugat I untuk memberikan uang bantuan korban gempa bumi kepada para penggugat masing-masing sebesar Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan diberikan secara tunai, 5 Menghukum tergugat I dan tergugat II untuk menyerahkan buku rekening milik penggugat, 6 Menghukum para tergugat untuk membayar biaya perkara, 7 Menolak gugatan para penggugat selain dan selebihnya. (FIK)

Baca Juga  Gubernur Kalbar Surati Presiden Minta Keluarkan Perpu Cabut Omnibus Law
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PC Sapma PP Kota Psp Gelar LDK Dan Berlangsung Lancar

Berita

Personil Polsek Sungai Ambawang Rutin Menghimbau Warga Mematuhi Prokes

Berita

Asah Kemampuan Tempur, Yonkav 12/BC Laksanakan Latbakjatrat Ranpur

Berita

Kader PMII Tapsel-Psp Diminta Perbanyak Diskusi Bangun Daerah

Berita

Tingkatkan Imunitas Tubuh, Personel Kotis Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Laksanakan Vaksinasi Booster Di Perbatasan.

Berita

Tim Saroha Partihaman Juara l Pada Final Open Turnamen RKVC Cup Psp Tahun 2021

Berita

Junimart Girsang: Presden Buruk, Nasib Sekitar 1260 Guru PTT “Dikiloin” di Pemkab Simalungun

Berita

KPU Sumut Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 9.426.220 Jiwa