Viewer: 686
0 0

Home / Berita

Selasa, 9 Juni 2020 - 06:46 WIB

Haedar: Jangan Angkuh, Merasa Wabah Sudah Berakhir

Viewer: 687
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kompasnasional | YOGYAKARTA – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengingatkan masyarakat bahwa wabah Covid-19 belum berakhir. Hal ini menyusul kembali bergeliatnya aktivitas masyarakat dalam suasana yang disebut oleh pemerintah sebagai new normal.

Haedar mengimbau masyarakat jangan merasa seolah pandemi Covid-19 sudah berakhir. “Jangan merasa seolah wabah (Covid-19) sudah berakhir. Apalagi, dengan aura angkuh. Sebab, betapa berat ketika orang tertular dan bergulat menanganinya, yang akhirnya banyak korban jiwa,” kata Haedar, beberapa hari lalu.

Ia menilai kurang arif bila ada yang bersemangat tinggi mendorong aktivitas umum tanpa berpijak kepada data dari pemerintah. Haedar pun menekankan pada data yang diumumkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Pada Senin (8/6) lalu, pemerintah mengumumkan ada 32.033 kasus Covid-19 atau bertambah 847 dibandingkan sebelumnya. Ia menegaskan, fakta yang tidak bisa dibantah Covid-19 masih naik dan belum landai seperti diumumkan resmi pemerintah.

Baca Juga  Kecelakaan Di Pontianak Timur Korban Luka Luka,Bus Plat Merah Kabur

Di sisi lain, ia menyatakan, RS, dokter dan petugas kesehatan di lapangan masih berjuang jadi benteng terakhir hadapi Covid-19. “Mereka tetap setia melayani pasien sambil menjaga diri agar tidak tertular karena merekalah yang langsung berhadapan dengan pasien di garda depan,” kata dia.

Untuk itu, ia menekankan, semua orang boleh memasuki suasana baru dan dapat kembali beraktivitas publik. Namun, ia mengingatkan, semua orang harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dan kebijakan pemerintah setempat.

Ibarat orang sakit, kata Haedar, ketika dinyatakan sehat dan boleh pulang dari RS, orang harus tetap harus hati-hati dan menyesuaikan diri. Haedar menambahkan, masyarakat hendaknya tetap waspada serta ikhtiar untuk mengatasi berbagai masalah pandemi Covid-19 baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

Baca Juga  Disdik Pematangsiantar Buka Pendaftaran PPDB Online SMP 2021

Kewaspadaan itu harus juga dengan bersikap berdasar agama sesuai manhaj tarjih dan ilmu pengetahuan. “Dalam beribadah hendaknya tetap mengutamakan pertimbangan kesehatan, kemaslahatan, keselamatan dan keamanan sesuai maqasid al syariah untuk menghindari mafsadar dan mengurangi penularan Covid-19,” ujar Haedar.

Ia juga berpesan agar masyarakat jangan memaksakan diri berlebihan, dan antarwarga tidak perlu bersilang sengketa tentang keadaan. “Semuanya akhirnya tergantung kita, istilah dalam bahasa Jawa ‘monggo kemawon’, dipersilakan kepada semuanya,” ujar Haedar.

“Semoga semuanya dilindungi Allah SWT,” kata Haedar. (RP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Tanggapan Kemenkum HAM Soal Sel Mewah Setya Novanto

Berita

Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Kerja Danpusterad 

Berita

Hari Ini, KPU Umumkan Paslon Pilgub Sumut 2018
Ket Gbr. Bupati Tapsel, H.Syahrul M Pasaribu,SH didampingi jajarannya dan Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj,SH.SIK.MH foto bersama dengan pengurus Masjid Babur Rahmat disela-sela penyerahan bantuan tempat cuci tangan portabel kapasitas 250 liter dan bantuan lainnya.

Berita

Bupati Bersama Kapolres Tapsel Ajak Masyarakat Untuk Jadi Jurkam Protokol Kesehatan

Berita

Wabup Mempawah Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVI

Berita

Peduli Lingkungan, Anggota Koramil Serumpun Buluh Ajak Warga Binaan Karya Bakti.

Berita

Kronologis Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Penyerahan Mahasiswa Program Magang dan KKM IKIP PGRI Pontianak