Viewer: 730
0 0

Home / Berita

Selasa, 9 Juni 2020 - 06:46 WIB

Haedar: Jangan Angkuh, Merasa Wabah Sudah Berakhir

Viewer: 731
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

Kompasnasional | YOGYAKARTA – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengingatkan masyarakat bahwa wabah Covid-19 belum berakhir. Hal ini menyusul kembali bergeliatnya aktivitas masyarakat dalam suasana yang disebut oleh pemerintah sebagai new normal.

Haedar mengimbau masyarakat jangan merasa seolah pandemi Covid-19 sudah berakhir. “Jangan merasa seolah wabah (Covid-19) sudah berakhir. Apalagi, dengan aura angkuh. Sebab, betapa berat ketika orang tertular dan bergulat menanganinya, yang akhirnya banyak korban jiwa,” kata Haedar, beberapa hari lalu.

Ia menilai kurang arif bila ada yang bersemangat tinggi mendorong aktivitas umum tanpa berpijak kepada data dari pemerintah. Haedar pun menekankan pada data yang diumumkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Pada Senin (8/6) lalu, pemerintah mengumumkan ada 32.033 kasus Covid-19 atau bertambah 847 dibandingkan sebelumnya. Ia menegaskan, fakta yang tidak bisa dibantah Covid-19 masih naik dan belum landai seperti diumumkan resmi pemerintah.

Baca Juga  Anggota DPR RI Jhonni Allen Marbun Serahkan Buku Tabungan Bsps Di Samosir

Di sisi lain, ia menyatakan, RS, dokter dan petugas kesehatan di lapangan masih berjuang jadi benteng terakhir hadapi Covid-19. “Mereka tetap setia melayani pasien sambil menjaga diri agar tidak tertular karena merekalah yang langsung berhadapan dengan pasien di garda depan,” kata dia.

Untuk itu, ia menekankan, semua orang boleh memasuki suasana baru dan dapat kembali beraktivitas publik. Namun, ia mengingatkan, semua orang harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dan kebijakan pemerintah setempat.

Ibarat orang sakit, kata Haedar, ketika dinyatakan sehat dan boleh pulang dari RS, orang harus tetap harus hati-hati dan menyesuaikan diri. Haedar menambahkan, masyarakat hendaknya tetap waspada serta ikhtiar untuk mengatasi berbagai masalah pandemi Covid-19 baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

Baca Juga  TNI-AL TBA Genjot Serbuan Vaksinasi Maritim

Kewaspadaan itu harus juga dengan bersikap berdasar agama sesuai manhaj tarjih dan ilmu pengetahuan. “Dalam beribadah hendaknya tetap mengutamakan pertimbangan kesehatan, kemaslahatan, keselamatan dan keamanan sesuai maqasid al syariah untuk menghindari mafsadar dan mengurangi penularan Covid-19,” ujar Haedar.

Ia juga berpesan agar masyarakat jangan memaksakan diri berlebihan, dan antarwarga tidak perlu bersilang sengketa tentang keadaan. “Semuanya akhirnya tergantung kita, istilah dalam bahasa Jawa ‘monggo kemawon’, dipersilakan kepada semuanya,” ujar Haedar.

“Semoga semuanya dilindungi Allah SWT,” kata Haedar. (RP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bawaslu Samosir Sosialisasikan Pengawasan PSU di TPS 12 Pardomuan I

Berita

Polsek Siantar Barat Berhasil Ringkus Pelaku Pengeroyokan
Foto;Ket//Dari kiri ke kanan Vice Komite Gubernur Distrik 307 A2 Lions Club Indonesia Darmawan Yusuf, SH SE MPd MH, Vice President 2 Lion Agustina, Ketua Sitara Foundantion Adhe Manurung,Vice President 3 Lion Kosidin

Asahan

Virus Corona, RSUD HAMS Kisaran berterima kasih atas bantuan dari tim lions Club Golden Estate, Sitara Foundantion dan Gamki Asahan

Berita

Syukuran Hari Jadi Polwan ke-74 Begini Pesan Kapolres SintangĀ 

Berita

Pangdam XII/Tpr Lepas Satgas Yonif 144/Jaya Yudha Kembali ke Home Base

Berita

Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Kuota Haji Asrul Azis Terkait Penggeledahan

Berita

Bangun Taman Burung di Kolam Renang Ampera Sebagai Pusat Rekreasi Impian keluarga

Berita

Bupati Tapsel Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2021