Home / Berita

Jumat, 16 Juli 2021 - 19:03 WIB

Gubernur Sutarmidji Meninjau Pelaksanaan Program Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama Kalbar

Viewer: 456
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., meninjau program Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Kementerian Kesehatan RI yang dipusatkan di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kamis (15/07/2021).

Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama ini dilaksanakan secara seremonial dan juga secara hibrid (dihadiri secara langsung dan virtual) dengan menghadirkan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Dr. Oscar Primadi, M.Ph., Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H, M.Hum, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol. Asep Syafrudin, Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Dodi Irawan, S.T., M.Eng., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., Kasat Pol PP Provinsi Kalbar, Y. Anthonius Rawing, S.E., M.Si., Kepala Biro Adpim Setda Prov. Kalbar, Sefpri Kurniadi, S.STP., tokoh-tokoh lintas agama dan Ketua PP Muhammadiyah Kalimantan Barat, Dr. Pabali Musa, M.Ag., beserta jajaran.

Baca Juga  Sat Resnarkoba Polres Tapteng Amankan 12 Paket Sabu

Berdasarkan laporan panitia Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama, Dr. Pabali Musa, M.Ag., kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 15-17 Juli 2021 dengan target sebanyak 2.000 orang. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

Vaksinator berasal dari tim tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Pangdam XII Tanjungpura, Polda Kalbar, Lantamal XII Pontianak, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar mengungkapkan sesuai arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa vaksinasi merupakan bentuk dari ikhtiar.

Muhammadiyah juga mendukung vaksinasi dari dua argument.
Pertama, pihak MUI menyatakan vaksin ini halal dan yang kedua adalah hasil analisa Badan POM menyatakan vaksin ini aman.

Baca Juga  Begini Kronologi Kecelakaan Mobil Julia Perez Ditabrak Truk Hingga Penyok

Berdasarkan dua penegasan tersebut maka pelaksanaan vaksinasi sangat baik untuk dilakukan.

Sekjen Kementerian Kesehatan RI, Dr. Oscar Primadi, M.Ph., menjelaskan dari hitungan herd immunity berdasarkan komposisi penduduk Indonesia yang berjumlah 200-an juta jiwa, jika semua dapat, maka akan memperkuat kekebalan komunal, tentunya dengan bantuan pemerintah daerah, TNI/Polri, semua organisasi masyarakat berkolaborasi untuk mempercepat dan memperkuat sehingga target vaksinasi sebanyak 1 juta lebih di seluruh Indonesia akan tercapai, jelas Sekjen Kemenkes RI.

“Satu hal yang harus diingat bahwa vaksin bukan satu-satunya solusi.

Memperkuat testing dan tracing, tetap patuhi 5 M yang diharapkan dapat dijalankan penuh kedisiplinan oleh masyarakat.

Kemudian, jika capaian vaksin sudah banyak, akan dibuat sentra vaksin di malam hari.

Hal ini sudah dilaksanakan di Jakarta”, pesan Oscar Primadi.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr Terima Sosialisasi Perjanjian Kerjasama TNI AD – Bank Himbara 

Berita

Polda Kalbar Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 muharram 1444 H

Berita

SMK Swasta Teladan Pematangsiantar, berangkatkan siswa Alfamart Class ke IDUKA

Berita

Bupati Tapsel Serahkan SK P3K Untuk Tenaga Penyuluh Pertanian Dan Tenaga Guru

Berita

Kenalkan Program Unggulan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Panen Serentak Tanaman Sorgum Di Perbatasan.*

Berita

Edi Kamtono : Target Kurangi Limbah 25 Persen Tahun 2023

Berita

Buktikan Kerja Nyata di DPR, Tina Toon Bersikukuh ‘Labrak’ Keputusan Nadiem Makarim Soal Pembelajaran Jarak Jauh hingga Minta Ini Pada Mas Menteri

Berita

Syaiful Senang : Alhamdulillah Terima Paket Lebaran