Home / Berita

Jumat, 16 Juli 2021 - 19:03 WIB

Gubernur Sutarmidji Meninjau Pelaksanaan Program Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama Kalbar

Viewer: 463
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., meninjau program Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Kementerian Kesehatan RI yang dipusatkan di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kamis (15/07/2021).

Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama ini dilaksanakan secara seremonial dan juga secara hibrid (dihadiri secara langsung dan virtual) dengan menghadirkan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Dr. Oscar Primadi, M.Ph., Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H, M.Hum, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol. Asep Syafrudin, Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Dodi Irawan, S.T., M.Eng., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr. Harisson, M.Kes., Kasat Pol PP Provinsi Kalbar, Y. Anthonius Rawing, S.E., M.Si., Kepala Biro Adpim Setda Prov. Kalbar, Sefpri Kurniadi, S.STP., tokoh-tokoh lintas agama dan Ketua PP Muhammadiyah Kalimantan Barat, Dr. Pabali Musa, M.Ag., beserta jajaran.

Baca Juga  Harvey Moeis Divonis Lebih Ringan, Jaksa Ajukan Perlawanan

Berdasarkan laporan panitia Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama, Dr. Pabali Musa, M.Ag., kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 15-17 Juli 2021 dengan target sebanyak 2.000 orang. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

Vaksinator berasal dari tim tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Pangdam XII Tanjungpura, Polda Kalbar, Lantamal XII Pontianak, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar mengungkapkan sesuai arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa vaksinasi merupakan bentuk dari ikhtiar.

Muhammadiyah juga mendukung vaksinasi dari dua argument.
Pertama, pihak MUI menyatakan vaksin ini halal dan yang kedua adalah hasil analisa Badan POM menyatakan vaksin ini aman.

Baca Juga  Kerap Gagal dalam Eksekusi Penalti, Begini Penjelasan Messi

Berdasarkan dua penegasan tersebut maka pelaksanaan vaksinasi sangat baik untuk dilakukan.

Sekjen Kementerian Kesehatan RI, Dr. Oscar Primadi, M.Ph., menjelaskan dari hitungan herd immunity berdasarkan komposisi penduduk Indonesia yang berjumlah 200-an juta jiwa, jika semua dapat, maka akan memperkuat kekebalan komunal, tentunya dengan bantuan pemerintah daerah, TNI/Polri, semua organisasi masyarakat berkolaborasi untuk mempercepat dan memperkuat sehingga target vaksinasi sebanyak 1 juta lebih di seluruh Indonesia akan tercapai, jelas Sekjen Kemenkes RI.

“Satu hal yang harus diingat bahwa vaksin bukan satu-satunya solusi.

Memperkuat testing dan tracing, tetap patuhi 5 M yang diharapkan dapat dijalankan penuh kedisiplinan oleh masyarakat.

Kemudian, jika capaian vaksin sudah banyak, akan dibuat sentra vaksin di malam hari.

Hal ini sudah dilaksanakan di Jakarta”, pesan Oscar Primadi.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat, Personel Koramil Toho Edukasi dan Bagikan Masker*

Berita

Peduli Lingkungan, Anggota Koramil Serumpun Buluh Ajak Warga Binaan Karya Bakti.

Berita

Sekda Kalbar Hadiri Penyampaian Fraksi-Fraksi DPRD Atas Pendapat Gubernur Kalbar Terhadap Dua Buah Raperda

Berita

Sabu Diselundupkan Dalam Roti

Berita

Indomaret Simpang Kantor Dirampok Uang Rp150 Juta Lenyap

Berita

Wakil Bupati hadiri Tabligh Akbar Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu bersama Ustadz Yusuf Mansyur.

Berita

Babinsa Koramil 1205-05/Senaning Datangi Rumah-rumah Warga Binaannya

Berita

Kapolda Kalbar Pimpin Tradisi Pembaretan Bintara Remaja angkatan 46 di Direktorat Samapta Polda Kalbar