Viewer: 1348
0 0
Viewer: 1349
0 0

Home / Berita

Minggu, 23 Agustus 2020 - 10:27 WIB

Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Pocus Grup Diskussion BEM Universitas Tanjung Pura.

Viewer: 1350
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

KOMPAS Nasional.Com.Pontianak Kalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura terkait Pilkada Serentak Tahun 2020 dengan tema “Menakar Indeks Kerawanan Daerah Dalam Pusaran PILKADA Serentak di Kalimantan Barat Tahun 2020” bertempat di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Turut Hadir Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H, M.Si, Dekan FISIP Untan, Dr. H. Martoyo, M.A, Wakil Direktur Intelkam Polda Kalbar, AKBP Munizar S.I.K, M.H, yang mewakili Kapolda Kalbar serta KASDAM XII Tanjungpura, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos, yang mewakili Pangdam XII Tanjungpura.

Dari hasil indeks kerawanan Pilkada Tahun 2020 yang telah dirilis Bawaslu berdasarkan dimensi sosial politik konteks pemilu bebas dan adil, kontestasi serta patisipasi pemilih terdapat 15 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang memiliki kerawanan tertinggi. Kab. Manokwari menempati urutan teratas dengan skor 80,89 dan Kabupaten Sambas di Kalbar masuk di urutan ke 15 dengan skor 64,53.

Baca Juga  Sejumlah Pegawai dan Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kartini Pematangsiantar Untuk Sementara Ditutup

Gubernur Kalbar mengatakan,  pada pilkada serentak yang lalu, dirinya dan Pak Ria Norsan memiliki catatan semasa kampanye, yakni fokus pada program andalan,

“Orang maok ngomong ini, maok ngomong itu, teserah, justru itu yang membuat kite jadi terkenal, apepun yang  orang katekan senyumin aja jangan diladen dan jangan sampai terpancing”, ungkapnya
Ia menuturkan, kedewasaan para peserta Pilkada itu bisa membuat suasana kondusif, aman, dan damai.

Baca Juga  Manfaat Terumbu Karang Bagi Masyarakat Pesisir

Dalam Pilkada, berani mencalonkan juga harus berani menerima kekalahan, pasti ada yang menang dan yang kalah.

Maka dari itu, manajemen kampanye sangat penting, tanpa manajemen yang benar dan strategi baik kita bisa salah perhitungan dan membuat biaya yang di keluarkan tak terkontrol dan berujung stres.

Harapan saya kepada seluruh peserta Pilkada Tahun 2020 ini, mari kita jaga Pilkada ini tetap damai untuk Kalimantan Barat yang kita cintai, sampaikan program-program anda dan jangan kampanye yang berbau provokasi, sampaikan kampanye yang berbau edukasi karena itulah yang selama ini saya lakukan, ujarnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

FORMASITAP Dukung Abu Nisa Abu Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Besi Bekas Bongkaran Exs Pasar Nauli Sibolga.

Berita

Dandim 0212/TS Dan Perwira Staf Terima Pengarahan Pangdam I/BB Melalui Vicom

Berita

Kapolsek Astana Anyar dan 11 Anggotanya Diduga Pakai Narkoba, Dites Urine, Beberapa Positif

Berita

Penuh Keakraban Babinsa Parit Baru Lakukan Komsos Bersama Pembuat Perahu Tradisional

Berita

Bupati Sambas Hadiri Peresmian Vihara Tri Dharma Bumi Raya Dan Kunjungan Kerja Di Pasar Jawai Sentebang

Berita

Bhabinkamtibmas Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri Serta Jaring Animo Calon Peserta 

Berita

Motivasi Semangat Belajar Anak-anak Perbatasan, Ini yang Dilakukan Satgas Yonif 407*

Berita

PERSONIL SAT POL AIR MELAKSANAKAN PATROLI DIALOGIS TERHADAP NELAYAN*