Viewer: 1216
0 0
Viewer: 1217
0 0

Home / Berita

Minggu, 23 Agustus 2020 - 10:27 WIB

Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Pocus Grup Diskussion BEM Universitas Tanjung Pura.

Viewer: 1218
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

KOMPAS Nasional.Com.Pontianak Kalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura terkait Pilkada Serentak Tahun 2020 dengan tema “Menakar Indeks Kerawanan Daerah Dalam Pusaran PILKADA Serentak di Kalimantan Barat Tahun 2020” bertempat di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Turut Hadir Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H, M.Si, Dekan FISIP Untan, Dr. H. Martoyo, M.A, Wakil Direktur Intelkam Polda Kalbar, AKBP Munizar S.I.K, M.H, yang mewakili Kapolda Kalbar serta KASDAM XII Tanjungpura, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos, yang mewakili Pangdam XII Tanjungpura.

Dari hasil indeks kerawanan Pilkada Tahun 2020 yang telah dirilis Bawaslu berdasarkan dimensi sosial politik konteks pemilu bebas dan adil, kontestasi serta patisipasi pemilih terdapat 15 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang memiliki kerawanan tertinggi. Kab. Manokwari menempati urutan teratas dengan skor 80,89 dan Kabupaten Sambas di Kalbar masuk di urutan ke 15 dengan skor 64,53.

Baca Juga  Pelaksanaan Ibadah Sholat Jum’at dijaga Personil Polsek Mempawah Hulu.

Gubernur Kalbar mengatakan,  pada pilkada serentak yang lalu, dirinya dan Pak Ria Norsan memiliki catatan semasa kampanye, yakni fokus pada program andalan,

“Orang maok ngomong ini, maok ngomong itu, teserah, justru itu yang membuat kite jadi terkenal, apepun yang  orang katekan senyumin aja jangan diladen dan jangan sampai terpancing”, ungkapnya
Ia menuturkan, kedewasaan para peserta Pilkada itu bisa membuat suasana kondusif, aman, dan damai.

Baca Juga  Satbinmas Polres Singkawang Laksanakan SELABER Guna Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Dalam Pilkada, berani mencalonkan juga harus berani menerima kekalahan, pasti ada yang menang dan yang kalah.

Maka dari itu, manajemen kampanye sangat penting, tanpa manajemen yang benar dan strategi baik kita bisa salah perhitungan dan membuat biaya yang di keluarkan tak terkontrol dan berujung stres.

Harapan saya kepada seluruh peserta Pilkada Tahun 2020 ini, mari kita jaga Pilkada ini tetap damai untuk Kalimantan Barat yang kita cintai, sampaikan program-program anda dan jangan kampanye yang berbau provokasi, sampaikan kampanye yang berbau edukasi karena itulah yang selama ini saya lakukan, ujarnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Perusahaan Wilmar Group, Peduli Penanganan Covid-19 Dan Bencana Banjir Serahkan Bantuan Ke Pemprov Kalbar

Berita

‍Dana BOS Rp2,378 M di Disdik Siantar Diduga Dikorupsi! Kasi Intel Kejari Siantar, Diam-diam Panggil 10 Kepsek SMPN Pematangsiantar

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berhasil Amankan Ratusan Butir Pil Ekstasi Dari Malaysia Di Perbatasan.

Berita

Pemburu Burung Liar Tewas Di Pematang Sawah

Asahan

Parulian Butar-butar Terpilih Secara Aklamasi Ketua FPTI Asahan Periode 2022 – 2026

Berita

PPKM Level IV Diperpanjang, Boleh Makan Minum Di Tempat Dengan Syarat

Berita

PELANTIKAN BUPATI/WAKIL BUPATI HUMBAHAS DITUNDA

Berita

Pemprov Kalbar bongkar Bangunan di Kawasan Gelora Khatulistiwa Pontianak