Home / Berita

Jumat, 18 Juni 2021 - 09:55 WIB

Gubernur Kalbar: Perusahaan Perkebunan di-Harapkan Ikut Andil Membangun Desa Mandiri

Viewer: 448
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 47 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS Nasional- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., memberikan sambutan pada Acara Penandatanganan Naskah Kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Grup Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalbar.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Ketua DPRD Kalbar, M. Kebing. L., dan Sekretaris Daerah Kalbar, A.L. Leysandri, S.H., serta Forkopimda Kalbar, serta Bupati/Wakil Bupati di Seluruh Kabupaten se-Kalbar.

Dalam sambutannya Gubernur Kalbar meyampaikan bahwa Pemerintah harus fokus pada pembangunan desa, dikarenakan banyak hal yang harus ditelusuri, seperti elemen ataupun variabel-variabel dalam kehidupan di desa.

Saya melihat desa ini harus menjadi perhatian.

Saya ambil contoh kemarin ada 464 desa yang tidak dialiri listrik, sekarang tinggal 323 dan tahun ini Insyaallah ada 76 desa yang akan masuk listrik dan paling banyak Sintang 18 desa, Bengkayang 15 desa, Sanggau dan Landak ada 4 sampai 5 desa, dan Kabupaten lainnya, ucapnya di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar Jl. A.Yani Pontianak, Kamis (17/7/2021).

Baca Juga  Polresta Pontianak Kota Laksanakan Giat pengamanan Vaksinasi di Cafe Selambe

Dia mengatakan, desa yang menjadi desa mandiri atau desa maju merupakan tanggung jawab dari Bupati Kabupaten masing-masing.

Dia juga meminta adanya sinergi antara perusahaan perkebunan dari desa tersebut, agar ikut ambil bagian dalam membangun desa mandiri.

Tidak mustahil dua tahun ke depan tidak ada desa yang tertinggal dan itulah perlunya sinergi antara semuanya, salah satunya perusahaan perkebunan dari desa tersebut, agar ikut andil dalam membangun status desa mandiri, ungkap H. Sutarmidji.

Diharapkan perusahaan perkebunan dapat berkontribusi terhadap status desa, tetapi ada yang lebih penting, yaitu infrastruktur jalan untuk kesejahteraan masyarakat di sekitarnnya.

Baca Juga  Wabup Wahyu Pimpin monev dan Rakor Optimalisasi Covid-19 di Kecamatan Empanang

Saya berharap, perusahaan perkebunanan dapat memberikan kontribusinya terhadap status kemajuan desa.

Tidak hanya itu, yang paling penting masalah infrastruktur seperti jalan.

Kalau ada sinergi antara pengusaha, maka akan membuat percepatan kesejahteraan masyarakat Kalbar itu sendiri, harapnya.

Gubernur Kalbar yakin akan bisa menjadikan desa menjadi 500 desa mandiri yang akan dibantu oleh Forkopimda Kalbar, melalui program di masing-masing instansinya.

Saya yakin kita bisa melahirkan 500 desa mandiri, karena kita dibantu oleh Jajaran Forkopimda Kalbar yang mempunyai masing-masing program tersendiri di Instansi mereka untuk membangun status desa menjadi mandiri, tutupnya.
(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Antisipasi Penyebaran PMK Ternak, Pemkab Samosir Akan Batasi Lalu Lintas Ternak Dari Luar Samosir

Berita

Dandim 1206/Psb Letkol Inf Jemi Oktis Oil,S.IP pimpin apel hari Senin.

Berita

Biddokkes Polda Kalbar Lakukan Vaksinasi Massal Terus, Agar Herd Immunity Segera Terwujud

Berita

Polres Samosir Amankan PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Pantai Indah Situngkir

Berita

Babinsa Koramil 16/Tapung Kodim 0313/KPR Buka Turnamen Sepak Takraw Se Tapung Raya

Berita

Syahputri Hefriansyah Sosialisasi Gebrak Masker di 8 Kecamatan

Berita

Lupa Tutup Tas, Uang Rp 94 Juta Bertebaran di Sepanjang Jalan Raya Denpasar-Singaraja Bali

Berita

Polres Sintang Gelar Rakor Satgas Pangan Kabupaten Sintang