PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menghadiri acara Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan Kabupaten Kubu Raya Tahun 2019-2024 secara virtual di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (15/7/2021).
Gubenur Kalbar mengatakan satu perencanaan dapat mencapai target jika ada perubahan di tengah jalan, artinya hal itu merupakan hal yang biasa dalam rangka menyesuaikan situasi dan kondisi yang berkembang pada rentang waktu perencanaan tersebut disusun.
“Saya melihat ada beberapa hal yang memungkinkan untuk dilaksanakan.
Saya tidak menyinggung masalah visi dari perubahan itu tapi ada hal-hal yang kedepan perlu dipikirkan. Misalnya, Kabupaten Kubu Raya perlu mempunyai rumah sakit yang representatif karena wilayahnya yang luas.
Daerah Sungai Kakap dan sekitarnya masih ada rumah sakit di wilayah Kota Pontianak dan mudah dijangkau.
Daerah Sungai Raya dan Sungai Raya Dalam dekat dengan RS dr. Sudarso. Wilayah Adi Sucipto ada RS Kartika Husada.
Daerah sekitar Bandara Supadio ada RS Auri dan arah Rasau Jaya ada rumah sakit.
Saya rasa hal itu bagus untuk dikembangkan sebagai rumah sakit dalam rangka melayani mereka yang terpisah oleh sungai dan sebagainya. Hal ini harus menjadi perhatian,” pinta H. Sutarmidji.
Dikatakan Gubernur, dirinya berupaya untuk membangun dan merealisasikan Jembatan Kapuas Tiga.
Ketika jembatan tersebut sudah dibangun di daerah Pal 9 dan sekitarnya, maka kawasan itu akan berkembang sangat pesat.
Juga daerah Wajok dan Sungai Kakap akan berkembang luar biasa, sehingga akan memberi dampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten
Kubu Raya.
Kemudian, untuk jalan provinsi yang ada di Kabupaten Kubu Raya, akan ada perubahan yang mendasar.
.
“Jika saja tidak ada pandemi, Jalan Rasau sampai penyeberangan sudah selesai dikerjakan. Namun, terjadi pengurangan anggaran sebesar Rp 380 miliar di tahun anggaran 2020 dan Rp 177 miliar di tahun anggaran 2021. Tetapi saya akan berupaya jalan tersebut tetap dibangun tahun ini dan tahun depan dengan pagu anggaran mungkin dua kali atau lebih dari tahun ini. Sehingga masih ada dua tahun anggaran masa jabatan Gubernur, mudah-mudahan jalan Rasau Jaya bisa berubah drastis. Tetapi target utama kami adalah jalan menuju Sungai Kakap.
Hal ini bertujuan untuk menunjukkan ke pemerintah pusat bahwa kita serius dalam pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Kapuas Tiga.
.
“Kemudian untuk infrastruktur, yang perlu mendapatkan perhatian adalah Sungai Raya Dalam. Penataan drainase Sungai Raya Dalam akan dilakukan terus oleh pihak kementerian.
Sementara untuk masalah sosial, saya jamin kita akan bersama-sama menyelesaikannya. Sehingga pihak kementerian terkait siap untuk menganggarkannya.
Jika drainase Sungai Raya Dalam sudah baik, maka ini merupakan satu wajah yang menarik dari Kabupaten Kubu Raya. Kedepannya, Bupati Kubu Raya harus membuat penataan yang baik,” jelas Gubernur.
Hasnan Sutanto





