Home / Berita

Selasa, 15 Juni 2021 - 11:54 WIB

Gubernur Kalbar Diskusi Bersama Ketua DPD RI

Viewer: 522
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kalbar Selain Bauksit juga Memiliki Uranium Terbaik Dengan Cadangan Cukup Besar

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS Nasional – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., sebagai narasumber pada Kegiatan Focus Group Discussion dengan tema “Ketahanan Energi Nasional Dalam Mendukung Industrialisasi Pulau Kalimantan”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Republik Indonesia Ir. H. AA La Nyalla M. Mattalitti.

Dalam Forum ini, Gubernur Kalbar mengungkapkan dalam kurun satu tahun telah mengekspor 26 juta ton bauksit.

Bauksit merupakan bahan baku untuk alumina ataupun alumunium, tetapi di dalam bauksit tersebut ada yang dinamakan tanah jarang.

“Tanah jarang ini digunakan untuk bahan baku komponen utama dari baterai, mobil listrik, dan lainnya.

Baca Juga  Berita Tapsel. Bupati Tapsel Tinjau Rangkaian Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2020

Untuk mengolah bauksit menjadi alumina dibutuhkan energi dengan harga kurang lebih tujuh sen dollar. kalau sampai dibeli harganya 15 sen dollar, itu tidak akan ekonomis dan tidak akan bisa bersaing,” ungkapnya di Aula IAIN Pontianak, Senin (14/6/2021).

Dia juga mengungkapkan tidak hanya bauksit, Kalbar juga memiliki uranium termasuk yang terbaik setelah Provinsi NTT.

Provinsi Kalbar memiliki sumber energi yang besar dan murah untuk mengolah sumber daya alam yang ada di Kalbar.

“Kalbar tidak hanya bauksit, tetapi kita (Kalbar)memiliki uranium yang cadangannya cukup besar.

Tanpa itu, saya rasa masyarakat melalui industri apapun sulit untuk bersaing karena hampir tidak ada industri tidak menggunakan energi termasuk industri rumah tangga,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Lantik 70 Anggota BPD Silat Hulu

H. Sutarmidji berharap, energi seperti nuklir dan panel surya bisa menjadi pilihan dan digunakan sebagai bentuk pertumbuhan energi di Kalbar.

“Mudah-mudahan nuklir dan panel surya menjadi pilihan dan segera direalisasikan sebagai sumber energi untuk pertumbuhan Kalbar,” harapnya.

Dia juga berharap, Kalbar dapat mengolah sumber daya alam menjadi bahan setengah jadi dan tidak hanya mengekspor bahan mentah saja.

Maka Kalbar dapat menyumbangkan PDRB terbesar di Pulau Kalimantan.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KEJATISU RESMIKAN SOPO ADHIYAKSA BATAK NARAJA DI TOBA

Arsip

Senin, pembeli e-money di gerbang tol cukup bayar sebesar saldo di kartu

Berita

STIK Gelar Penelitian Dengan Metode FGD di Polda Kalbar

Berita

Sat Polair Polres Ketapang Hadir,Permasalahan Antar Kelompok Nelayan Selesai

Berita

Gelar Operasi Ketupat Kapuas 2022, Kapolda Ingatkan Personel Tetap Profesional dan Humanis

Berita

Polres Kapuas Hulu Perketat Pengamanan di Gereja jelang Paskah

Berita

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Milad Yang ke-57

Berita

Kadisdik Provsu : Apabila PTM Terbatas Dimungkinkan Sudah Bisa Dibuka, Namun Tidak di Izinkan Saya Akan Laporkan Kepala Daerahnya Ke Gubsu