Viewer: 929
0 0

Home / Berita / Daerah

Kamis, 2 Juli 2020 - 18:35 WIB

Pembangunan Rabat Beton Di Simpang Pangkalan Buntu Nagori Parhiasan Diduga Tidak Sesuai Bestek

Viewer: 930
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kompas Nasional I Simalungun
Aroma dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) atas kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Simpang Pangkalan Buntu, Nagori Parriasan, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun mulai tercium.
Pantauan tim kru media ini ini pada lokasi kegiatan, tampak begitu banyaknya timbunan pasir yang digunakan pada pembuatan jalan rabat beton tersebut hingga mencapai hampir 12 cm, kemudian batu kerikil yang dipakai 1/2, Campuran semennya menggunakan semen 40 kg dengan pasir perbandingan 1/7.


Sehingga dari temuan di lapangan ini, jelas pelaksanaan kegiatan ini diduga tidak sesuai dengan bestek atau Rincian Anggaran Belanja (RAB), apalagi plank proyek yang seharusnya dipasang sering kali tidak terpasang, sehingga kuat dugaan besarnya anggaran kegiatan ini sengaja ditutupi seperti proyek siluman demi untuk mengambil keuntungan yang banyak.
Ditemui dilokasi, menurut keterangan dari salah seorang warga, yang meminta namanya dirahasiakan, Kamis (2/7) sekira pukul 10.00 wib, kepada kru media ini mengatakan keberadaan plank proyek kegiatan tersebut, sering kali disembunyikan di tempat yang jauh dari jangkauan warga. 
“Kalau ngga salah sudah satu minggu ini proyek itu jalan , tapi selama proyek tersebut jalan belum ada plank proyek yang saya jumpai. Dan informasi yang saya dapat TPK nya yaitu suami dari pangulu kami ini,”sebutnya.
Ditambahkannya lagi, oleh karena itu pihaknya sangat berharap kepada aparat penegak hukum dapat segera memeriksa bangunan tersebut. “Disamping kami mengharapkan adanya tim APH yang dapat mengawasi proyek ini, dalam waktu dekat ini kami juga akan segera melaporkan pangulu kami ini kepada inspektorat simalungun terkait proyek ini dan BUMDesnya,” bilangnya.
Diceritakannya lagi, bagaimana penggunaan DD dapat menghasilkan hasil pekerjaan dengan baik, bila terjadi pembiaran??. “Untuk itu, kepada penegak hukum diminta untuk mengawasi kegiatan yang notabenenya menggunakan uang rakyat tersebut,” tutupnya. 

Baca Juga  Bank Mandiri target kredit konsumer tumbuh 20 persen hingga akhir tahun


Terpisah untuk perimbangan berita kru media ini pun mencoba untuk menyambangi kantor Pangulu Parriasan Ronatio Rosa Silalahi sekira jam 11.49 wib namun hingga berita ini dikirimkan ke redaksi pangulu belum juga berhasil dikonfirmasi.

Baca Juga  Gara-Gara Nongkrong saat Pandemi Corona, 16 Orang Jadi Tersangka, Ancaman 1 Tahun Penjara & Denda Sebesar Rp 100 Juta

Penulis: Cristian Hutabalian

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bahas Percepatan Vaksinasi, Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon Dengan Panglima TNI

Asahan

Giat TMMD Kodim 0208 AS Membawa Perubahan Di Dua Desa Kecamatan Sei Kepayang

Berita

Kejati Kalbar Lakukan Upaya Paksa Penahanan 5 Tersangka Korupsi Pada Salah Satu Bank di Bengkayang Tahun Anggaran 2018

Berita

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Minta Maaf Usai Firli Jadi Tersangka

Berita

Korlantas Gelar Operasi Patuh 8 Juni, Fokus Penegakan Hukum Digital Lewat ETLE

Berita

Wadan Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Terima Penghargaan dari Kapolres Bengkayang 

Berita

Walikota Lepas Peserta Lomba Lari 5K – 10K Tingkat Umum dan Pelajar Tahun 2021

Berita

Gedung RSUD Ahmad Diponegoro Kapuas Hulu Tidak mengantongi IMB/PBG