Home / Gaya Hidup

Rabu, 21 Juli 2021 - 15:09 WIB

Gempar, Mantan Atlet Bongkar Tradisi Pesta Seks di Kampung Olimpiade

Viewer: 349
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Kompasnasional l Pesta seks bukanlah hal yang tabu di kampung Olimpiade. Hal itu sudah terjadi turun temurun dan selalu menjadi isu menarik setiap penyelenggaraan.

Mantan atlet tenis meja putra asal Inggris, Matthew Syed menceritakan, aktivitas seks di kampung Olimpiade sangat banyak terjadi.

Bahkan diakuinya, selama berada dua pekan di kampung Olimpiade, jumlah aktivitas seksualnya lebih banyak daripada yang pernah ia lakukan sepanjang hidupnya.

“Saya sering ditanya apakah Kampung Olimpiade, restoran besar dan konglomerasi perumahan yang menampung atlet top dunia selama Olimpiade – adalah pesta seks? Jawaban saya selalu benar,” kata Syed, dikutip The Sun.

“Saya memainkan pertandingan pertama saya di Barcelona pada tahun 1992 dan lebih sering bercinta dalam dua setengah minggu itu daripada di sisa hidup saya hingga saat itu,” sambungnya.

Baca Juga  Sanksi Merokok Sembarangan di Jogja: Foto Perokok Disebar

Matthew Syed yang saat ini berusia 50 tahun juga mengungkapkan, fisik dan penampilan pun tak berlaku di sana. Seorang atlet dapat berhubungan seks dengan siapa pun yang mereka inginkan.

“Artinya dua kali, yang mungkin kedengarannya tidak banyak, tetapi untuk seorang sarjana berusia 21 tahun dengan gigi bengkok, itu adalah keajaiban kecil. Barcelona, bagi banyak dari kita, perawan Olimpiade, sama banyaknya dengan seks dan olahraga,” jelasnya.

Lantas, akankah tradisi itu terus berlanjut di Olimpiade Tokyo 2020? Secara resmi, panitia Olimpiade Tokyo 2020 melarang atlet berhubungan seks selama di Kampung Olimpiade.

Meski begitu, para pemimpin Tokyo telah menyiapkan 160.000 kondom yang akan disediakan di Kampung Olimpiade untuk atlet dengan tujuan ‘meningkatkan kesadaran’ tentang seks yang aman.

Artinya, tak ada yang menjamin praktik pesta seks akan berhenti di Olimpiade Tokyo. Seperti yang dikatakan mantan atlet atletik wanita asal Jerman Susen Tiedtke.

Baca Juga  Perempuan Mesir ditangkap karena membuat kue 'tidak senonoh'

para atlet selama di Olimpiade dalam performa puncak. Setelah bertanding, mereka akan mencari hiburan dan bersenang-senang.

Apalagi, persiapan untuk Olimpiade sudah mereka jalani berbulan-bulan lamanya.

Selain itu, Susen mengungkapkan bahwa tidak mungkin untuk memberlakukan larangan seks di Kampung Olimpiade.

“Larangan adalah bahan tertawaan besar bagi saya, itu tidak berhasil sama sekali. Seks selalu menjadi isu di kampung Olimpiade. Para atlet sedang berada di puncak fisik mereka di Olimpiade. Ketika kompetisi usai, mereka ingin melepaskan energi mereka,” ucapnya.

“Ada pesta demi pesta, lalu alkohol ikut bermain. Kebetulan orang-orang berhubungan seks dan ada cukup banyak orang yang berjuang untuk itu,” jelasnya. (VCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Perempuan Ini Pecahkan Rekor Rambut Terbesar di Dunia, Diameter Nyaris 1,5 Meter!

Berita

Istana Minta Rakyat tak Lagi Berisik soal Reshuffle Kabinet

Berita

Aldrich Virgo, Bocah 6 Tahun yang Piawai Main Drum

Gaya Hidup

Syahrini & Reino Barack Dikabarkan Menikah

Berita

Dihari Valentine Roro Fitria Ditangkap Polisi Gunakan Sabu

Gaya Hidup

Tingkat Kesopanan Pengguna Internet Indonesia Terburuk Se-Asia Tenggara
Ilustrasi pernikahan

Berita

Viral Pria Sumsel Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Ini Potretnya

Gaya Hidup

Aturan UU Gowes Sepeda Sedang Disiapkan, Pengamat: Jangan Asal-asalan!