Home / Berita

Senin, 7 Juni 2021 - 19:52 WIB

Geluti Profesi Sebagai Tukang Sapu Jalanan, Hani Rahayu Sosok Perempuan Yang Tangguh

Viewer: 741
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR – Pembersih Sampah, Tukang Sapu Jalanan atau Petugas Kebersihan sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi seorang tukang penyapu jalanan atau petugas kebersihan sampah adalah pekerjaan yang mulia. 

Profesi itulah yang saat ini dijalani oleh Hani, salah seorang petugas kebersihan di Dinas Pemerintahan Kota Pematangsiantar. Pekerjaan yang sehari-hari dijalani Hani mulai pukul 05:30 pagi sehingga tidak banyak orang yang melihat dia  bekerja. Pantauan awak media di sepanjang jalan Merdeka persis didepan Kantor Balai Kota Pematangsiantar, terlihat sosok Hani  yang tangguh dan penuh semangat membersihkan sampah dengan menyapu jalanan.

Dari tangan Hani, semua orang bisa melihat dan merasakan bersih dan  asrinya Kota Pematangsiantar,seperti terlihat di jalan Merdeka depan kantor Balaikota, juga di depan Taman Merdeka. Hani tidak sendiri, dia bersama beberapa tukang sapu jalanan yang tetap rutin menjalankan tugas sebagai  tenaga kebersihan yang dibayar oleh Pemko Pematangsiantar.

Baca Juga  Perkuat Sistem, Integritas dan Komitmen Cegah Korupsi di Pontianak

Untuk menggali lebih jauh tentang peran mereka, awak media pun mencoba mewawancarai perempuan yang bernama lengkap Hani Rahayu Pohan (40) Senin, (7/6/2021) Sekitar Pukul 06.WIB.

Hani mengaku setiap harinya bekerja pada pukul pukul 05.30 – 10.00 WIB, dan sudah 2 tahun lebih menggeluti profesi sebagai petugas kebersihan atau tukang sapu jalanan. “Dari jam setenga enam pagi saya sudah mulai bekerja sampai jam sepuluh pagi,sudah dua tahun lebih saya bekerja sebagai tukang sapu,”kata Ibu yang sudah punya lima anak ini.

Hani juga mengaku, meski pekerjaan ini terasa berat, harus tetap dijalani karena pekerjaan yang digelutinya merupakan ladang rejeki yang harus tetap dikerjakan. “Saya tetap menjalankannya dengan ikhlas dan senang hati. Semua ini rejeki bagi kami,” tuturnya.

Baca Juga  Camat Torgamba Dukung Perusahaan Realisasikan CSR

Perempuan berjilbab ini mengaku, bekerja menjadi tukang sapu karena sebuah alasan yang cukup terhormat, ingin membantu suaminya menopang ekonomi keluarga. Kata Hani.

Saat disinggung terkait gaji, berapa upah perbulan yang dibayarkan Pemko Pematangsiantar, Hani mengatakan, Bahwa dari pekerjaan sebagai tukang sapu jalanan, ia mengaku dibayar dengan upah sebesar Rp. 1.200.000 per bulan.

Ketika ditanya apakah cukup dengan upah sebesar itu Hani menjawab, Bahwa semua yang diperoleh harus  selalu disyukuri, upah sebesar itu selalu dipergunakan sebaik mungkin hingga cukup memenuhi kebutuhan keluarga. “Tetap disyukuri, cukup atau tidak cukup tergantung cara kita bersyukur kepada Allah SWT,” Sebutnya.

Hani juga berharap dan meminta, agar kedepan keberadaan mereka dapat lebih diperhatikan, bukan saja soal upah, tapi bentuk lainnya berupa bantuan yang bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Istri Ridwan Kamil Mundur dari Pencalonan Wali Kota Bandung

Berita

Did You Know Your Eye Makeup Could Be Making You Sick?

Berita

Kasdam Lepas Kontingen Kodam XII/Tpr Ikuti Piala Kasad Liga Santri Tingkat Nasional

Berita

Gedung Kejagung Terbakar, Rekaman CCTV Kegiatan Jaksa Pinangki Diduga Ikut Ludes

Berita

Wali Kota Besama Forkopimda Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota di Medan

Berita

Polres Ketapang Turunkan 60 Personil , Rapat Pleno KPU Ketapang Berjalan Kondusif.

Berita

Latih Kerjasama Dan kekompakan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gelar Outbound Kepada Pemuda-Pemudi Di Perbatasan.*

Berita

Sintong Panjaitan Dirumorkan Jadi Komisaris Pertamina