Home / Berita

Senin, 25 Januari 2021 - 18:58 WIB

Gas PLTPB Bocor, Lima Warga Mandailing Natal Tewas

Viewer: 419
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasiol l Lima orang warga Mandailing Natal, Sumatra Utara meninggal dunia akibat kebocoran gas dari proyek Pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP), Senin (25/1). Puluhanwarga lainnya juga mesti dilarikan ke puskesmas.
“Benar ada lima orang yang meninggal dunia akibat menghirup udara yang telah bercampur dengan gas beracun di sekitar lokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (25/1).

“Saat itu ada pekerja PT SMGP yang bernama Deden Dermawan membuka keran master palep untuk mengalirkan panas bumi atau fluida ke pipa sbend dan membuka keran isolasi palep panas bumi atau fluida agar mengalir ke silencer tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Hasil PPDB Jenjang SMA Resmi Diumumkan, Berikut Data Jumlah Kouta PPDB 2021 Online SMA Cabdis Siantar-Simalungun

Menurut Hadi pipa keran isolasi panas bumi yang dibuka tersebut malah mengeluarkan gas beracun. Kemudian warga yang mengetahui itu mendatangi pekerja memberitahukan agar menutup keran isolasi karena telah mengeluarkan gas beracun dari sumur T02 milik PT SMGP tersebut.

“Warga mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu. Akibatnya 20 orang pingsan dan lima orang meninggal dunia. Untuk para korban yang pingsan sudah dilarikan ke Puskesmas di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal,” ungkapnya.

Sementara lima warga yang meninggal dunia bernama bernama Suratmi (46), Laila Zahra (5), Yusnidar (3), Dahni, Syahrani (14). Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan visum. Tak hanya itu seorang personel polisi bernama Aipda Lestari juga dilarikan ke Puskesmas akibat menghirup gas beracun tersebut.

Baca Juga  Demo di Kantor Gubernur, Begini Lalu Lintas di jalan Ponegoro dan Kartini

“Akibat jatuhnya korban jiwa karena menghirup gas beracun, untuk sementara lokasi pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi PT SMGP telah ditutup Polres Madina. Polisi sudah melakukan pengecekan dan olah TKP dan memasang garis polisi. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Lasarus, S.Sos. M.Si Menyerahkan Bantuan Pembagian Beras Untuk Rakyat Dari Puan Maharani Ketua DPR Republik Indonesia

Berita

Sembilan Tersangka Kasus Penusukan Babinsa Ditangkap

Berita

Pangdam XII/Tpr Hadiri Upacara HUT ke-76 Kemerdekaan RI

Berita

Peduli Kesehatan, Kodim Sambas Imbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan*

Berita

Pemkot Pontianak Alokasikan Rp53 miliar Tangani Covid-19

Arsip

Misteri Kematian Nenek Sinur, Dibakar atau Bunuh Diri?

Berita

Desa Belaban Ella Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi Membagikan BLT Kepada Masyarakatnya*

Berita

Gubernur Sutarmidji Hadiri Rakerwil DPW PKS Kalbar