Home / Berita

Senin, 25 Januari 2021 - 18:58 WIB

Gas PLTPB Bocor, Lima Warga Mandailing Natal Tewas

Viewer: 436
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasiol l Lima orang warga Mandailing Natal, Sumatra Utara meninggal dunia akibat kebocoran gas dari proyek Pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP), Senin (25/1). Puluhanwarga lainnya juga mesti dilarikan ke puskesmas.
“Benar ada lima orang yang meninggal dunia akibat menghirup udara yang telah bercampur dengan gas beracun di sekitar lokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (25/1).

“Saat itu ada pekerja PT SMGP yang bernama Deden Dermawan membuka keran master palep untuk mengalirkan panas bumi atau fluida ke pipa sbend dan membuka keran isolasi palep panas bumi atau fluida agar mengalir ke silencer tersebut,” jelasnya.

Baca Juga  Walikota P.Sidimpuan Kukuhkan Paskibra Tahun 2021

Menurut Hadi pipa keran isolasi panas bumi yang dibuka tersebut malah mengeluarkan gas beracun. Kemudian warga yang mengetahui itu mendatangi pekerja memberitahukan agar menutup keran isolasi karena telah mengeluarkan gas beracun dari sumur T02 milik PT SMGP tersebut.

“Warga mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu. Akibatnya 20 orang pingsan dan lima orang meninggal dunia. Untuk para korban yang pingsan sudah dilarikan ke Puskesmas di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal,” ungkapnya.

Sementara lima warga yang meninggal dunia bernama bernama Suratmi (46), Laila Zahra (5), Yusnidar (3), Dahni, Syahrani (14). Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan visum. Tak hanya itu seorang personel polisi bernama Aipda Lestari juga dilarikan ke Puskesmas akibat menghirup gas beracun tersebut.

Baca Juga  Muswil II SAPMA Pemuda Panca Sila Kalbar di Hotel Ibis Pontianak

“Akibat jatuhnya korban jiwa karena menghirup gas beracun, untuk sementara lokasi pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi PT SMGP telah ditutup Polres Madina. Polisi sudah melakukan pengecekan dan olah TKP dan memasang garis polisi. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tanggap Covid-19, Bupati Kampar Sambut Kedatangan Gubri dan Forkopimda Riau.

Berita

Gubernur Kalbar Targetkan Penyerapan APBD TA 2022 Lebih Maksimal

Berita

GOW Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di Nanga Suruk

Berita

Pabrik Jely di Karya Indah Meresahkan, Kadis DLH Kampar: Usaha tersebut belum memiliki AMDAL, lingkungan dan tata ruang

Berita

Aktifnya Pos Penyekatan, Tim Satgas Covid-19 Periksa Para Pelintas

Berita

Semangati Petani Olah Lahan, Babinsa Kodim 1203/Ktp, Bantu Mencangkul

Berita

Trauma Takut Divaksin, Seorang Pelajar Pingsan Usai Disuntik Vaksin Covid-19.

Berita

Kejari Pontianak musnahan Barang Bukti 4 Kapal Ikan Berbendera Vietnam