Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 8 Juni 2016 - 14:23 WIB

Facebook Perwira TNI Hina Presiden Jokowi, Begini Reaksi Panglima TNI

Viewer: 706
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Akun Facebook perwira TNI mendadak jadi perbincangan heboh di media sosial. Pasalnya, postingan di akun tersebut berisi hasutan dan hinaan berbau SARA yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

Di Facebook tersebut, terdapat komentar yang berisi penghinaan kepada Presiden Jokowi pada tanggal 1 Juni 2016 pukul 14.10 WIB. Akun tersebut mengatasnamakan Muhammad Adiitya.

Akun ini menggunakan foto dengan status seorang anggota TNI (belakangan diketahui sebagai Lettu Kav Rhendy Jaury). Kemudian diberitakan di media online Forum Ahok.com tanggal 2 Juni 2016 berjudul “akibat kebohongan Ahmad Dhani, siswa Akmil Magelang caci maki Presiden RI di sosmed”.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pun angkat bicara. Jenderal Gatot langsung memerintahkan untuk melakukan penyelidikan guna memastikan keterlibatan prajuritnya dalam berita yang menghebohkan itu.

“Segera laksanakan penyelidikan dan pemeriksaan serta pengusutan dengan tuntas,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo seperti dilansir dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI diterima di Jakarta, Selasa (7/6) malam.

Setelah perintah Panglima TNI itu, Tim Intelijen TNI melakukan pengecekan secara Digital Forensic di jaringan facebook. Ternyata ditemukan 35 nama palsu yang menggunakan foto-foto Lettu Kav. Rhendy Jaury.

Baca Juga  Laporan Pertanggungjawaban Dana Desa Akan Disederhanakan

Hasil pendalaman dan pemeriksaan terhadap Lettu Kav. Rhendy Jaury diketahui bahwa prajurit TNI yang berdinas di Yonkav-1/1 Kostrad ini membuat Akun Facebook pertama pada bulan November 2008 sampai dengan 2012. Dia menamai akunnya “Rhendy Jaury” serta mengupload foto-foto kegiatan semasa Taruna Tingkat 3 berpangkat Sermadatar sampai dengan Letnan Dua.

“Facebook saya tidak bisa dibuka sejak tahun 2012 password sudah tidak bisa dibuka karena sudah diganti orang lain,” demikian dikatakan Rhendy pada pemeriksa.

Terkait penyalahgunaan akun Facebook miliknya sejak pertengahan tahun 2012 sampai dengan sekarang, yang bersangkutan menjelaskan bahwa belum pernah melaporkan kepada pihak Kepolisian RI.

Setelah selesai menjalani pemeriksaan, baru keesokan harinya pada tanggal 4 Juni 2016, Rhendy melaporkan kepada pihak Polda Metro Jaya tentang dugaan Tindak Pidana dan Transaksi Elektronik di akun facebooknya.

Baca Juga  SBSI 1992 Darmawan Yusuf :Tak Semua Organisasi Buruh Gelar Aksi Turun ke Jalan saat May Day 2021

“Tidak benar anggota TNI melakukan penghinaan terhadap Presiden RI yang terjadi adalah upaya mendiskreditkan TNI melalui pembajakan akun facebook Lettu Kav Rhendy Jaury dengan menggunakan nama Muhammad Adiitya, kita bisa yakinkan itu, karena telah dilakukan pemeriksaan secara cermat,” ucap Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Menurut Tatang, pembajakan facebook tidak hanya melalui facebook saja, upaya pencemaran nama baik TNI juga terjadi melalui website atau wadah komunitas yang mengatasnamakan TNI dalam jejaring internet oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal itu dilakukan oknum untuk merusak citra TNI.

“Banyak beredarnya akun palsu yang mengatasnamakan prajurit TNI termasuk didalamnya menggunakan akun facebook Gatot Nurmantyo (Panglima TNI) melalui jejaring media sosial facebook, twitter dan lainnya,” ujar Kapuspen TNI.

Menyikapi dan menindaklanjuti fenomena di atas, Mabes TNI secara resmi telah melayangkan permintaan kepada Kemenkoinfo untuk segera menutup akun-akun palsu yang mengatasnamakan instansi, pejabat dan prajurit TNI tersebut (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Luhut: CEO SWF akan Diumumkan Presiden Jokowi Minggu Depan
Emas

Berita

Harga Emas Antam Turun Rp1.000 Jadi Rp950 Ribu per Gram

Kriminal

69 Teroris Bom Gereja Makassar Dibawa ke Jakarta
Foto suasana sidang tuntutan kasus sabu terhadap dua warga aceh di Pn

Berita

2 Pria Asal Aceh Dituntut Hukuman Mati gegara Bawa Sabu 24 Kg

Berita

Mungkin “Ada Mafia “? Di Pengelolaan DAK Fisik Pendidikan Kota Pematangsiantar

Berita

Tim Pemenangan Jokowi Djm 1 kali lagi Daerah Jatim Kecewa

Arsip

Kisah di Balik Sukses Besar Pokemon Go, Raih Rp 26,2 M/Hari!

Nasional

Alasan Kapolri Mengapa PAM Swakarsa Penting