Home / Berita

Senin, 2 Mei 2022 - 07:44 WIB

Edi Kamtono Sulut Meriam Karbit di Gang Kuantan Pontianak

Viewer: 570
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 14 Detik

Meski Tanpa Festival, Meriam Karbit Semarakkan Malam Lebaran

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.Com – Meski tahun ini Festival Meriam Karbit tidak digelar, namun suasana malam Idul Fitri 1443 Hijriyah tetap semarak dengan dentuman meriam karbit dari sisi selatan dan timur sepanjang tepian Sungai Kapuas.

Antusias masyarakat untuk memainkan atau sekadar menyaksikan permainan tradisional ini terlihat dari ramainya pengunjung di beberapa titik lokasi permainan di tepian Sungai Kapuas, baik di Pontianak Selatan maupun Timur. Suara dentuman yang menggelegar seakan memacu adrenalin ketika menyulut permainan yang terbuat dari kayu berbahan bakar karbit itu.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Andi Herindra dan Dandim 1207/Pontianak, Kolonel Arh Hendra Roza ikut menyulut meriam karbit yang ada di Gang Kuantan Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan.

Dentuman menggelegar kala meriam karbit disulut secara bergantian.

Edi menerangkan, dari pantauannya, setidaknya lebih dari 20 titik lokasi yang memainkan meriam karbit.

Baca Juga  Kiat Pemkot Pontianak Siapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Masyarakat masih sangat antusias pada permainan tradisional yang dimainkan setiap malam lebaran di tepian Sungai Kapuas.

“Masyarakat masih sangat antusias karena merupakan budaya kearifan lokal Kota Pontianak. Walaupun tanpa festival, tetapi permainan meriam karbit cukup meriah pada malam ini,” ujarnya usai menyulut satu di antara lima meriam karbit yang disediakan panitia, Minggu (1/5/2022) malam.

Memang, lanjut dia, festival meriam karbit tahun ini tidak bisa digelar. Tetapi tahun depan festival itu direncanakan akan kembali digelar dengan lebih semarak. Sebagai upaya pelestarian budaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga melakukan pembinaan terhadap kelompok-kelompok meriam karbit.

“Setiap digelar festival, kita berikan uang pembinaan bagi peserta festival,” ungkapnya.

Menurut Edi, meriam karbit menjadi bagian kehidupan masyarakat terutama yang bermukim di tepian Sungai Kapuas.

Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), meriam karbit memiliki nilai historis berdirinya Kota Pontianak.

Potensi yang dimiliki Kota Pontianak selain Sungai Kapuas, juga diperkaya dengan budayanya seperti tradisi permainan meriam karbit ini.

Baca Juga  Siapkan 120 Orang Putra-Putri Terbaik Simalungun, Kacabdis Siantar Hadiri Pembukaan Persiapan Ausbildung Jerman

“Kita ingin menggali lebih dalam budaya-budaya yang ada di Kota Pontianak sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung,” sebutnya.

Menjadi sebuah kebanggaan bagi warga Kota Pontianak karena Kelurahan Benua Melayu Laut masuk dalam 50 besar desa wisata se-Indonesia dari 500 peserta.

Capaian ini menjadi penyemangat bagi warga untuk membangun kampung atau kelurahan ini menjadi lebih baik dan ramah wisata. Untuk itu, Pemkot Pontianak akan memberi dukungan berupa pembangunan infrastruktur dengan harapan warga sekitar ikut menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan.

“Bagaimana kita bisa menerima tamu-tamu wisatawan dengan mengimplementasikan sadar wisata,” imbuh Edi.

Sementara itu, Tegar, warga asal Tangerang, mengaku senang bisa menyaksikan langsung permainan meriam karbit di Pontianak. Baginya, permainan ini cukup memacu adrenalin untuk memainkannya. Apalagi suara yang dihasilkan dari meriam karbit sangat dahsyat.

“Butuh keberanian untuk orang yang baru pertama kali menyulut meriam ini,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Tewas Setelah Patah-patah Tulang Diinjak Gajah Liar di Aceh

Berita

Plh. Sekda Kalbar Sambut Kedatangan KSAD TNI

Berita

Progres Waterfront Kapuas Indah-Senghie Kota Pontianak Capai 35 persen

Berita

Wabup Kapuas Hulu Serahkan Bantuan Banjir Dorong Percepatan Vaksinasi

Berita

Kapolres Kayong Utara Hadiri Wusuda TK Kumala Bhayangkara Ini Yang Di Sampaikannya

Berita

Sat Reskrim Polres Melawi Respon dan Bertindak Cepat Membantu Laporan Warga Yang Kehilangan Motor

Berita

Brigjen Pol.Teguh Imam Wahyudi : Ada Tiga Kelurahan Bakal Jadi Pilot Project Bersih dari Narkoba

Berita

Kapolda Kalbar Ajak Media Agar Saling Mencintai dan Menjaga Situasi Kalbar Yang Kondusif