Home / Berita

Jumat, 25 Maret 2022 - 13:54 WIB

Edi Kamtono : Hampir 800 Warkop di Pontianak, Edi Sebut Banyak Serap Tenaga Kerja

Viewer: 413
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Usaha warung kopi (warkop) dan kafe di Kota Pontianak terus bermunculan. Berdasarkan data, jumlah warkop dan kafe di Pontianak hampir mencapai 800 tempat usaha.

Tak salah jika Pontianak dijuluki Kota Seribu Warkop.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjamurnya warkop dan kafe ini juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Misalnya satu warkop skala sederhana atau kecil itu bisa mempekerjakan dua hingga lima karyawan, apalagi kalau warkop atau kafe yang skala besar ada yang bisa menyerap di atas 50 orang tenaga kerja,” ungkapnya, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga  Menjadikan Pasilitas Umum Bersih Dan Rapi, Babinsa Sambas Laksanakan Karya Bakti

Usaha warkop yang ada di Kota Pontianak terdiri dari berbagai kriteria.

Mulai dari warkop tradisional, kafe yang berdiri sendiri maupun yang ada di hotel-hotel dan restoran.

Jenis usaha tersebut tidak sedikit memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perolehan pajak daerah. Nilainya cukup besar yakni hampir mendekati 30 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau dikalkulasikan seluruh usaha sektor UMKM ini sangat besar kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak,” kata owner brand ‘Kopi Bang Edi’.

Selain itu, lanjut Edi, keberadaan usaha warkop dan kafe ini memberikan peluang pada profesi barista. Peracik kopi menjadi sebuah peluang kerja, terutama di kafe-kafe yang menggunakan mesin kopi khusus.

Baca Juga  Kampanyekan PPKM, Upaya Koramil MHU Bersama Instansi Terkait Tekan Penyebaran Covid-19*

“Hampir sebagian besar barista berasal dari kalangan muda milenial,” imbuhnya.

Untuk mendorong sektor usaha yang banyak digeluti pelaku usaha ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan berbagai kemudahan terutama dalam perizinan.

Mulai dari memberikan perizinan usaha gratis hingga memfasilitasi perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Saya minta fasilitasi memperoleh perizinan PIRT diperbanyak, tidak hanya dua kali setahun, bila perlu setahun empat kali,” ucapnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Samosir Laksanakan Pengamanan Bidang Politik dan Ekonomi

Berita

Tim NUAN TENANG Kapuas Hulu Selalu Terdepan, Juarai di Lomba Sampan Bidar Sintang

Berita

Geluti Profesi Sebagai Tukang Sapu Jalanan, Hani Rahayu Sosok Perempuan Yang Tangguh

Berita

BW Pertanyakan Konsistensi Ketua MK Suhartoyo di Sengketa Pilpres

Berita

Salurkan Subsidi Listrik Rp 457 Triliun, Negara Hadir Bantu Kurangi Beban Hidup Rakyat Kecil

Berita

Pastikan Pelayanan Polri Hingga ke Wilayah, Kapolda Kalbar Kunjungi Pos Pelayanan di Aruk dan Singkawang

Berita

Wujudkan Masyarakat Sehat, TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Sosialisasikan Program Gagah Bencana

Berita

Idrus Marham Jadi Korbid DPP Golkar, Rangkap Jabatan di Kabinet