Home / Berita

Jumat, 25 Maret 2022 - 13:54 WIB

Edi Kamtono : Hampir 800 Warkop di Pontianak, Edi Sebut Banyak Serap Tenaga Kerja

Viewer: 427
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Usaha warung kopi (warkop) dan kafe di Kota Pontianak terus bermunculan. Berdasarkan data, jumlah warkop dan kafe di Pontianak hampir mencapai 800 tempat usaha.

Tak salah jika Pontianak dijuluki Kota Seribu Warkop.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjamurnya warkop dan kafe ini juga mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Misalnya satu warkop skala sederhana atau kecil itu bisa mempekerjakan dua hingga lima karyawan, apalagi kalau warkop atau kafe yang skala besar ada yang bisa menyerap di atas 50 orang tenaga kerja,” ungkapnya, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga  Polres Kubu Raya Telah Membentuk 12 PPKM Mikro Ditingkat Desa Di Tujuh Kecamatan Kubu Raya

Usaha warkop yang ada di Kota Pontianak terdiri dari berbagai kriteria.

Mulai dari warkop tradisional, kafe yang berdiri sendiri maupun yang ada di hotel-hotel dan restoran.

Jenis usaha tersebut tidak sedikit memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perolehan pajak daerah. Nilainya cukup besar yakni hampir mendekati 30 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau dikalkulasikan seluruh usaha sektor UMKM ini sangat besar kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak,” kata owner brand ‘Kopi Bang Edi’.

Selain itu, lanjut Edi, keberadaan usaha warkop dan kafe ini memberikan peluang pada profesi barista. Peracik kopi menjadi sebuah peluang kerja, terutama di kafe-kafe yang menggunakan mesin kopi khusus.

Baca Juga  PARA PEDAGANG BALAIRUNG BALIGE ENGGAN DIRELOKASI

“Hampir sebagian besar barista berasal dari kalangan muda milenial,” imbuhnya.

Untuk mendorong sektor usaha yang banyak digeluti pelaku usaha ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan berbagai kemudahan terutama dalam perizinan.

Mulai dari memberikan perizinan usaha gratis hingga memfasilitasi perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Saya minta fasilitasi memperoleh perizinan PIRT diperbanyak, tidak hanya dua kali setahun, bila perlu setahun empat kali,” ucapnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Karya Bakti Pengecoran Bangunan Yayasan Pembinaan Muslim Perbatasan 

Berita

Disdik Siantar Tanggapi Isu Sekolah Tatap Muka Kembali Normal

Berita

Peduli Kebersihan Sekolah, Satgas Yonif Mekanis 643/Wns Karya Bakti Bersihkan SDN 01 Jagoi Babang

Berita

Eratkan Silaturahmi, Plt. Ketua dan Pengurus DPD II Partai Golkar Tapteng Sembangi Kediaman Sesepuh Golkar

Berita

Kasdam XII/Tpr Ikuti Rakornis TMMD ke-115 TA 2022 

Berita

Oknum Polantas Polresta Pontianak Di Duga Cabuli Anak SMP Pengganti Tilang Pelanggaran Lalin

Berita

Kunker Kejaksaan Agung Muda Pembinaan Kejagung RI Di Kejati Kalbar

Berita

Cegah PMK, Polda Kalbar Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan dan Pemotongan Hewan Qurban