Home / Berita

Senin, 11 April 2022 - 23:18 WIB

Dugaan Kasus Korupsi PTPN XIII,Penasehat Hukum Terdakwa Tidak Memahami Tugas Jaksa

Viewer: 286
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Senin, 11 April 2022, pukul 09.00 Wib

bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kajati Kalbar Dr. Masyhudi, SH, MH menggelar Konferensi Pers terkait Statement Penasehat Hukum Terdakwa Herkulanus Lidin yang melaporlkan dua jaksa di Kejaksaan Negeri Sanggau Kalimantan Barat tidak professional dalam menangani kasus dugaan korupsi pada PTPN XIII karena melakukan Upaya Hukum”,
menanggapai hal tersebut Dr, Masyhudi menyampaikan bahwa upaya hukum yang dillakukan oleh Jaksa merupakan bentuk nyata profesionalisme dari jaksa dalam proses peradilan.

Jaksa tersebut sudah menajalankan tugasnya secara professional, alasan Jaksa melakukan upaya hukum Kasasi karena ada kerugian negara sesuai perhitungan BPK sebesar Rp. 854.040.325,- dan dalam putusan pengadilan tidak mempertimbangkan uang pengganti yang seharusnya ditanggung juga oleh terdakwa akan tetapi kejaksaan tetap menghormati putusan tersebut.

Baca Juga  Kunjungan ke Jateng, Jokowi Bahas Kebangsaan dengan Pimpinan Pesantren Girikesumo

selaku kuasa hukum terdakwa seharusnya memahami tugas yang dilakukan oleh penyidik, dan jaksa serta seharusnya memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat secara proporsional, tutur Masyhudi.

Dalam dugaan perkara tindak pidana korupsi ini, ada 6 Berkas perkara, dari 6 orang terdakwa diantaranya 3 orang yang merupakan pejabat dari PTPN XIII yaitu Fransiscus Herianto sebagai asisten kepala tanaman , Herianto Hasugian GM Distrik Kalimantan Dan Markus Suharno.

Dari 6 orang terdakwa , 3 perkra sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena putusan sesuai dengan tuntutan jaksa, dan dalam perhitungan BPK terhadap 3 orang terdakwa diperoleh fakta tidak menerima aliran dana dan tidak menikmati uang hasil korupsi tersebut tidak ada kewajiban untuk membayar uang pengganti., atas dasar itu jaksa menerima putusan.

Baca Juga  Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Kalbar 2022 

Sedangkan untuk kasus terdakwa Herkulanus Lidin dan Saragi Jaksa melakukan upaya hukum karena berdasarkan perhitungan BPK ada kerugian negara yang juga seharusnya ikut dipertanggungjawabkan oleh terdakwa sedangkan dalam putusan pengadilan tidak mempertimbangkan uang pengganti sesuai dengan tuntutan jaksa
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mempedomani protokol kesehatan yang sangat ketat dengan melaksanakan 5 M.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tokoh Masyarakat Sampaikan Mosi Tidak Percaya Atas Kepemimpinan Kades Poring Kepada Bupati Melawi*

Berita

Kantor DPD Golkar Tapteng Diusir Bagaikan Kucing Kurap

Berita

PJs Bupati Melawi Meresmikan Listrik Dan Jembatan Perdesaan Nanga Kayan

Berita

Spesialis Pembobol Sekolah dan Kantor Pemerintahan Ditangkap Polisi 

Berita

Bareskrim Tetapkan 2 Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Gerobak  

Berita

Wakil Walikota Pematangsiantar Ikuti Zoom Cloud Meeting Sosialisasi PTSL Tahun 2022

Berita

Polsek Kalis Laksanakan Giat Yustisi Di Wilayah Hukum Polsek Kalis

Berita

Edi : Evaluasi OPD yang Serapan Anggarannya Belum Maksimal