Home / Berita / Daerah / Kuliner / Reviews

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:08 WIB

Dua Nelayan Muda Ditemukan Tewas Setelah Memakan Ikan Puffer

Ikan Puffer Makanan Lezat yang Juga Bisa Jadi Racun Mematikan!(Eater.com)

Ikan Puffer Makanan Lezat yang Juga Bisa Jadi Racun Mematikan!(Eater.com)

Viewer: 623
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Dua nelayan muda ditemukan tewas setelah memakan ikan puffer. Pelaut Myanmar bernama Chit (22) dan Tan (29), sebelumnya sudah diperingatkan agar tidak memakan ikan tersebut.

Kapten Wirat Sriwirat yang kira-kira berusia 62 berlari memperingatkan mereka agar tidak memakannya, saat mereka mulai membersihkan ikan tangkapan itu.

Namun mereka tetap keukeuh menggoreng telur ikan laut itu. Mereka memotong daging dan menaburi bumbu dengan garam hingga kering di bawah sinar matahari. Mereka melahap telur dan beberapa gigitan daging, tiba-tiba mereka mengeluarkan busa dari mulutnya, serta muntah-muntah.

Kapten Wirat terpaksa meminta bantuan radio dan memotong perjalanan nelayan sepuluh hari itu. Ia memutuskan kembali dan menunggu bantuan dari dokter di pantai.

Baca Juga  Kota Pontianak Ditunjuk Pilot Project Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca

Ia menjelaskan, “Saya sudah mengatakan kepada mereka agar  tidak memakan ikan itu, tapi mereka mengabaikan saya. Apa lagi yang bisa saya lakukan?

“Burma menangkap ikan sekitar pukul 1 siang di lepas pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand dan memasaknya. Seorang pria makan banyak dan langsung meninggal. Satu lagi butuh waktu lebih lama untuk meninggal, tiga atau empat jam, mereka muntah dan sakit. Ada lima awak Birma tapi hanya tiga yang makan ikannya.”

Anggota ketiga kelompok Suu Kyi (34) yang hanya makan sedikit. Ia dievakuasi ke rumah sakit dalam keadaan kritis. Letnan Kolonel Rakpong dari kantor polisi distrik Sichon mengatakan kedua nelayan tersebut dinyatakan meninggal setelah kapal tersebut berlabuh.

Baca Juga  Bupati Tapsel Serahkan BLT DD ke 70 Warga Paran Dolok Mardomu

Ia mengatakan, “Kapal nelayan Sansin 31 membuat panggilan radio untuk menyampaikan bahwa dua awak kapal telah meninggal dan seseorang muntah dengan keras karena memakan ikan puffer.

“Petugas polisi dan seorang dokter dari Rumah Sakit Sichon melakukan perjalanan bersama untuk menemui kapal saat tiba dan untuk memeriksa kondisi orang-orang tersebut.

“Petugas penyelamat kami memeriksa kabin dan menemukan dua orang terbaring telungkup dengan air liur yang bersumber dari mulut mereka. Yang ketiga muntah dan ia dibawa ke rumah sakit.”(JRNS/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pembelajaran Online Dan Tatap Muka Harus Di Kombinasi

Berita

Identitas Perempuan Tanpa Lengan dan Kaki di Hutan Mangrove Terungkap

Berita

Babinsa Sertu Marlan Bantu Warga Bangun Jembatan Penghubung Antar TPU Dan Desa Binaan

Berita

Tangkal Paham Radikalisme, Pangdam XII/Tpr : Tingkatkan Pengawasan dan Cegah Dini Masyarakat*

Asahan

SBMI Dan Greenpeace Gelar Nobar “Before Your Eat” Di Asahan

Berita

KPK Minta Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Menyerahkan Diri

Berita

ISSI Laksanakan Muscab Sekaligus Pelantikan Bersama Pengcab Tiga Daerah

Berita

TNI-POLRI Kawal Percepatan Vaksinasi Guna Tangkal Penyebaran Covid-19