Home / Berita / Daerah / Kriminal / Medan

Rabu, 28 Maret 2018 - 10:11 WIB

Driver Go-Car Ditahan Polisi setelah Menodongkan Softgun ke Personel PM

MSS saat diperiksa di markas Denpom I/1 Pematangsiantar. (ist)

MSS saat diperiksa di markas Denpom I/1 Pematangsiantar. (ist)

Viewer: 603
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik

KompasNasional.com, Siantar – Usai diperiksa di ruang Satreskrim Polres Pematangsiantar setelah menodongkan senjata kepada personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/1 Siantar dan kepemilikan pistol Air Softgun tanpa izin, pria berinisial MSS (37) resmi ditahan.

“Pengemudi Go-Car inisial MSS setelah diserahkan Dan Denpom I/1 dan menjalani pemeriksaan dengan kelengkapan barang bukti yang diamankan petugas langsung dilakukan penahanan,” kata Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Resbon Gultom, Senin (26/3/2018) sekira jam 19.00 wib.

Dijelaskan, MSS yang mengaku sopir driver taksi online (Go Car), warga Jalan Labu Kecamatan Siantar Timur. Sebelumnya, Sabtu (25/3/2018) MSS terlibat adu mulut yang berujung pada penodongan pistol terhadap anggota Denpom I/1 Pematangsiantar, Serka MS, di Jalan Melanton Siregar, Kecamatan Siantar Marihat.

Baca Juga  Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Air Baku di Sungai Kunyit Kab.Mempawah Kalbar 

Serka MS setelah memperlihatkan identitasnya kemudian memboyong MSS ke Markas Denpom I/1, sebelum diserahkan ke Mapolres Siantar.

Barang bukti yang diamankan berupa, sepucuk pistol air softgun, dua magasen softgun, 15 butir peluru gotri bentuk mimis, mobil Xenia, 1 buah HP merk Samsung, 2 buah Hp merk Siomi, 1 buah dompet berisi uang Rp155 ribu, 1 tas sandang kecil, 2 buah kunci L untuk kunci gas softgun, 2 lembar Sim A & C dan satu lembar STNK BK 1870 OB.

Baca Juga  Yasonna Laoly Dorong Pelaku Industri Kreatif Lindungi Kekayaan Intelektual

Lanjut Resbon, dari hasil pemeriksaan penyiidik, MSS disangkakan melanggar Undang-undang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan atau Pasal 335 KUHPidana.

“Surat perintah penangkapan dan penahanan sudah ada. Status sudah jadi tahanan. Untuk melengkapi berkas pemeriksaan, penyidik masih akan meminta keterangan saksi ahli,” pungkasnya.(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Samosir Perketat Pengamanan  

Berita

Stabilkan Harga Bapok, Pemprov Sumut Gelar Pasar Murah di 33 Kabupaten/Kota

Berita

Kunjungan Kerja BNNP Sumatera Utara Dalam Rangka Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2020 dan Program Desa Bersinar di Wilayah Kabupaten Samosir

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Bersama Warga Perbatasan Karya Bhakti Pembuatan Jalan 

Berita

Usung Konsep Masjid Terapung, Edi Ingin Tambah Landmark Kota

Berita

KPU Medan Coret 21 Nama Bacaleg

Berita

Polres Kayong Utara Gelar FGD Jelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Berita

Gubernur Harap Ramadhan Kali ini Menjadi Ramadhan Terbaik Untuk Semua