Viewer: 971
0 0

Home / Berita

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:51 WIB

Disebut Polisi Paling Jujur Oleh Gus Dur, Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Viewer: 972
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Kompasnasional | Baru-baru ini sosok Jenderal Polisi Hoegeng kembali ramai dibicarakan masyarakat Indonesia. Pasalnya seorang warga Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara bernama Ismail Ahmad harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mengunggah guyonan soal polisi jujur yang menyebut nama Hoegeng.

Sebagai informasi, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah menyebut soal 3 polisi yang jujur di Indonesia. Yakni patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng. Sosok yang terakhir disebut itu merupakan nama Kapolri di era Orde Baru yang dikenal akan kejujurannya.

Dan hari ini, Jumat (19/6), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikabarkan mengirimkan surat permohonan untuk Pemerintah Pusat menjadikan Hoegeng sebagai pahlawan nasional. Tak hanya Hoegeng, Ganjar juga mengajukan gelar serupa untuk dr Kariadi dan Profesor Soegarda Poerbakawatja.

Baca Juga  Menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Melawi

“Ada tiga yang diusulkan, yakni Pak Hoegeng, dr Kariadi, dan satu lagi, Pak Soegarda, yang namanya dipakai untuk museum di Purbalingga,” ujar Ganjar di Semarang. “Sudah saya kirim ke Pusat.”

Usulan ini, imbuh Ganjar, berasal dari Pekalongan, Semarang, dan Purbalingga. Ganjar sendiri ikut memverifikasi usulan itu dengan mendasarkan pada penilaian serta kajian dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Tengah.

“Ada usulan dari masyarakat, ada data yang dilampirkan. Tugas kami memverifikasi saja, apakah semuanya betul dan tidak ada yang terlanggar,” jelas Ganjar, seperti dilansir dari Medcom. “Setelah itu, kami meneruskan ke pusat.”

Ganjar berujar usulan gelar pahlawan dari Jateng ini nanti akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Sosial. “Presiden yang nanti akan memutuskan terakhir. Kami hanya meneruskan saja,” ungkap kader PDI Perjuangan itu.

Baca Juga  Wabup Kapuas Hulu hadiri Misa Syukur perayaan Imlek Bersama Yayasan Bhakti Mulia dan Paroki Peniung – Bunut Keuskupan Sintang

Terkait dengan usulan ini, Jenderal Pol Hoegeng dianggap berhak menjadi pahlawan Nasional karena berjasa bagi Indonesia selama mengabdi sebagai polisi. Ia menjadi teladan dalam sikap jujur, berintegritas, serta anti-korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

Sementara Profesor Soegarda Poerbakawatja dinilai berjasa pada bidang pendidikan nasional. Ia mengabdikan diri dalam dunia pendidikan hampir sepanjang hidupnya.

Sedangkan dr Kariadi dinilai berjasa dalam bidang kesehatan masyarakat. Ia ikut pertempuran lima hari di Semarang dan namanya diabadikan sebagai nama rumah sakit besar di Jateng. (WK/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Vaksinasi Warga Sungai Kunyit Guna Mencegah Penyebaran Covid-19

Berita

Bupati Erlina Sampaikan Masukan di Komite 1 DPD RI Terkait Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Berita

Kuburan Massal, Bukti Pembantaian Etnis Rohingya oleh Militer Myanmar

Berita

Tanggul Sungai Cikaranggelam Cikampek jebol

Berita

Kodim 1208/Sambas Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H / 2021 M

Berita

Desa Kampung Padang Mendapatkan Bantuan Buku Bacaan Dari Perpustakaan Nasional RI

Berita

Pilkada 2020 Simalungun Paslon Radiapoh-Zonny Unggul Sementara

Berita

Noel dan Uang Rp 3 Miliar dari Sultan Kemnaker untuk Tangani Perkara Kasus Pemerasan K3