Home / Berita

Kamis, 2 September 2021 - 07:28 WIB

Derman Jaya Baene (38) penderita kelumpuhan butuh sentuhan bantuan social

Viewer: 738
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Nias Selatan – Kompasnasional.com – Nasib miris menimpa warga dusun Silimaewali Desa Sinar Baru daro-daro Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara Derman Jaya Baene (38) yang dilanda kelumpuhan dari bulan April Tahun 2019 akibat jatuh sendiri di sepeda motor roda dua.

Derman Jaya Baene (38) adalah tulang punggung dari keluarga dan mempunyai 2 orang anak, anaknya laki-laki (10) masih sekolah kelas V di SD Negeri Sinar Baru Kecamatan Lahusa dan anaknya perempuan (11) Kelas I SMP Negeri 1 Lahusa dan tinggal dirumah yang sederhana

Ditemui media Kompasnasional.com di tempat kediamannya, Rabu (1/09/2021) Derman Jaya Baene (38) mengaku tak pernah tersentuh namanya bantuan Sosial baik dari pemerintah Pusat sampai pemerintah Desa setempat, dia mengalami Kelumpuhan sejak bulan April tahun 2019 sampai sekarang hanya bisa terbaring di tempat tidur, dan masih termasang kateter dan urine bag

Sesekali, dia duduk di kursi roda, di bantu oleh istrinya untuk menghilangkan rasa kejenuhan dengan keluar dari tempat tidur, Derman Jaya Baene tak mampu berjalan karena mengalami kelumpuhan di sebagian fisiknya termasuk tangannya, dan sampai hari ini masih terpasang Kateter dan urine bag serta luka dekubitus di bongkok belakang akibat terlalu lama terbaring di tempat tidur

“Derman Jaya menyampaikan, mengalami kelumpuhan ini sejak bula April tahun 2019 sampai hari ini belum pernah sekalipun tersentuh namanya bantuan Pemerintah baik dari Pemerintah desa Sinar Baru daro-daro, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Pemerintah Pusat, dan saya berharap kepada Pemerintah dan para dermawan untuk dapat perhatian”, ucap Derman Jaya pada saat ditemui di tempat kediamannya.

Yuliman Telaumbanua (35) istri dari Derman Jaya Baene menyampaikan, kami keluarga sudah berusaha kemana-mana baik pengobatan di rumah sakit maupun pengobatan alternatif, namun belum sembuh juga sampai hari ini, sejak suami saya mengalami kelumpuhan hidup kami selalu dalam keterbatasan ekonomi dan untuk mencari nafkah keluarga yang pada umumnya kepala keluarga apa daya suami saya mengalami kelumpuhan saya kerja menjual pisang goreng tiap hari untuk membantu kebutuhan keluarga dan membeli kateter dan urine bag kepada suami saya”, Ucapnya.

(felirman Baene) 

Baca Juga  Ngulik Program Bank Sampah PLN Kalbar, Ubah Sampah Plastik Jadi Cuan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pilkada 2020 Siantar Selain Melawan Kotak Kosong PASTI, Hadapi Sikap Apatis dan Skeptis Masyarakat, Siapa Pemenang?

Berita

Walikota Pematangsiantar Hadiri Acara Refleksi 5 Tahun Tim Penggerak PKK kota Pematangsiantar

Berita

Limbah Tambang Kusubibi Ancam Kesehatan Warga

Berita

Hati Hati Pasukan Calo CPNS Bergentayangan

Berita

Ketulusan Babinsa Bantu Warga Yang Tidak Bisa Menulis Demi Suksesnya Vaksinasi

Berita

Polres Batang dan Elemen masyarakat Lakukan penyemprotan Masal.

Berita

Polsek Meliau Berhasil Ciduk Pelaku Curat

Berita

Pangdam XII/Tpr Hadiri Pembukaan Pembinaan dan Pelaksanaan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Oleh Lemhanas RI