Home / Berita

Minggu, 17 Juli 2022 - 13:30 WIB

Ngulik Program Bank Sampah PLN Kalbar, Ubah Sampah Plastik Jadi Cuan

Viewer: 351
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 30 Detik

Sintang Kalbar,KOMPAS NASIONAL Com- PLN Kalbar lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) laksanakan program ‘Bank Sampah’ di Pondok Pesantren Agropolitan Nurul Ma’arif di Desa Balai Agung, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang.Minggu(17/7/2022).

Program Bank Sampah dengan memanfaatkan sampah plastik yang tidak berguna menjadi barang bernilai rupiah ini melibatkan para santri -santriwati dan masyarakat sekitar pesantren.

Menurut Manager PLN UP3 Sanggau, Muhammad Isra, untuk melaksanakan program Bank Sampah ini PLN telah mengucurkan dana TJSL senilai Rp.100 juta, yang dimanfaatkan untuk membeli peralatan pres plastik dan material pendukung lainnya.

Diakuinya, PLN secara aktif mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomian melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Panitia pemilihan Anggota BPD Desa Damai Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan diduga mengangkangi cara perekrutan dan verifikasi berkas calon anggota BPD

“Melalui program TJSL, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang ada.

Semakin banyak masyarakat yang terlibat, maka semakin besar peluang untuk berhasil dalam menjalankan program,” ujar Isra.

Sementara itu, Direktur Umum Pondok Pesantren Nurul Ma’arif, Muhammad Faisal, mengaku bersyukur atas bantuan yang telah diberikan PLN lewat program Bank Sampah.

Dikatakannya, program Bank Sampah yang dilaksanakan juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang.

Diakuinya bantuan yang telah diberikan PLN sangat membantu operasional pesantren, sekaligus membantu para Santri/Santriwati dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Melalui bank sampah, para santri/santriwati dan masyarakat sekitar dapat berpartisipasi dalam mengumpulkan sampah plastik.

Baca Juga  Kabaharkam Polri Kunjungan Kerja di Polda Kalbar

Sampah yang terkumpul akan dikonversi menjadi rupiah dan menjadi tabungan para santri/santriwati,” ungkap Faisal.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmani, mengatakan bahwa program Bank Sampah yang dikembangkan oleh PLN dan pihak pesantren sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengurangi sampah plastik, baik yang berasal dari rumah maupun tempat usaha dan industri.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas upaya PLN dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkas Harmani.

(Hasnan Sutanto/Totom)

*

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Lantik Dewan Pengawas Harus Fokus Benahi Persoalan di PDAM

Berita

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Firli Bahuri!

Berita

Wagubsu Sebagai Irup Peringatan Hari Jadi Kab Tapsel

Berita

Jalin Hubungan Dengan Warga, Babinsa Dedai Silaturahmi Ke Rumah Warga Binaan

Berita

Plt Kadinkes Hadiri Rembuk Stunting di Kecamatan Boyan Tanjung

Berita

Ketua TP. PKK Taput Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat

Berita

Bantu Ringankan Beban Warga, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah

Berita

Laksanakan Cipta Kondisi, Kapolres Ketapang Cek Pengamanan Kantor KPU Dan Bawaslu