Home / Berita

Jumat, 18 Maret 2022 - 10:04 WIB

Data Harus Valid Penting Untuk Mendukung Pertahanan Dan Keamanan Negara

Viewer: 350
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 59 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., membuka Focus Group Discussion (FGD) Penataan Ruang Wilayah Pertahanan Nasional bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (17/3/2022).

Saat memberikan sambutan, Sekda Prov Kalbar mengatakan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang lahir karena kemajemukan dan perbedaan yang dipersatukan oleh kesadaran kolektif untuk hidup sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa bertumpu pada semangat dan militansi rakyat.

Perjuangan panjang bangsa untuk bersatu, diwarnai oleh perjuangan fisik yang panjang dari generasi pendahulu bangsa untuk merdeka.

Perjuangan yang diawali dari sebuah kebangkitan nasional hingga ikrar untuk membela, mempertahankan kemerdekaan, dan menegakkan kedaulatan tercetus dalam sumpah pemuda bukan merupakan hal yang mudah bagi bangsa indonesia demi menegakkan kedaulatan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga  Jadwal Lengkap Pilkada 2024, Mulai Coblos Akhir November

“Berbagai ancaman terhadap kepentingan nasional sangat sulit diidentifikasi dan dianalisa dengan pendekatan konvensional.

Ancaman yang paling nyata dihadapi oleh Bangsa Indonesia pada saat ini adalah masalah kebangsaan serta ancaman militer dan non militer,” ujar dr. Harisson, M.Kes.

Beberapa kondisi keamanan dalam negeri masih berat untuk diselesaikan, seperti konflik komunal, terorisme, radikalisme, dan gerakan separatisme, di beberapa daerah juga merupakan ancaman serius bagi keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

“Keterlibatan seluruh stakeholder terkait sangat diperlukan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang.

Informasi yang diberikan harus benar-benar terpercaya dan disertai dengan data yang akurat, harus sinkron dengan fungsi-fungsi pertahanan keamanan negara, misalnya ada daerah yang secara darurat digunakan sebagai landasan pesawat-pesawat tempur, maka bangunan di sekitar bandara tidak boleh tinggi.

Begitu juga dengan fungsi-fungsi lain, seperti jalan, pelabuhan, harus ada sinkronisasi dengan fungsi ketahanan dan keamanan negara,” ungkap Sekda Prov Kalbar.

Baca Juga  Miris! Serial India Uttaran Jadi Penyebab Banyak Pasangan Cerai

Sementara itu, Direktur Kebijakan Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigadir Jenderal TNI. Oktaheroe Ramsi, S.IP., M.Sc., mengatakan dinamika perkembangan di lingkungan strategis yang menonjol saat ini telah mempengaruhi pertahanan negara, diantaranya modernisasi militer memicu perlombaan persenjataan, pelanggaran wilayah perbatasan, intervensi asing, separatisme, pemberontakan bersenjata, serta ancaman-ancaman lainnya.

Penyiapan wilayah negara sebagai pertahanan yang menerapkan strategi pertahanan berlapis merupakan penyiapan gugusan kepulauan Indonesia dengan titik kuat pada pulau-pulau besar diantaranya adalah Pulau Kalimantan.

“Diperkirakan ancaman yang timbul kedepan nanti ada tiga lapis mandala pertahanan, yang terdiri dari mandala pertahanan luar, mandala pertahanan lapis pertama, dan mandala pertahanan dalam,” ungkap Brigadir Jenderal TNI. Oktaheroe Ramsi, S.IP., M.Sc.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Melawi Gencar Sosialisasi Tentang Bahaya Karhutla*

Berita

Peserta JKN-KIS Di Kota P.Sidimpuan Meningkat

Berita

Bhabinkamtibmas Desa Kemuning Biutak Dampingi Penyaluran Dana BLT Desa

Berita

Walikota Psp Lakukan Panen Perdana Jagung Hibrida Twin 28 Di Desa Manegen

Berita

Bupati Tapsel Serahkan Tali Asih ke Peserta MTQ ke-V Nasional

Berita

Wujud Kedekatan Babinsa Dan Masyarakat Desa Binaan

Berita

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Polda Kalbar Bersama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Pontianak

Berita

Anggota Kodim Sintang Ikuti Apel Penutupan Posko Jaga Covid – 19 Di Desa Sepulut