Viewer: 768
0 0

Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:34 WIB

Alasan Dokter Umum di Aceh Pakai Sabu: Masalah Keluarga

Viewer: 769
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional | Seorang dokter berinisial SA (33) asal Kota Langsa, Aceh, kini harus berurusan dengan polisi setelah ditangkap lantaran ketahuan memiliki paket sabu.

Dari pengakuannya, barang haram itu digunakan karena tengah memiliki permasalahan dengan keluarga.

Kasat Res Narkoba Polres Langsa, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra, mengatakan sebagai seorang dokter umum, selama ini SA bekerja di salah satu klinik di Kota Langsa. Klinik tersebut merupakan milik orang tuanya sendiri.

“Dari pengakuan pelaku, bahwa dia memakai narkoba jenis sabu itu motifnya karena permasalahan sama keluarga atau orang tuanya,” kata Iptu Wijaya, Selasa (25/8).

Baca Juga  Personil Polsek Pontianak Kota Lakukan Pengamanan Kegiatan Bantuan Sosial Tunai

Dikatakan Wijaya, SA diamankan polisi pada Minggu (23/8) sekitar pukul 21.00. Pada saat diamankan, polisi menemukan paket sabu dalam kotak rokok yang disimpan dalam saku pakaiannya.

“Diakui (barang bukti) adalah milik tersangka,” sebut Wijaya.

SA ditangkap petugas di kawasan Desa Geudubang Jawa, Kecamatan Langsa Baro, penangkapan itu atas dasar informasi warga yang resah melihat aktifitas sang dokter tersebut. Menurut warga, SA sering terlihat melakukan transaksi diduga narkoba.

“Informasi dari masyarakat bahwa di Gampong Geudubang Jawa, sering terlihat para pemuda melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu dan sudah meresahkan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga  Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Sumut Naik 8,10 Persen

Beranjak dari informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,50 pada SA.

Menurut pengakuan SA, barang haram itu dibelinya dari seorang teman berinisial A (DPO) seharga Rp 250.000.

“Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Langsa guna proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan seorang temannya A (DPO) dalam proses penyelidikan Sat Resnarkoba Polres Langsa,” ujar Wijaya. (KP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wagub Ria Norsan Ajak Wisudawan IAIS Sambas Dongkrak Nilai IPM Provinsi Kalimantan Barat

Berita

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Kembali Bagikan Alkitab Kepada Jemaat GPIB Bahtera Ayat Dusun Suruh Engkadok Di Perbatasan.*

Berita

Pemko Psp Gelar Rakorbang Ke ll Tahun 2020

Berita

Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dianggap kurang tanggap menangani Covid 19

Berita

Ketua KPK soal Kesaksian Terkait Dirjen Bea Cukai: Tak Mungkin Dikesampingkan

Berita

Warga Perbatasan dengan Sukarela Serahkan Senjata Api Rakitan jenis Lantak ke Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY

Berita

Pemerintah Siapkan Rp2,36 Triliun untuk Afirmasi Pendidikan Keagamaan

Berita

Pertemuan Penyelesaian Sengketa Antara Perusahaan dan Masyarakat Diwarnai Penganiayaan