Home / Berita

Rabu, 12 Mei 2021 - 14:44 WIB

Bupati Tapsel :sampai saat ini Sudah 8 Orang Meninggal Dunia di Tapsel Akibat Covid-19

Viewer: 506
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 58 Detik

TAPSEL (kompas- nasional) Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, menyebut, sudah ada 8 orang meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), akibat terpapar Covid-19. Pada Senin (10/5) lalu, lanjut Bupati, salah satu penceramah kondang (Alm) Ustadz Tengku Zulkarnain, juga meninggal dunia akibat Covid-19.

“Untuk itu, marilah sama-sama menjaga diri kita, keluarga kita, agar Covid-19 ini tidak terkena atau melanda keluarga yang ada di Kecamatan Batang Toru,” ungkap Bupati disela acara penyaluran Baznas kepada Mustahiq (penerima zakat) di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, Selasa (11/5).

Menurut data yang disampaikan Satgas Covid-19 Kabupaten Tapsel ke pihaknya, bahwa Kecamatan Batang Toru termasuk tinggi angka sebaran penyakit tersebut. Untuk itu, Bupati memohon kepada segenap masyarakat Batang Toru, bila tidak ada keperluan mendesak, kiranya dapat menahan diri untuk ke luar rumah ataupun beraktivitas bertemu dengan orang lain.

“Jika keadaan mengharuskan kita beraktivitas, jaga jarak bila bertemu, minimal 1 meter atau menggunakan masker dan sering-seringlah mencuci tangan. Karena saya yakin, cuci tangan ini pada dasarnya dalam Islam sudah sangat sering kita lakukan, contoh ketika mengambil wudhu,” terang Bupati.

Bupati juga menyampaikan imbauan dari pemerintah atasan dalam hal ini Presiden dan Wakil Presiden RI, Mendagri, Kapolri, dan lainnya, terkait pelarangan mudik Idul Fitri tahun ini. Menurut pengamatannya di lapangan, bila ada masyarakat dari luar yang akan memasuki wilayah Tapsel, maka aparat keamanan akan menyetop atau menyuruh putar balik ke daerah masing-masing.

Baca Juga  Kelola risiko, OJK berencana batasi dana kelolaan Fintech

“Kemarin kami di Sayurmatinggi tepatnya di Aek Sijorni, ada Posko Penyekatan Covid-19 dalam rangka operasi Ketupat Toba 2021, sejak pukul 10.00 WIB kami di sana, sudah ada 12 mobil yang disuruh putar balik,” terang Bupati.

Tentu hal itu dilakukan, semata-mata untuk kenyamanan serta kesehatan seluruh warga Kabupaten Tapsel. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih ke pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tapsel yang sudah berupaya dalam mengumpulkan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun demikian, selain ASN di Pemkab Tapsel, menurut Bupati seluruh umat Islam yang diberi kemampuan atau titipan yang berlebih dari Allah SWT, dapat mengatur penyaluran zakatnya melalui Baznas maupun lembaga pengumpul zakat lain.

Tapi, menurut hematnya, baiknya memilih BAZNAS Tapsel sebagai pengumpul zakat, infak, maupun sedekah, sebab sudah dikeluarkan surat keputusan (SK)-nya dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Menurut Bupati semua itu demi kepentingan masyarakat karena, ibadah sosial tak mengenal agama maupun sekat lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Tapsel, Drs H Ihwan Nasution mengatakan, bahwa ada 20 orang dari setiap kecamatan yang telah menerima bantuan zakat yang disalurkan Baznas Tapsel. Dan ada 13 orang yang menerima bantuan zakat yang disalurkan Baznas Provinsi Sumut.

Baca Juga  Prestasi Gemilang! 13 Siswa SMA Negeri 2 Bandar Lulus Masuk PTN Lewat Jalur SBMPTN 2022

Adapun sumbernya, sambung Kakan Kemenag, berasal dari zakat profesi ASN se-Kabupaten Tapsel. Sedangkan jumlah zakat yang dikumpulkan Baznas Tapsel, meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dimana, tahun ini, total jumlah zakat yang berhasil dikumpulkan Baznas Tapsel yakni sebesar Rp700 juta. Maka dari itu, Kakan Kemenag mengajak segenap masyarakat, mendoakan para ASN agar diketuk hatinya supaya mau menunaikan zakat di Baznas Tapsel.

“Kalau memang benar-benar infak ASN disetorkan ke pengumpul zakat ataupun Baznas, Insya Allah ada Rp1 miliar minimal, dan maksimal Rp1,2 miliar itu akan dapat dikumpulkan setiap tahunnya,” kata Kakan Kemenag.

Selanjutnya Bupati menyerahkan bantuan dari Baznas Provinsi Sumut yakni, sebesar Rp400 ribu dan diserahkan kepada 13 orang Mustahiq. Sedangkan bantuan dari Baznas Tapsel yakni sebesar Rp300 ribu dan diserahkan kepada 20 orang Mustahiq.

Turut hadir, Kadis Ketenagakerjaan Arman Pasaribu, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Ahmad Raja Nasution, Plt. Camat Batangtoru, Pengurus Baznas Tapsel, KUA Kec. Batangtoru, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kepsek SMPN 2 Tapian Dolok Angkat Bicara Terkait Siswa Belum Divaksin Dilarang PTM Langsung

Berita

Pimpinan dan Komisi II DPRD Kab. Samosir Rapat Kerja bersama dengan beberpa OPD Pemkab Samosir

Berita

HUT RI ke-75, DPRD Samosir Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Berita

Masuki Purnabakti, Bupati Sebut Sosok Sekda Tapsel Patut Diteladani ASN

Berita

Cegah Kerumunan,Wako Edi Kamtono Tiadakan Open House

Arsip

Perusahaan Pialang Berjangka Diduga Tipu Nasabah

Arsip

Polemik di balik larangan dan pembatasan impor bahan baku

Berita

Pushpa Sumut Tuding Oknum Aparatur Pemerintah Diduga Terima Upeti