Home / Berita

Sabtu, 6 November 2021 - 18:28 WIB

Bupati Tapsel Imbau Masyarakat Desa Agar Awasi Ancaman Dampak Buruk Teknologi Informasi

Viewer: 347
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 47 Detik

TAPSEL(kompas nasional)-Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, menyampaikan, tantangan ke depan bagi anak muda atau generasi penerus di zaman teknologi dan informasi saat ini, sangat besar. Belum lagi, anak-anak muda saat ini masih disibukkan dengan gadget (gawai), hingga menghabiskan waktu.

“Dunia gawai itu seperti pisau bermata dua. Bisa bermakna positif; menambah jejaring, menambah teman, menambah koneksi, peluang bisnis. Sisi negatifnya, ketika hiburan yang begitu kompleks sehingga membuat semakin terlena, waktu habis, uang habis, gara-gara hiburan di dunia teknologi informasi,” ujar Bupati disela Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H DP MUI Tapsel bersama kader Remaja Masjid MUI di Balerong Poken, Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Jumat (5/11) malam.

Bahkan lebih buruk lagi, Bupati menyoroti tentang adanya iklan-iklan yang terkadang muncul saat sedang bermain gawai, yang isi iklannya sangat jauh dari budaya orang Indonesia khususnya umat Muslim karena cenderung menampilkan video atau foto tak pantas. Iklan-iklan dewasa itu, tak bisa tersaring lagi karena menyasar setiap pengguna gawai termasuk anak muda.

“Jika kita sebagai orangtua tak memperhatikan adik-adik kami remaja bahkan anak-anak, itu sangat menghancurkan pemikiran kita, tingkah laku kita, bahkan ke depan masa depan anak-anak kita,” terang Bupati merasa khawatir.

Baca Juga  Banjir dan Longsor di Kabupaten Melawi Akibat Tingginya intensitas Curah Hujan*

Untuk itu, Bupati mengimbau ke anak-anak muda khususnya kader Remaja Masjid MUI agar berkonsultasi dengan guru atau tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pihak-pihak berkepentingan tentang bagaimana membentengi diri terhadap hal ini, karena tantangan informasi yang kian berkembang. Saat ini, anak-anak balita bahkan sudah jauh lebih mengerti bagaimana menggunakan gawai.

Belum lagi disela proses belajar dalam jaringan (Daring) beberapa waktu lalu karena Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar dari rumah melalui gawai. Akibatnya, mau tidak mau, anak-anak harus menggunakan gawai, karena tak akan mungkin dilarang. Menurut Bupati, fenomena itu hanya bisa dibendung dengan berbagai kegiatan positif.

“(Misalnya) pengajian, membahas-bahas pelajaran sekolah, yang dimotori adik-adik kami di kader Remaja Masjid MUI, mudah-mudahan bisa lebih terjaga,” harap Bupati.

Pesan Bupati semua pihak dituntut keberpihakan, untuk lebih peduli kepada anak-anak dan di lingkungan masing-masing. Jika masyarakat tidak dibimbing, dikhawatirkan mereka akan mencari tau dan mencoba-coba yang cenderung bisa melanggar aturan maupun norma-norma agama.

Sebelumnya, Camat Angkola Timur, Ricky Hadamean Siregar, menyebut bahwa, pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW baru bisa dilaksanakan, karena sebelumnya di Tapsel masih beresiko terpapar Covid-19. Meski saat ini angka penderita Covid-19 melandai sehingga bisa dilaksanakan Maulid Nabi, Camat mengingatkan warga agar tetap waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga  Terkait Regrouping SDN Pematangsiantar, Kadisdik : Ini Tuntutan Masyarakat, Sekarang Kita Maju Terus

“Alhamdulillah, di Kecamatan Angkola Timur, tidak ada lagi penderita Covid-19. Jadi memang sudah menurun. Tapi kita harus tetap waspada. Tolong jaga kebersihan lingkungan, kesehatan diri, selalu aktifkan kegiatan gotong-royong, agar kita semua tetap sehat dan terhindar dari Covid-19,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Camat mengajak masyarakat untuk meneladani sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW. Salah satu sikap mulia Nabi Muhammad, kata Camat, yakni, cinta perdamaian dan persaudaraan. Maka dari itu, Camat mengajak warganya agar tetap menjaga perdamaian serta persaudaraan, baik itu antar sesama atau dengan pemerintah.

Camat juga melaporkan ke Bupati bahwa, pada Bulan Maret lalu, pihaknya melakukan pelantikan terhadap kader Remaja Masjid MUI Angkola Timur. Lebih kurang ada 800 orang kader yang dilantik. Sebelumnya, kader Remaja Masjid ada mengagendakan pengajian Akbar, namun karena pandemi Covid-19 agenda itu urung dilaksanakan. Ke depan, para kader berencana akan mengagendakan kegiatan itu kembali. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Takut Dikeroyok Massa, Maling Kotak Amal Mengaku ODP Corona

Berita

Optimalisasi Lahan Perkantoran Menjadi Produksi Ketahanan Pangan

Berita

Pimpin Apel, Kapolres Melawi AKBP Sigit Berikan Imbauan dan Pesan Kepada Anggotanya*

Berita

Tidak Hadiri Pemeriksaan, Bareskrim Polri Kembali Panggil Edy Mulyadi

Berita

Polres Melawi melakukan Koordinasi dengan Kepala Pondok Pesantren Bustanul Qur’an

Berita

Plt Walikota Pematangsiantar Ajak Masyarakat Untuk Bayar PBB Dan BPHTN-P2 Dengan Cara OnLine

Arsip

Pengunjung Sidang Jessica Membeludak, Polisi Kewalahan Menertibkan

Berita

Waka Polda Melepas Team Offroad Polda Kalbar Dan IOF Kalbar Dengan Pengibaran Bendera