Viewer: 963
0 0

Home / Berita

Selasa, 18 Agustus 2020 - 21:02 WIB

Bupati Nias Selatan Serahkan Remisi Secara Simbolis Kepada 2 Orang Napi

Viewer: 964
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 25 Detik

Nias Selatan- Kompasnasional.Com – Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, SH, MH menyerahkan Remisi secara simbolis kepada 2 orang Napi yang mewakili dari 33 ( tiga puluh tiga) orang Narapidana saat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI di Lapas Kelas III Telukdalam di lapangan Lapas Kelas III Telukdalam Jalan Desa Nanowa Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nisel Propinsi Sumatera Utara, Senin (17/08/2020)


Turut hadir pada acara Penyerahan Remisi Bupati Nisel, Dr. Hilarius Duha, SH., Kapolres Nisel, AKBP Arke Furman Ambat, Wakil Ketua DPRD Nisel, Fa’atulo Sarumaha, S.IP, MM., Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, Dandim Nias diwakili oleh Danramil 12/ Telukdalam, Mayor Inf. Hatianus Zega, Kajari Nisel, Rindang Onasis, Kepala Departemen Kementerian Agama Nisel, Sof Ndruru., Kasat Pol PP Teory Bali, SH., Kalapas Kelas III Telukdalam, Yamansudi Harefa, SH., Kasubsi Urusan Tata Usaha, Syahrul Amin Zega., Kasubsi Pembinaan, Ferry Afiat Tastas Ziraluo, A.Md, SE., Kasubsi Admisi dan Orientasi, Derma Laia, S.Pd., Kasubsi Kamtib, Mangenano Nazara, Seluruh Pegawai Lapas, Ibu Dharma Wanita Persatuan dan para tamu undangan lainnya.

Baca Juga  KODIM 1208/SAMBAS TERIMA DUKUNGAN MOBIL DINAS


Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, SH, MH dalam pidatonya menyampaikan Sambutan Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia”Mengingat perjuangan para pahlawan bangsa kita, dimana pada saat  itu merupakan sebuah  perjuangan yang  tak  ternilai  harganya, hingga berhasil mengusir penjajah dari Tanah Air kita,  untuk itu Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 merupakan titik atau tahapan tertinggi dari  sejarah perjuangan  bangsa  Indonesia. Proklamasi  kemerdekaan merupakan sebuah  pernyataan bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan, Indonesia telah  berdaulat penuh, Indonesia telah  bebas dan merdeka, sekaligus membangun negaranya sendiri, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,”katanya.


Selanjutnya, perjuangan meraih kemerdekaan sampai pada titik  puncak merupakan ridho, berkat, dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Warga  Binaan Pemasyarakatan merupakan bagian dari warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang mesti dihormati dan dipenuhi, karena Warga Binaan Pemasyarakatan sebenarnya hanya kehilangan kebebasan, dimana  mereka tidak  kehilangan hak-hak yang  lainnya  Salah  satu  hak  yang  dimiliki  oleh  Warga Binaan Pemasyarakatan adalah hak mendapatkan  pengurangan masa menjalani pidana (Remisi), beber Bupati.

Melalui remisi, diharapkan dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dan Anak dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, pemberian   remisi ini  seharusnya  tidak hanya dimaknai  sebagai pemberian hak Warga  Binaan  Pemasyarakatan, tetapi lebih  dari  itu, Remisi merupakan apresiasi Negara atas pencapaian yang sudah dilakukan oleh Warga Binaan   Pemasyarakatan    selama    menjalani pembinaan  di  Lembaga   Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan Lembaga  Pembinaan  Khusus Anak (LPKA).

Baca Juga  Wawako Psp Pimpin Safari Muharram Tahun Baru Islam 1442 H Di Masjid At-Thoyybah


Kebijakan program asimilasi ini dan integrasi sampai bulan Agustus 2020 telah di berikan kepada 40.504 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan rincian :
*Pemberian Asimilasi kepada 38.074 Warga Binaan Pemasyarakatan.
*Pemberian Integrasi kepada 2.426  (felirman baene)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Putus Mata Rantai Covid-19, Finalis Putri Sumut Bersama Putra-Putri Pariwisata Simalungun 2021 Gelar Giat Sosial

Berita

Anggota Sabhara Polsek Dwikora Monitoring Kegiatan Bongkar Muat barang Dari Kontainer

Berita

Bupati Sampaikan LKPJ Kepala Daerah Tapsel TA 2020

Berita

Di ASEAN, Serangan Siber Bisa Sebabkan Kerugian USD 750 Miliar

Berita

Bersama Anggota, Kasdim Sintang Turun Langsung Persiapkan Louncing Keramba

Arsip

Indonesia dan 17 Negara Tolak Naskah Pengakuan Hak LGBT di PBB

Berita

Menciptakan Kamtibmas Yang Nyaman Tenang dan Tentram di Lingkungan Pemukiman Warga*

Berita

Dandim 1205 Sintang, Hadiri Rapat Koordinasi Kesiapan dan Antisipasi Karhutla