Home / Berita

Rabu, 23 Juni 2021 - 20:39 WIB

Buka Bimtek IKM Tenun Ulos, Ketua Dekranasda Taput Ajak Pengrajin Makin Inovatif.

Viewer: 404
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

Kompasnasional.com, Taput | Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora, SE, MM didampingi oleh Kadis Perindustrian dan Perdagangan Gibson Siregar dan Kadis Koperasi dan UKM Herly Sinaga membuka Bimbingan Teknis Industri Kecil Menengah (IKM) Tenun Ulos yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, bertempat di Aula Hotel GNB Muara. (Rabu, 23/06/2021)

Bimtek dilaksanakan selama 4 hari dari mulai tanggal 23 sampai dengan 26 Juni 2021 yang diikuti sebanyak 25 peserta, merupakan perwakilan dari beberapa kecamatan se-Tapanuli Utara. Bimbingan difokuskan pada pengenalan, pelatihan dan pembuatan serat daun nenas.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kita berharap para pengrajin tenun  tidak hanya begitu-begitu saja, tetapi memberikan nilai lebih dari tenun ulos yang dikerjakan oleh pengrajin yang ada di Tapanuli Utara. Pengrajin tenun harus menambah ilmu setinggi-tingginya agar yang diproduksi bukan hanya tenun ulos saja, tetapi bisa  masuk kedalam bidang yg lain. Saya berharap produksi tenun ulos kita mampu bersaing secara nasional maupun internasional termasuk menambah pendapatan ekonomi bagi masyarakat Tapanuli Utara makin tinggi khususnya para pengrajin ulos,” ucap Satika Simamora.

Baca Juga  Eks Kepala Cabang dan Kepala Gudang Jadi Tersangka Kasus Beras Hilang

Pada Bimtek tersebut Kementerian Perindustrian menghadirkan sejumlah pembicara yang berpengalaman di bidang pertekstilan dan pengembangannya, salah satunya adalah Alan Sahroni yang merupakan pendiri serat ALFIBER yang memproduksi berbagai produk khususnya dari Serat Nanas.

“Daun nenas yang ada di Kabupatan Tapanuli Utara jangan hanya menjadi pupuk untuk tanaman akan tetapi juga bisa diolah  menjadi serat bahan baku tekstil seperti menjadi benang sebagai bahan baku pembuatan Ulos, sehinga tidak tergantung lagi dari bahan luar negeri. Selain menjadi bahan pembuatan Ulos, serat nenas  juga dapat dibuat menjadi bahan fashion, aneka kerajinan lainnya sehingga Tapanuli utara menjadi sentra Ulos serat nenas. Peserta akan kita ajari dan pandu untuk proses persiapan alat, perendaman bahan baku, pengerokan, pengambilan serat, pengeringan, pemintalan hingga pemaletan,” ucap Alan Sahroni

Baca Juga  Tingkatkan Kerjasama TNI dan BUMN, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan GM PT. PLN Wilayah Kalbar

Kementerian Perindustrian dan Perdagangan yang diwakili oleh Abdullah menjelaskan bahwa pelatihan ini didukung oleh Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora, SE, MM yang merupakan istri Bupati Drs. Nikson Nababan, M. Si.

“Kami yakin kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ini bertujuan untuk membangkitkan UMKM lokal, sehingga turut dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Semoga kedepannya para pengrajin akan mampu memperoleh nilai lebih dari karyanya”, ujar Abdullah pada kesempatan tersebut.

Penulis :  Rumondang Sihombing

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

MPR Terapkan 4 Hari Kerja, Lampu Dimatikan Mulai Pukul 18.00

Berita

MPC PP Tapsel Buka Puasa Bersama, Ulama Palestina Beberkan Situasi di Palestina

Asahan

5 Tahanan Polsek P.Raja Asahan Kabur, 2 Berhasil Ditangkap

Arsip

Tak Berpeluang Juara, tapi Tim Ini Penentu Kampiun Liga 1 Musim Ini

Asahan

Pengemudi Mobil Merasa Kecewa Karena Dibola-bola” Pihak Kepolisian Asahan Bagian Lantas

Berita

Fahri Hamzah desak pengesahan Provinsi Pulau Sumbawa

Berita

Gempa Maluku Dimutakhirkan Jadi M 7,5-Peringatan Dini Tsunami Dicabut

Berita

Desa Temuyuk Sulap Bekas Tambang Emas Jadi Wisata Kolam Renang