
Kompas Nasional.com. Kabupaten Bengkayang(kalbar). Penyaluran blt DD Desa Pulau Lemukutan di warnai aksi protes warga. Keluarga penerima manfaat sebanyak 80 KPM, bertempat di aula gedung satu atap Desa Pulau Lemukutan pada senin (5/4/2021), Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang provinsi Kalimantan barat, protes.
Hadir dalam penyaluran blt DD tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Aris Munandar, Babinsa Kopda Ricchi C, Ketua BPD M yamin, pendamping Desa Pulau Lemukutan Subhan Murthadah, Roliza pendamping lokal desa pulau lemukutan dan seluruh staf desa pulau lemukutan.
Dalam penyerahan blt DD yang di mulai pada pukul 10.00 Wib berlangsung terjadi insiden kecil aksi protes dari beberapa orang warga Desa Pulau Lemukutan yang mana di nilai warga tak sesuai.
Haji Hairun(pak bacok) salah seorang yang melakukan protes mengatakan bahwa pada tahun 2020 lalu saya sebagai penerima dan tahun 2021 ini kami dikeluarkan Tampa alasan yang mendasar, sedangkan pendataan dari kepala dusun dan BPD beserta RT, saya masuk dalam kategori, penerima BLT, dengan syarat di minta bukti surat keterangan kesehatan,apa yang diminta dari pihak Desa sudah saya bawa dan persiapkan tapi pada kenyataannya nama saya dihilangkan sebagai penerima Dan saya merasa kecewa dengan pemerintahan desa karena ada ketimpangan yang mana si penerima rumahnya ada dua di darat satu dan di pulau satu, kok kami yang betul-betul berdomisili asli di pulau lemukutan dan yang betul-betul berjuang bagi desa Pulau Lemukutan malah tidak dapat harapan saya kedepan lewat pemerintah dapat mendengar keluhan kami ucap”Kesal Haji Hairun.
Salah satu tokoh masyarakat desa pulau lemukutan yang juga ikut memprotes Apriandi Andi mengatakan hal yang sama.
Saat di konfirmasi lngsung di aula gedung satu atap desa pulau lemukutan. Ahmad Yusuf kepala desa Pulau Lemukutan mengatakan Alhamdulillah pada hari ini kita telah melaksanakan penyaluran blt dd tentunya dengan hasil musyawarah mengenai keluarga penerima manfaat berdasarkan musdesus yang sudah di selenggarakan bersama BPD desa
“Kemudian dengan mekanisme pendataan dan di bentuk tim-tim untuk kelayakan bagi warga desa penerima BLT DD terkait insiden kecil di tengah pembagian BLT berlangsung, Ahmad Yusuf mengatakan kejadian-kejadian seperti ini bukan hanya terjadi di desa pulau Lemukutan saja apalagi menyangkut blt dd juga menyangkut bantuan dari dinsos, kemensos, memang banyak ketidak puasan dari masyarakat atau warga yang merasa tidak di data itu wajar-wajar saja apabila mereka bertanya kepada pemerintah desa tapi pada intinya ucap Yusuf kami di desa sudah kita putuskan dan di sepakati bersama di musdesus terkait jumlah KPM, tentunya dengan berita acara kita untuk pelaporan bersama mengenai jumlah penerima keluarga manfaat sebanyak 80 orang, ucap kepala desa yusuf.
Penulis Eddy






