Home / Berita / Daerah / Kriminal

Senin, 7 November 2022 - 10:06 WIB

Rumah Sakit Milik Bendahara PDI Perjuangan Diserang Pria Berseragam Polisi, Kapolrestabes: Kita Buru

Viewer: 247
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Medan, Jejaknasional.com – RS Bandungrumah sakit yang diketahui milik Bendahara PDI Perjuangan Sumut, dr Meriahta Sitepu atau Tutut diserang pria bersegaram polisi.

Menurut Tutut, pria berseragam polisi itu datang bersama sejumlah orang.

Ia tidak tahu pasti, kenapa pria berseragam polisi itu datang mengamuk dan menganiaya sejumlah orang di rumah sakit miliknya itu. 

“Saya tadi pagi ikut menyaksikan ada beberapa orang, yang melakukan penyerangan. Tentunya ini tidak bisa kita terima, karena ini rumah sakit pelayanan publik,” kata Tutut kepada wartawan, Minggu (6/11/2022).

Menurut informasi, pria berseragam polisi yang menyerang RS Bandung bernama IR Siregar.

Saat kejadian, IR Siregar menggunakan jaket.

Baca Juga  Demo Hari Tani di Riau Ricuh, Tiga Mahasiswa dan Enam Polwan Ikut Terluka

Ketika beradu mulut, IR Siregar ini mengangkat jaketnya, dan memamerkan baju polisi yang ia kenakan. 

Menurut Tutut, peristiwa penyerangan ini terjadi pada Minggu (6/11/2022) sekira pukul 06.00 WIB. 

Dalam insiden ini, empat orang dari pihak rumah sakit terluka. 

Ia mengatakan, penyerangan itu sempat membuat kegaduhan di rumah sakit dan membutuhkan sejumlah pasien ketakutan.

“Tadi pasien-pasien sempat keluar, masyarakat juga sampai keluar. Itu sangat kita sayangkan,” sebutnya.

Tutut menjelaskan bahwa, dirinya bersama pihak rumah sakit tidak mengetahui pasti penyebab penyerangan itu.

“Enggak jelas siapa yang di ari, saya juga hadir pada saat sudah terjadi keributan. Dan saya lihat kok sudah ada yang lebam-lebam, ternyata petugas saya langsung dilarikan ke IGD,” bebernya.

Baca Juga  Bupati Kapuas Hulu Sis Meninjau Pelaksanaan SKD

Diungkapkannya, penyerangan itu terjadi sebanyak dua kali.

Namun, ia tidak mengetahui pasti berapa jumlah orang yang melakukan penyerangan tersebut.

“Yang saya lihat saat itu tinggal tiga orang, ini serangan kedua. Serangan pertama saya nggak melihat, karena saya hadir selesai salat subuh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan ciri-ciri dari pelaku yang melakukan penyerangan di rumah sakit nya itu, dan ada pelaku yang mengaku bahwa dirinya merupakan oknum Polri. (Hen/Tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Prabowo Akan Buka Konvensi dan Pameran Tahunan Ke-49 IPA di ICE BSD

Berita

Wadan Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Hadiri Uji Coba Landing Penerbangan Perintis dan Diskusi tentang Potensi Penerbangan Perintis di Kab. Bengkayang

Berita

Tudingan Lindungi Kades Bermasalah, Ini Klarifikasi Plt Kepela Inspektorat Halsel

Berita

Wakapolda Dialog Interaktif Bersama Media Elektronik,Bahas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kalbar

Berita

Purbaya: Saya Akan Sisir Pendapatan Pajak yang Besar, Ada Bolong atau Tidak

Berita

Jelang Dirgahayu Ke-77 TNI, Ribuan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat Kodim 1203/Ketapang

Berita

Keceriaan Pagi Hari Wali Kota Sekalimantan Di Singkawang

Berita

Lembaga Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin Kementerian Hukum dan HAM