Viewer: 619
0 0

Home / Internasional

Selasa, 5 Januari 2021 - 20:12 WIB

Bila program vaksinasi berhasil, Inggris akan cabut lockdown di pertengahan Februari

Viewer: 620
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional l Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memerintahkan Inggris melakukan penguncian nasional untuk mencoba memperlambat lonjakan kasus COVID-19.

Johnson mengatakan pada hari Senin bahwa varian baru virus corona yang lebih menular menyebar dengan cepat dapat segera diatasi.

“Saat saya berbicara dengan Anda malam ini, rumah sakit kami berada di bawah tekanan lebih besar dari COVID-19 daripada kapan pun sejak dimulainya pandemi,” kata Johnson dalam pidato yang disiarkan televisi ke negara itu saat dia meninggalkan pendekatan regionalnya untuk memerangi pandemi.

“Dengan sebagian besar negara sudah berada di bawah tindakan ekstrem, jelas bahwa kita perlu berbuat lebih banyak bersama untuk mengendalikan varian baru ini”.

Baca Juga  Misteri Seputar Menghilangnya Jack Ma dari Reality Show

Karena itu kita harus melakukan penguncian nasional, yang cukup kuat untuk menahan varian ini. Itu berarti pemerintah sekali lagi menginstruksikan Anda untuk tinggal di rumah. ”

Johnson mengatakan langkah-langkah itu mencakup penutupan sekolah mulai Selasa dan aturan yang mewajibkan kebanyakan orang untuk tinggal di rumah selain belanja penting, olahraga, dan pengecualian terbatas lainnya.

Dia mengatakan bahwa jika jadwal program vaksinasi berjalan sesuai rencana dan jumlah kasus serta kematian menanggapi tindakan lockdown seperti yang diharapkan, maka kemungkinan untuk mulai keluar dari lockdown pada pertengahan Februari.

Namun, dia mendesak agar berhati-hati tentang jadwal.
Ketika Inggris bergumul dengan angka kematian tertinggi keenam di dunia dan jumlah kasus harian mencapai titik tertinggi baru, kepala petugas medis negara itu mengatakan penyebaran COVID-19 mempertaruhkan banyak bagian dari sistem kesehatan dalam 21 hari.

Baca Juga  Taiwan Resmikan Paspor Baru, Tulisan 'Republik China' di Sampul Dihapus

Lonjakan kasus telah didorong oleh varian baru COVID-19, kata para pejabat, dan sementara mereka mengakui bahwa pandemi menyebar lebih cepat dari yang diharapkan.

Pemerintah Johnson sebelumnya memuji-muji “kemenangan” ilmiah karena Inggris menjadi negara pertama di dunia yang mulai memvaksinasi penduduknya dengan suntikan COVID-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca.(KCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Wanita Ini Terkejut Bangun Tidur Temukan Kucing Afrika Liar di Tempat Tidurnya

Arsip

Mengenal Semut Panda, Imut Namun Mematikan!

Arsip

Pria Ini Sulap Bangkai Mobil Jadi Barang Mewah Senilai Rp 96,9 Juta

Arsip

Melihat Betapa Cerdasnya Jia-Jia, Robot Tercantik di Dunia

Internasional

Kamala Harris Tegas Tolak Klaim Tiongkok Terkait Laut China Selatan

Berita

Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE

Internasional

Patung Buddha Berusia Hampir 1700 Tahun Dan Berasal Dari Peradaban Gandhara, Dirusak Oleh Empat Pekerja Konstruksi Di Pakistan

Arsip

Van Warna Putih Berjalan Zig-zag di Jalanan Kota Barcelona Tewaskan 13 Orang