Viewer: 606
0 0

Home / Internasional

Senin, 2 November 2020 - 21:51 WIB

Biksu Radikal Berjuluk “Buddhist bin Laden” Menyerahkan Diri Setelah 18 Bulan Kabur

Viewer: 607
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Seorang biksu radikal Myanmar berjuluk Buddhist bin Laden dilaporkan menyerahkan diri setelah 18 bulan kabur.

Analis menyatakan, keputusan si pemuka agama yang menyerah satu pekan jelang pemilu merupakan manuver untuk “memengaruhi” pemilihan.

Ashin Wirathu mendapat julukan itu dari majalah Time karena perannya dalam menyebarkan kebencian agama di negara mayoritas Buddha itu.

Wirathu menjadi buronan setelah pihak berwenang merilis daftar penangkapan terhadap biksu radikal itu pada Maret tahun lalu.

Baca Juga  Lions Club Golden Estate Berbagi Kasih Natal Hadiahkan Hunian Layak Bagi Anak Panti Asuhan

Ashin Wirathu menjadi perhatian karena retorika nasional anti-Islam, di mana dia mengkhususkannya kepada etnis minoritas Rohingya.

Tetapi, tindakannya itu bertentangan dengan pemerintahan Aung San Suu Kyi, yang berujung kepada upaya penangkapan terhadap Wirathu.Setelah 18 bulan kabur, sebuah video memperlihatkan si biksu berbicara di depan pendukungnya di Yangon, di mana dia mengenakan masker.

“Pemerintah sudah memaksa saya dalam situasi seperti ini,” kata dia seraya meminta pendukungnya tak memilih Liga Nasional Demokrasi (NLD) yang dia sebut “iblis”.

Baca Juga  Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

“Saya akan menyerahkan diri ke kantor polisi dan menuruti apa yang mereka perintahkan,” kata dia sebelum kemudian naik taksi.

Baca juga: Biksu Radikal Berjuluk Buddhist bin Laden Tak Takut Diburu Polisi Myanmar

Direktur Kementerian Agama Pemerintahan Regional Yangon Sein Maw membenarkan penangkapan “Buddhist bin Laden” itu, dikutip AFP Senin (2/11/2020).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Korut Tembak Rudal Balistik, Korsel Panik Minta Warga Evakuasi
Foto aksi tolak RKUHP di depan gedung DPR

Berita

Media Asing Soroti Ancaman RI Jadi Otoriter usai Sahkan KUHP Baru

Internasional

Polisi Amankan Truk Trailer yang Berisikan Mobil Curian

Berita

Relawan DJM, Masyarakat Papua Harus Menolak Partai Yang Bersebrangan dengan Progam Jokowi

Berita

Pro Palestina, Israel Jatuhkan Larangan Perjalanan kepada 20 LSM

Arsip

Bersama Empat Negara Ini, Indonesia Masuk Daftar ‘Pembuang’ Sampah Laut Terbesar

Berita

Demi Konten, Anak 3 Tahun Dipaksa Makan Terus untuk Capai Bobot 50 Kilogram

Arsip

Tebusan Tak Dibayar, Abu Sayyaf Penggal Sandra Kanada