Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik
KOMPASNASIONAL-Transkrip penyadapan pembunuhan Jamal Khashoggi menunjukkan jurnalis Washington Post itu tewas tercekik. Kata-kata terakhir Khashoggi sama seperti yang sebelum dirilis berbagai media sebelumnya: Saya tidak bisa nafas!
Hal ini disampaikan CNN yang mengutip sumber yang telah membaca transkrip penyadapan tersebut, Minggu (9/12). Pembunuhan di Konsulat Arab Saudi, Istanbul, Turki, itu terjadi sangat singkat, jasad Khashoggi lalu dimutilasi.
Peristiwa itu terjadi pada 2 Oktober lalu ketika Khashoggi akan mengurus surat pernikahannya dengan wanita Turki, Hatice Cengiz. Menurut sumber CNN, Khashoggi saat itu melihat seorang pria yang dikenalnya, dan dia tahu kondisi akan buruk.

Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki (Foto: Reuters/Murad Sezer)
Sumber CNN mengatakan, salah satu suara yang teridentifikasi dari transkrip penyadapan adalah Maher Abdulaziz Mutreb, mantan diplomat Saudi dan pejabat intelijen yang bekerja untuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
“Kau datang,” kata pria diduga Mutreb itu.
“Kau tidak bisa melakukan itu. Orang-orang menunggu di luar,” kata Khashoggi. Cengiz memang menunggu di luar gedung Konsulat dan melapor polisi ketika Khashoggi tidak kunjung keluar.
Dalam transkrip juga diketahui ada beberapa orang di ruangan itu. Lalu terjadi kebisingan, dan Khashoggi tercekik:
“Saya tidak bisa nafas!”
“Saya tidak bisa nafas!”
“Saya tidak bisa nafas!”
Lalu transkrip menuliskan “gergaji” setelah itu, menandakan Khashoggi dimutilasi. Pelaku diduga adalah Dr. Salah Muhammad al-Tubaigy, kepala forensik medis di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.
Seperti berbagai laporan sebelumnya, sumber CNN juga mengatakan, ketika memutilasi Khashoggi Tubaiqi mendengarkan musik untuk menyamarkan suara gergaji.
“Pakai earphonemu, atau dengarkan musik seperti saya,” kata Tubaiqy kepada seseorang.

Aktivis hak asasi manusia dan para jurnalis, melakukan protes di luar Konsulat Saudi di Istanbul. (Foto: REUTERS/Osman Orsal)