KompasNasional.com
Langkat – Di dalam Gua Kampret, Bukit Lawang, Langkat, Sumatera Utara, wisatawan bisa menikmati pemandangan dari stalagtit dan stalagmit yang tampak di dinding gua ini.
Ruangan di dalam gua juga besar dan luas, sebelum berada di ujung gua yang memiliki celah masuk matahari, wisatawan akan melewati area gua yang gelap.
Tarmizi, wisatawan, menuturkan cukup puas karena di dalam disuguhkan pemandangan indah dari cahaya matahari yang menembus rapatnya celah-celah bebatuan di gua ini.
“Di tengah keheningan, kita bisa mendengar kicauan burung yang terbang di antara celah-celah bebatuan gua ini. Kemudian ada suara-suara kelelawar. Semakin ke dalam gua, bau kotoran kelelawar sangat menyengat jadi gak bisa lama-lama di dalam,” tambahnya.
Gua yang memiliki panjang jalur lebih kurang 1 kilometer ini sangat cocok dijadikan tempat rekreasi sekaligus sebagai sarana untuk belajar susur gua khususnya untuk anak komunitas alam.
Untuk mencapai lokasi tersebut, ada bus dari Terminal Bukit Lawang, kemudian naik ojek untuk diantar sampai ketepian Sungai Bahorok. Dari tepi sungai, gua ini berjarak sekitar 3 kilometer.(kn/jpnn)






