Home / Berita

Minggu, 6 Februari 2022 - 16:05 WIB

Banjir Bandang di Sepauk Makan Korban Jiwa, Sang Anak Meninggal Terseret Banjir

Viewer: 321
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

Sintang Kalbar,Kompas Nasional.com-Intensitas hujan yang tinggi sebabkan tanah longsor di dusun Muran Hulu Desa Kemantan Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, dini hari sekitar jam 04.30 Wib. Jumat (05/02/2022).

Mengetahui terjadinya bencana alam di wilayahnya, Kapolsek Sepauk Ipda Heru Woldy, S.H langsung mengambil langkah dan memimpin anggotanya meluncur ke lokasi kejadian guna bantu warga yang terkena bencana.

Lokasi yang terpencil menjadi hambatan mencapai lokasi.

Dibutuhkan sekitar 6 jam bagi Ipda Heru Woldy dan anggotanya berkendaraan dengan sepeda motor dari kantornya hingga sampai ke lokasi kejadian.

Hari sudah mulai malam ketika Kapolsek dan anggotanya tiba di lokasi.

Selanjutnya Ipda Heru Woldy bersama anggotanya langsung menuju lokasi yang terkena banjir longsor dengan didampingi warga sekitar.

Baca Juga  Hari Kedua, Ketiga Paslon Cagub Cawagub Sumut Jalani Tes Kesehatan

“Total terdapat 15 buah rumah semi permanen yang terkena longsor, yang terparah adalah yang dihuni oleh keluarga Sukan bersama istri dan seorang anaknya S yang baru berumur 7 tahun.” Kata Ipda Woldy.

Ia melanjutkan, saat banjir yang disertai tanah longsor tersebut terjadi, ketiga orang tersebut masih tertidur di dalam rumah.

Bapak Sukan terbangun dan sempat memegangi anaknya, namun derasnya air banjir ditambah material longsor berupa tanah dan batu menyebabkan pegangannya terlepas dan terbawa banjir. Sukan dan istrinya selamat karena tersangkut kayu, namun mengalami luka berat kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Sintang.

“Sedangkan korban S ditemukan telah meninggal dunia saat dilakukan penyisiran sepanjang aliran sungai muran, sekitar 800 meter dari rumahnya. Pada saat ini sudah dimakamkan” Terang Ipda Woldy.

Baca Juga  BHABINKAMTIBMAS DAN BABINSA BERSINERGI LAKUKAN PENGAWALAN DAN PENGAMANAN KOTAK SUARA MENUJU KE PPS DESA"

“Sebanyak 18 unit sepeda motor turut terbawa banjir bandang, namun sudah dapat ditemukan dalam pencarian di lokasi, sebagian tertimbun material longsor, dan sebagian terhanyut” lanjutnya.

Dari data yang dikumpulkan Kapolsek, banjir bandang yang terjadi tiba-tiba tersebut juga memutuskan 1 buah jembatan kayu yang menghubungkan dusun Tapang Bambang ke Muran.

“Saat ini warga yang rumahnya rusak terkena banjir dan longsor ditampung di rumah-rumah warga sekitarnya. Kerugian pada saat ini masih kita rincikan.

Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya dalam penanganan bencana yang terjadi” ucap Kapolsek Sepauk.

(Yupinus Tomtom)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono Berpesan : Ruang Terbuka Jangan Biarkan Tanpa Pepohon

Berita

EDI : Maknai Hari Santri Sebagai Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia 

Berita

Pedang Pora dan Cium Pataka Warnai Pelepasan Brigjen TNI Djaka Budhi Utama

Berita

Hari Lahirnya pancasila, Kodim 1203/Ktp, Ajak Generasi Penerus Bersihkan Makam Juang Ketapang.

Berita

ISSI Laksanakan Muscab Sekaligus Pelantikan Bersama Pengcab Tiga Daerah

Berita

Gubernur Kalbar Ajak Perusahaan Kerja Sama Bangun Jalan Yang Layak Untuk Masyarakat

Berita

H Dolly Pasaribu, SPt, MM, mengucapkan syukur atas capaian semua pihak terhadap hasil vaksinasi dosis pertama.

Berita

MD KAHMI Medan Serahkan 1368 Buku Ke Perpustakaan Umum Daerah Prof Lafran Pane