Home / Berita

Rabu, 3 Maret 2021 - 12:59 WIB

Balita 2 Tahun Jatuh dari Balkon Lantai 12, Selamat karena Sopir Pengantar Paket

Viewer: 433
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 12 Detik

Kompasnasional l Momen mengerikan terekam video saat seorang anak berusia dua tahun terjatuh dari dari balkon lantai 12 di Vietnam.

Video yang tampaknya direkam oleh penghuni dari tower apartemen di seberangnya menunjukkan sang perekam berteriak-teriak memperingatkan. Sementara bocah 2 tahun di apartemen seberang sudah ada di luar pagar.

Nguyen Ngoc Manh, saat itu sedang duduk di truknya menunggu untuk mengirimkan paket di Hanoi.

Sopir pengantar paket itu juga melihat balita tersebut tergantung di gedung bertingkat tinggi dan berpegangan pada tepi pagar dengan satu tangan.

Kepada surat kabar lokal Anninhthudo, Pria itu 31 tahun itu mengaku sedang duduk di dalam mobil dan menunggu untuk mengirimkan beberapa barang untuk klien di gedung seberang.

Tapi kemudian dia mendengar seorang anak menangis. Awalnya dia berpikir bahwa bayi itu telah dimarahi oleh orang tuanya.

Namun segera setelah itu, dia mendengar seseorang berteriak minta tolong. Aku menjulurkan kepalaku keluar dari mobil, melihat sekeliling, dan melihat gadis itu turun dari balkon.

Baca Juga  Ini Wejangan Setnov untuk Bambang Soesatyo

“Saya segera melompat keluar dari mobil, mencoba mencari cara untuk memanjat gedung di dekatnya. Saya memanjat atap genteng setinggi dua meter untuk mencari posisi yang tepat untuk mendapatkan gadis itu,” kenangnya melansir Daily Mail pada Senin (1/3/2021).

Tetapi atapnya bengkok dan ketika Manh berdiri di atasnya, dia kehilangan pijakannya – dan pada saat yang sama balita itu tiba-tiba kehilangan cengkeramannya dan mulai jatuh.

Manh melemparkan dirinya ke depan untuk menangkapnya dan entah bagaimana bayi itu mendarat dengan sempurna di pangkuannya. Meski saat itu atap tempatnya berpijak penyok.

Tetapi ketika Manh memeluk gadis itu dengan gembira, dia melihat darah mengalir dari mulut bocah mungil itu.

Balita itu segera dibawa ke Rumah Sakit Anak Nasional terdekat dan dirawat karena dislokasi pinggul, menurut laporan media setempat.

Sementara itu, Manh yang dielu-elukan sebagai pahlawan oleh penduduk setempat mengalami sedikit keseleo di lengannya.

Baca Juga  Kejagung Diminta Hati-hati Usut Korupsi Pertamina, Komjak: Ngambil Ikan Jangan Sampai Airnya Keruh

Sejak kejadian pada Minggu (28/2/2021) tersebut, Manh mengatakan hanya bertindak secara naluriah karena dia memiliki seorang putri sendiri yang juga berusia dua tahun.

“Saat kejadian itu terjadi saya tidak banyak berpikir. Melihat bayi itu, saya langsung memikirkan putri saya di rumah dan buru-buru mencoba menyelamatkannya.” ungkapnya.

Semuanya terjadi dalam satu menit, katanya kepada VN Express. “Saya tidak mengerti bagaimana saya bisa memanjat atap secepat itu. Saya tidak percaya saya menyelamatkan nyawa gadis itu.”

Setelah menyelamatkan balita dari kematian itu, Manh mengaku hidupnya berubah. Dia juga menerima ribuan pesan positif di media sosial.

“(Hidup saya) tidak hanya berubah, hidup saya telah terbalik. Biasanya postingan Facebook saya hanya menarik beberapa lusin tanggapan, sekarang saya mendapat puluhan ribu,” katanya.

Manh rendah hati tentang tindakannya yang berani dan berkata: “Saya tidak melihat diri saya sebagai pahlawan. Saya hanya ingin berbuat baik.”(KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bina Marga Ungkap Kronologi Jalan Lenteng Agung Jaksel Amblas

Berita

Pemkab Simalungun Tidak Perduli! Anak Rantau Patungan Danai Perbaiki Jalan Rusak

Berita

Perkuat Kerjasama, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Kepala BRI Cabang Pontianak

Berita

Biasakan Gemar Membaca, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajak Anak-Anak Perbatasan Membaca Di Pos Pamtas.

Arsip

Insiden viral di medsos, Mobil SUV tabrak 3 pengendara

Arsip

Mabes Polri Siapkan Markas Densus Antikorupsi

Berita

Wawako Padang Sidempuan Bertindak Pembina Upacara Peringatan Haornas Ke XXXIX

Berita

Pasca Laka Maut di Simalungun TAA Polda Sumut: Truk Tidak Layak Jalan, Sopir Jadi Tersangka