Kompas Nasional l SIANTAR- Balai Bahasa Sumatera utara Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbut) Republik Indonesia gelar sosialisasi penguatan kebahasaan bagi penegak hukum Senin, (19/4/21).sekitar pukul 09.00 Wib.
Acara Sosialisasi yang di gelar di aula pertemuan SMN 4 Pematangsiantar bersama Cabang Dinas(Cabdis) Pendidikan Siantar juga yang di hadiri dari elemen mahasiswa, mewakili beberapa guru, mewakili Polres pematangsiantar, Majelis Ulama Indonesia, tenaga profesional dan dari kalangan media cetak maupun online.
Penyuluhan yang berlangsung selama dua hari , sejak Senin 19 April sampai Selasa 20 April ini dibuka oleh Chairany S.Mi selaku ketua panitia penyelenggara sosialisasi yang di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia Raya dan pembacaan doa.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Siantar, James Andohar Siahaan S STP, dalan sambutannya melalui Rudi Gunawan mengatakan, Cabdis siantar sangat mendukung acara sosialisasi yang di gelar oleh Balai Bahasa pemerintah sumut
Bahwa akhir-akhir ini kita banyak melihat kasus-kasus seperti ujaran
kebencian,menggunakan bahasa yang tidak tepat di ruang publik.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kita bisa meminimalisir gejala munculnya
ujaran kebencian dan penggunaan bahasa yang kurang tepat khususnya di kota
pematangsiantar” Ujar Rudi.
Rudi juga mengatakan, bahwa untuk Sosialisasi ini, cabdis Siantar akan mempersiapkan dan menurunkan tim ahli sastra, untuk menyampaikan atau memberikan wejangan terkait penguatan kebahasaan , semoga acara ini berjalan dengan baik dan berguna bagi kita semua. Katanya.
Acara sosialisasi Senin 19 April yang di pandu oleh moderator Suyadi S.Pd, berjalan dengan lancar juga yang menghadirkan beberapa nara sumber seperti, Amharudin Hutasuhut sebagai analis kata dan istilah, Drs. Martin M. Hum sebagai pemerhati bahasa dan Susi Amny ahli sastra dari cabdis Siantar.
Toni Tambunan






