Home / Berita

Senin, 13 Desember 2021 - 19:26 WIB

Aneh, Kadis DPMD Halsel Desak Karateker Lunasi Hutang Mantan Kades

Viewer: 1036
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik
Kadis DPMD Halsel, Maslan Hi Hasan (Foto Fik/Kompas Nasional)

Halsel, Maluku Utara | Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maslan Hi Hasan meminta Karateker Kepala Desa Koititi, Rauf Umar untuk melunasi hutang mantan kepala Desa.

Diketahui, Rauf Umar yang menjabat karateker kepala Desa Koititi di tahun 2021 ini diminta untuk membayar hutang mantan kepala desa di tahun 2019. Padahal temuan penyalahgunaan Dana Desa oleh Mantan Kepala Desa Koititi Musli Marasabessy telah final yang dibuktikan dengan hasil LHP Inspektorat Halsel.

Namun mantan Plh Seda itu diduga melakukan ancaman kepada karateker kepala Desa Koititi, bahwa pihak DPMD Halsel tidak mengeluarkan rekomendasi pencairan Dana Desa tahap III lantaran tak membayar hutang mantan kepala Desa di Tahun 2019.

Baca Juga  5 Destinasi Wisata di Bengkayang Kalimantan Barat Sangat Cocok Jadi Inspirasi Liburan Idaman

Sikap Maslan tersebut dikeluhkan Bendahara Desa Koititi, Bunyamin Sarif saat melakukan pencairan tahap III. Bahkan Ia mengatakan Kepala Dinas meminta Karateker meminjam uang untuk membayar hutang mantan Kepala Desa.

“Saya bingung sikap pak Maslan, masa suru karateker pinjam doi bayar hutang mantan kepala Desa,” ungkap Benyamin Sarif, Senin 13 Desember 2021 melalui sambungan Handphone.

Tak sampai disitu, Benyamin juga mengungkapkan, sebelumnya Maslan yang saat itu menjabat Plh Sekda Halsel pernah melayangkan surat ke Bank BPD Cabang Labuha untuk lakukan pemotongan Dana Desa Koititi sebesar 40 Juta di pencairan tahap II.

“Tahap 2 juga kami didesak pak Maslan, hingga kami bayar hutang mantan kades sebesar 40 Juta,” tutur Benyamin.

Baca Juga  82 KK Warga Rusunawa di Kota Pontianak Terima Bantuan Beras

Bahkan Bunyamin mengatakan, kebijakan Kadis DPMD Halsel yang membebankan hutang masa lalu pada pemerintahan sekarang dinilai keliru dan cacat prosedural, maka ia meminta Bupati segera mengevaluasi kebijakan Maslan Hi Hasan.

“Tentunya Kebijakan Pak Maslah ini sebagian Item kegiatan di desa hilang, untuk itu kami meminta Pak Bupati agar segera membijaki masalah pencairan Dana Desa Koititi,” pinta Benyamin

Terpisah, Kadis DPMD Halsel, Maslan Hi Hasan saat dikonfirmasi media Kompas Nasional enggan menjawab pertanyaan terkait masalah Desa Koititi.

“Maaf saya lagi pusing,” singkat maslan membalas percakapan. (FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Potensi Calon Tunggal Pilkada Siantar Jadi Warna Tersendiri

Asahan

Pimpin Apel Gabungan, Sekda Asahan Berpamitan

Berita

Kapolsek Astana Anyar dan 11 Anggotanya Diduga Pakai Narkoba, Dites Urine, Beberapa Positif

Berita

Cabdis Siantar Terapkan PJJ dan PTM 50 Persen Untuk Tingkat SMA/SMK

Berita

Haul ke- 24 Al Habib Hasan bin Ahmad BaharunĀ 

Berita

Isi Garasi Bupati Bekasi Ade Kuswara yang Kena OTT KPK, Ada Mobil Mewah Ini

Berita

Peduli Pendidikan Anak-anak Perbatasan, Satgas Yonif 642 Bagikan Tas dan Alat Tulis*

Berita

PT Alas Kusuma Laksanakan Vaksinasi Serentak Di Hadiri Waka Polda Kalbar