
Halsel, Maluku Utara | Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maslan Hi Hasan meminta Karateker Kepala Desa Koititi, Rauf Umar untuk melunasi hutang mantan kepala Desa.
Diketahui, Rauf Umar yang menjabat karateker kepala Desa Koititi di tahun 2021 ini diminta untuk membayar hutang mantan kepala desa di tahun 2019. Padahal temuan penyalahgunaan Dana Desa oleh Mantan Kepala Desa Koititi Musli Marasabessy telah final yang dibuktikan dengan hasil LHP Inspektorat Halsel.
Namun mantan Plh Seda itu diduga melakukan ancaman kepada karateker kepala Desa Koititi, bahwa pihak DPMD Halsel tidak mengeluarkan rekomendasi pencairan Dana Desa tahap III lantaran tak membayar hutang mantan kepala Desa di Tahun 2019.
Sikap Maslan tersebut dikeluhkan Bendahara Desa Koititi, Bunyamin Sarif saat melakukan pencairan tahap III. Bahkan Ia mengatakan Kepala Dinas meminta Karateker meminjam uang untuk membayar hutang mantan Kepala Desa.
“Saya bingung sikap pak Maslan, masa suru karateker pinjam doi bayar hutang mantan kepala Desa,” ungkap Benyamin Sarif, Senin 13 Desember 2021 melalui sambungan Handphone.
Tak sampai disitu, Benyamin juga mengungkapkan, sebelumnya Maslan yang saat itu menjabat Plh Sekda Halsel pernah melayangkan surat ke Bank BPD Cabang Labuha untuk lakukan pemotongan Dana Desa Koititi sebesar 40 Juta di pencairan tahap II.
“Tahap 2 juga kami didesak pak Maslan, hingga kami bayar hutang mantan kades sebesar 40 Juta,” tutur Benyamin.
Bahkan Bunyamin mengatakan, kebijakan Kadis DPMD Halsel yang membebankan hutang masa lalu pada pemerintahan sekarang dinilai keliru dan cacat prosedural, maka ia meminta Bupati segera mengevaluasi kebijakan Maslan Hi Hasan.
“Tentunya Kebijakan Pak Maslah ini sebagian Item kegiatan di desa hilang, untuk itu kami meminta Pak Bupati agar segera membijaki masalah pencairan Dana Desa Koititi,” pinta Benyamin
Terpisah, Kadis DPMD Halsel, Maslan Hi Hasan saat dikonfirmasi media Kompas Nasional enggan menjawab pertanyaan terkait masalah Desa Koititi.
“Maaf saya lagi pusing,” singkat maslan membalas percakapan. (FIK)







